
Hari semakin hari terlewati dan selalu
membuat Rachel mendapat banyak sekali
hujaman cinta dari seorang Kim Jimin.Setiap
akhir pekan Jimin akan membawakan buket
bunga yang sangat cantik sebagai hadiah.
"Sayang jangan bawakan bunga lagi,kamar ini
sudah seperti taman bunga."Protes Rachel
memperlihatkan sekumpulan buket bunga
didalam kamar mereka."Aku juga sudah
bosan dengan bunga."Lanjutnya, karena tidak
tau menaruhnya dimana lagi.
Jimin tersenyum melihat istri tercintanya
sudah mulai berani mengeluarkan suara
untuk protes dengan apa yang dilakukan
untuk menyenangkan Rachel."Lalu kau mau
menginginkan apa chagia?."Tanyanya dengan
membelai Surai rambut Rachel dengan
lembut."Atau kau hanya ingin lelah setiap
malam?."Goda Jimin dan selalu mendapat
balasan pukulan di bahunya.
"Ahhh...kau ini".Kesal Rachel bila Jimin
mengingatkan pertarungan keduanya hampir
setiap malam.Apala lagi bila Rachel tidak
ada mata kuliah maka Jimin akan
membombardir tubuhnya dengan seribu aksi
yang akan membuat tubuhnya seperti
tertimpa sesuatu yang berat.
"Ya sudah aku berangkat."Jimin mengecup
kening istrinya lalu masuk kedalam
mobil,sebab sedari tadi pak choi sudah
terlalu lama menunggu drama romantis
kedua pasangan itu.
Sudah jadi kebiasaan setiap hari pak choi
akan lama berdiri menunggu aksi pasangan
itu mulai dari dalam rumah tepatnya di kamar
keduanya hingga berlanjut keluar rumah.
"Hati-hati..bay...."Rachel melambaikan tangan
sambil tersenyum dan itu harus dilakukannya
setiap pagi."Tuhan Trimakasih sudah
memberikannya untuk-ku,walau
kadang-kadang menguras tenaga dan pikiran
__ADS_1
juga."Gumam Rachel sembari
menggelengkan kepalanya dengan
senyuman.
Rachel hendak bersantai sambil
berjalan-jalan di taman belakang sebelum
pukul 10:00.
Rencananya hari ini Rachel akan hangout
bersama Yuri dan Naira.Kedua sahabatnya
itu sudah tidak sabar meluapkan kemarahan
padanya karena tidak diundang merayakan
anniversary satu tahun yang diadakan di
kediaman Jimin.
"Mommy."Serunya, karena tidak biasanya
mommy mertuanya itu dirumah.Biasanya
mommy alin sudah sibuk dengan
teman-teman sosialitanya atau ikut
menemani Deddy Albert.
"Morning mom."Sapa Rachel,mendekati
mommy alin yang tengah sibuk memberi
makan ikan-ikan kesayangannya.
Mommy alin tidak menjawab bahkan menoleh
kegiatannya seolah tidak mendengar suara
Rachel.
"Aku tau mom sangat kecewa dan aku sangat
mengerti dengan perasaan mommy.Aku juga
akan melakukan hal yang sama jika berada di
posisi mom.Tapi yang mom harus tau juga
kalau aku benar-benar sangat mencintai
Anak mom.Timakasih mom sudah
melahirkan anak sebaik dan tentunya
setampan Jimin."Tutur Rachel dengan
tulus.Rachel mengerti apa yang diharapkan
seorang ibu yang memiliki putra tunggal
seperti Jimin.
Mommy alin terdiam dengan kata-kata
Rachel ,jujur dalam hatinya yang paling
dalam dia juga turut bahagia dengan
kebahagiaan putra semata wayangnya.
*
*
Sementara Jimin melihat interaksi istri
__ADS_1
dengan mommynya melalui kiriman Vidio
dari salah satu bodyguard membuatnya
terharu dengan usaha istrinya.
"Chagia, jangan memaksakan diri-mu."Ucap
Jimin,begitu melihat video Jimin memang
langsung menghubungi Rachel istrinya.jimin
tidak ingin Rachel merasa tersakiti dengan
sikap mommynya.
"Sayang 난 괜찮아 (nan gwaenchana \= aku
tidak apa-apa),aku juga harus memperbaiki
semua."Jawab Rachel.
"Semua perlu waktu jangan paksakan
dirimu."Balas Jimin,meski dalam hatinya
Jimin merasa sangat bangga dengan usaha
istrinya.
"알아요 (Ara Yo \= aku tahu),Sudah bekerja
saja.Aku juga mau siap-siap untuk bertemu
dengan yuri eonni dan Naira."
"괜찮지만 선물 (gwaenchana Jiman seonmul
\=baiklah jangan lupa hadiah)."Seru Jimin.
"선물 ..?(seonmul \=hadiah?)."Ulang Rachel
tidak mengerti.
"Apa kau tidak ingin memberikan hadiah
untuk suami-mu yang paling tampan
ini?."Ucap Jimin sekaligus membanggakan
diri.
"Kau ingin apa? aku akan
membelikannya."Sahut Rachel mulai
memikirkan hadiah apa yang cocok untuk
suaminya itu nanti.
"Aku hanya mau dirimu chagia."Jawab Jimin
santai.
"Ya ampun Kim Jimin aku sudah serius
memikirkan hadiah apa yang akan ku-belikan
nanti,tapi kau malah bercanda.Dasar..."Umpat
Rachel dengan kesal karena selalu saja
Jimin berhasil mengerjai dirinya.Dengan
kesal Rachel menutup ponselnya secara
sepihak meski dia tau Jimin akan
mempermasalahkannya setibanya nanti
dirumah.
__ADS_1