Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ep 82.


__ADS_3

Hari semakin hari terlewati dan selalu


membuat Rachel mendapat banyak sekali


hujaman cinta dari seorang Kim Jimin.Setiap


akhir pekan Jimin akan membawakan buket


bunga yang sangat cantik sebagai hadiah.


"Sayang jangan bawakan bunga lagi,kamar ini


sudah seperti taman bunga."Protes Rachel


memperlihatkan sekumpulan buket bunga


didalam kamar mereka."Aku juga sudah


bosan dengan bunga."Lanjutnya, karena tidak


tau menaruhnya dimana lagi.


Jimin tersenyum melihat istri tercintanya


sudah mulai berani mengeluarkan suara


untuk protes dengan apa yang dilakukan


untuk menyenangkan Rachel."Lalu kau mau


menginginkan apa chagia?."Tanyanya dengan


membelai Surai rambut Rachel dengan


lembut."Atau kau hanya ingin lelah setiap


malam?."Goda Jimin dan selalu mendapat


balasan pukulan di bahunya.


"Ahhh...kau ini".Kesal Rachel bila Jimin


mengingatkan pertarungan keduanya hampir


setiap malam.Apala lagi bila Rachel tidak


ada mata kuliah maka Jimin akan


membombardir tubuhnya dengan seribu aksi


yang akan membuat tubuhnya seperti


tertimpa sesuatu yang berat.


"Ya sudah aku berangkat."Jimin mengecup


kening istrinya lalu masuk kedalam


mobil,sebab sedari tadi pak choi sudah


terlalu lama menunggu drama romantis


kedua pasangan itu.


Sudah jadi kebiasaan setiap hari pak choi


akan lama berdiri menunggu aksi pasangan


itu mulai dari dalam rumah tepatnya di kamar


keduanya hingga berlanjut keluar rumah.


"Hati-hati..bay...."Rachel melambaikan tangan


sambil tersenyum dan itu harus dilakukannya


setiap pagi."Tuhan Trimakasih sudah


memberikannya untuk-ku,walau


kadang-kadang menguras tenaga dan pikiran

__ADS_1


juga."Gumam Rachel sembari


menggelengkan kepalanya dengan


senyuman.


Rachel hendak bersantai sambil


berjalan-jalan di taman belakang sebelum


pukul 10:00.


Rencananya hari ini Rachel akan hangout


bersama Yuri dan Naira.Kedua sahabatnya


itu sudah tidak sabar meluapkan kemarahan


padanya karena tidak diundang merayakan


anniversary satu tahun yang diadakan di


kediaman Jimin.


"Mommy."Serunya, karena tidak biasanya


mommy mertuanya itu dirumah.Biasanya


mommy alin sudah sibuk dengan


teman-teman sosialitanya atau ikut


menemani Deddy Albert.


"Morning mom."Sapa Rachel,mendekati


mommy alin yang tengah sibuk memberi


makan ikan-ikan kesayangannya.


Mommy alin tidak menjawab bahkan menoleh


kegiatannya seolah tidak mendengar suara


Rachel.


"Aku tau mom sangat kecewa dan aku sangat


mengerti dengan perasaan mommy.Aku juga


akan melakukan hal yang sama jika berada di


posisi mom.Tapi yang mom harus tau juga


kalau aku benar-benar sangat mencintai


Anak mom.Timakasih mom sudah


melahirkan anak sebaik dan tentunya


setampan Jimin."Tutur Rachel dengan


tulus.Rachel mengerti apa yang diharapkan


seorang ibu yang memiliki putra tunggal


seperti Jimin.


Mommy alin terdiam dengan kata-kata


Rachel ,jujur dalam hatinya yang paling


dalam dia juga turut bahagia dengan


kebahagiaan putra semata wayangnya.


*


*


Sementara Jimin melihat interaksi istri

__ADS_1


dengan mommynya melalui kiriman Vidio


dari salah satu bodyguard membuatnya


terharu dengan usaha istrinya.


"Chagia, jangan memaksakan diri-mu."Ucap


Jimin,begitu melihat video Jimin memang


langsung menghubungi Rachel istrinya.jimin


tidak ingin Rachel merasa tersakiti dengan


sikap mommynya.


"Sayang 난 괜찮아 (nan gwaenchana \= aku


tidak apa-apa),aku juga harus memperbaiki


semua."Jawab Rachel.


"Semua perlu waktu jangan paksakan


dirimu."Balas Jimin,meski dalam hatinya


Jimin merasa sangat bangga dengan usaha


istrinya.


"알아요 (Ara Yo \= aku tahu),Sudah bekerja


saja.Aku juga mau siap-siap untuk bertemu


dengan yuri eonni dan Naira."


"괜찮지만 선물 (gwaenchana Jiman seonmul


\=baiklah jangan lupa hadiah)."Seru Jimin.


"선물 ..?(seonmul \=hadiah?)."Ulang Rachel


tidak mengerti.


"Apa kau tidak ingin memberikan hadiah


untuk suami-mu yang paling tampan


ini?."Ucap Jimin sekaligus membanggakan


diri.


"Kau ingin apa? aku akan


membelikannya."Sahut Rachel mulai


memikirkan hadiah apa yang cocok untuk


suaminya itu nanti.


"Aku hanya mau dirimu chagia."Jawab Jimin


santai.


"Ya ampun Kim Jimin aku sudah serius


memikirkan hadiah apa yang akan ku-belikan


nanti,tapi kau malah bercanda.Dasar..."Umpat


Rachel dengan kesal karena selalu saja


Jimin berhasil mengerjai dirinya.Dengan


kesal Rachel menutup ponselnya secara


sepihak meski dia tau Jimin akan


mempermasalahkannya setibanya nanti


dirumah.

__ADS_1


__ADS_2