Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ep57.


__ADS_3

Daripada meladeni Michael berdebat tidak


akan pernah ada habisnya.jimin lebih


memilih turun kebawah dan membiarkan


istrinya istirahat .


"Ajumma apa mommy ada di


kamarnya?."tanya Jimin yang sejak tadi tidak


melihat keberadaan wanita yang sudah


melahirkannya.


"Nyonya besar ada disana tuan


muda."ajumma menunjukkan keberadaan


mommy alin yang terlihat menyendiri disudut


ruang tamu sambil menikmati minuman


beralkohol."Bagaimana keadaan nona


muda?."ajumma satu-satunya manusia yang


selalu mengkhawatirkan Rachel sajak dulu.


"Michael sudah merawatnya, ajumma tolong


jaga istri ku.jangan biarkan Michael


menyentuhnya selagi aku tidak ada.aku ingin


bicara sebentar dengan


mom."Masalahnya Jimin tidak suka bila


Michael masuk kedalam kamarnya tanpa


pengawasan siapapun."ya sudah aku mau


ketemu mom dulu."seru Jimin dan


melangkah menuju mommynya berada.


Ajumma juga melakukan perintah Jimin


untuk menemani rachel.kadang ajumma merasa tuanya itu sedikit aneh.bagaimana tidak aneh Michael disuruhnya untuk merawat Rachel tapi tidak bisa menyentuhnya aneh bukan?.tapi itulah Jimin dengan segala sikap protektif yang kadang tidak masuk akal.


"Wah..wah...mom sedang merayakan


kekalahan mom atau sedang sedih karena


rencana mom gagal?."Jimin duduk dengan


santai dihadapan mommynya.Mengambil


minuman dari tangan mommynya.


"Kau puas sudah berhasil membawa wanita


asing itu kembali kerumah ini?."sentak


mommy alin.


"Mom cukup dia istri ku."sentak Jimin balik


tak mau kalah.ya sifat keras kepalanya dia


dapat dari momnya.


"Cih...mom membawanya kerumah ini dan


menjodohkan mu dengannya itu semua agar


kau dan jeslin bisa kembali.tapi apa yang kau


lakukan,kau malah memilih wanita asing itu


yang tidak jelas keturunannya dari pada


menikahi jeslin yang sudah mom

__ADS_1


kenal."meluapkan isi hatinya dengan emosi.suara mom alin bergetar menahan tangisnya.


"Mom...Jimin menghormati mommy tapi


bukan berarti Jimin harus selalu menuruti


semua keinginan mom."tegas jimin.tidak


tahan mendengar ucapan mommynya yang


selalu merasa benar dan merendahkan


istrinya."Jimin akan buat


wanita yang mom hina menjadi wanita yang


layak menjadi pendamping Jimin.tapi kalau mom terus mengusiknya maka dengan terpaksa Jimin akan keluar dari rumah ini."


Sontak ucapan Jimin membuat momnya


semakin marah.mommy alin tidak


menyangka cinta Jimin lebih besar pada


Rachel dari pada cinta Jimin pada jeslin dulu.


"Mom selalu akan membencinya."mommy


alin merampas gelasnya dari tangan Jimin


dengan kasar lalu meneguk minumannya


dengan sekali teguk.


mommy alin memandang Jimin dengan


matanya yang terlihat merah akibat terlalu


banyak minum.


"Terserah mom.jimin peringatkan pada


mommy untuk tidak menggangu istriku dan


jangan salahkan kalau Jimin sampai lupa


kalau mom adalah orang yang sudah


melahirkan Jimin."tegas Jimin langsung


berdiri dari duduknya."Dan jangan terlalu


banyak minum itu tidak baik untuk kesehatan


mom."Jimin berucap membalikkan tubuhnya


sebelum akhirnya pergi.


Walau dia sangat marah dengan tindakan


mommynya tapi Jimin juga tidak ingin


melihat mommynya sakit.rasa sayang Jimin


pada momnya tidak berubah hanya saja


Jimin tidak ingin mommynya menyesal


dengan tindakannya dikemudian hari.


"Huaak..."jerit mommy alin dengan air mata


yang sudah tidak bisa ditahan lagi.rasa sakit


dan kecewa pada putra kesayangannya.tapi


semua itu juga terjadi karena rencana dan


keinginannya sendiri."Bukan seperti ini yang


kuinginkan."mommy alin menutup


wajahnya.mengingat rencananya hancur


berantakan ditambah lagi dia tidak bisa lagi

__ADS_1


menyingkirkan Rachel karena Jimin sudah


memperingatkannya.


"Aunty."Michael yang baru turun melihat mom


Jimin tertunduk dan diatas meja terdapat


minuman beralkohol."aunty baik-baik


saja."Michael duduk tepat disamping


mommy alin.


"Michael kau disini?."mommy alin menghapus


airmatannya dengan tertawa mencoba


menyembunyikan masalah yang tengah


membelitnya.


"Hmm... aunty Kenapa menangis?."


"Tidak ada, aunty hanya merindukan ungle


Albert itu saja."bohong mommy alin.


Tapi Michael tidak begitu saja mempercayai


ucapannya karena Michael sudah tau


rencana dibalik pernikahan Jimin dengan


wanita pilihan mommy alin.tapi Michael juga


tidak ingin mengurusi yang bukan urusannya


dan lebih memilih berpura-pura tidak tau.


"OOO.. Michael pikir aunty lagi berantem


sama ungle."seru Michael sambil tertawa


kecil."aunty bisa ke-ingris atau suruh ungle


datang kemari so jangan sedih


aunty."Michael mengusap bahu mommy


alin."Ya sudah Michael keatas dulu aunty gak


papa disini sendirian?."


"Pergilah aunty masih ingin disini."jawabnya


sambil menunjukan minuman digelasnya.


"Jangan minum terlalu banyak nanti aunty


sakit."nasehat Michael sama persis dengan


nasehat jimin sebelum meninggalkan


mommy alin dalam kesendiriannya.Saat-saat


seperti ini sosok suami sangat dirindukannya


untuk bersandar. tapi sudah jadi


keputusannya stay di Korea Sampai


rencananya berhasil namun semuanya


sudah berakhir.kini dia sendirian dan pak'ben


orang kepercayaannya menghilang Tanpa


jejak Tanpa mengangkat telepon darinya dan


mommy alin tau betul kalau Jimin ada dibalik


hilangnya pengawal pribadinya itu.


Setelah menghabiskan minumannya mommy alin berjalan gontai menuju kamarnya.membaringkan tubuhnya dari rasa lelah dan juga efek dari minuman.

__ADS_1


__ADS_2