Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ep46.


__ADS_3

Hari ini Rachel dan Jimin akan pulang


kerumah sesuai janji pria itu setelah


benar-benar mengurung wanitanya di


apartemen selama tiga hari.


Rachel sangat senang bisa berjumpa dengan


mommy alin dan Deddy Albert kembali


jangan lupakan ajumma yang selalu


dirindukan. Sepanjang perjalanan Rachel


terlihat bahagia berbeda dengan Jimin yang


lebih banyak diam dan memeluk Rachel.


"Akhirnya kalian pulang juga". momnya alin


menampilkan senyum ketidak sukaan ketika


Rachel dan Jimin memasuki rumah.


"Mommy, Deddy."Rachel membungkukkan


badannya dihadapan mom dan ded


jimin.rachel memeluk mommy alin tapi


mommy alin menolaknya dengan membuang


pandangannya kearah lain.rachel diam seribu


bahasa melihat penolakan dari mommy alin


dan beralih memeluk Deddy Albert.


"Ajumma bawa ini ke atas."menyerahkan


koper yang dibawanya pada


ajumma."Pergilah keatas."Rachel juga di


perintahkan untuk mengikuti ajumma.


"Ded bisa kita bicara diruang kerja


Jimin."dengan cepat Deddy Albert


menyetujuinya.dia juga ingin mengetahui apa


yang sebenarnya terjadi.


"Mom Jimin hanya ingin bicara berdua


dengan Ded."Jimin menghentikan langkah


mommynya yang ingin mengikuti mereka.


"Tapi mom juga berhak tau."mommy alin


menatap tajam pada putranya.


"Ada saatnya Jimin bicara empat mata


dengan mom.tapi kali ini Jimin ingin bicara


berdua saja dengan Ded."


"Yobo."Deddy Jimin memberikan isyarat pada


istrinya."hormati juga keinginan putra


kita."mommy alin mendengar perkataan


suaminya.mommy alin memilih masuk ke kamarnya ada rasa kesal dan takut dalam hatinya.

__ADS_1


"Bicaralah son."seru Deddy Albert begitu


mereka berdua duduk saling berhadapan.


"Sebenarnya mom merencanakan semua ini


dan ingin membuat jeslin dan Jimin bersama


lagi."jimin menceritakan semua perjanjian


antara Rachel dan momnya.


"What?."


Deddy tidak menyangka istrinya bertidak


sejauh itu dan membuat seorang gadis yang


tidak berdaya seperti Rachel jadi terseret.


"kasian sekali Gadis itu, seandainya Deddy


tau semua rencana mommy pasti Deddy


tidak akan pernah mendukung perjodohan kamu son."sesal Deddy Albert.


"Kalau begitu secepatnya Deddy akan


mengirimnya pulang ke negaranya,


keluarganya pasti sangat merindukan


Rachel."Deddy Albert sangat merasa


bersalah pada Rachel.


"Tidak Ded.. wanita itu tidak boleh


kemana-mana."sahut jimin, sungguh dia ingin


wanita itu selalu disisinya.


gadis itu?."bentak Deddy Albert, karena


Deddy Albert tau Jimin tidak mencintai


Rachel."masa depannya masih


panjang.biarkan dia menemukan orang yang


dia cintai."


"Tapi akulah yang dia cintai Ded."dengan


penuh percaya diri Jimin berbicara."satu lagi jangan menyebutnya seorang gadis."dengan bangganya Jimin melipat tangannya di dada.


"Apa kau____."Deddy Albert menatap putranya yang mengangguk santai."Apa Rachel juga mencintai mu son?."Deddy Albert memasang wajah serius karena bila salah satu diantara mereka tidak ada rasa cinta maka Deddy akan tetap mengembalikan Rachel kenegara asalnya.


"Ya..memang ada wanita yang menolak ki."Itulah Jimin tingkat kenarsisan yang melewati ambang batas,tapi ada benarnya juga dengan ucapan jimin.mana ada wanita yang bisa menolak pria dengan sejuta pesona itu.


"sekarang dia sudah menjadi wanita ku."


Pengakuan Jimin bukanya membuat Deddy


Albert murka malah membuat Deddy Albert tertawa.Deddy seperti melihat dirinya sendiri didalam diri putranya.deddy juga merasa


sangat senang karena pada akhirnya


putranya menemukan wanita yang


dicintainya walau awalnya Deddy Albert


sangat yakin kalau putranya itu tidak


mencintai Rachel sedikitpun.


"Deddy bangga pada mu son."memeluk putra


kesayangannya itu."Harus lebih kerja keras lagi agar Deddy cepat gendong cuci."Bisik Deddy Albert dan menepuk bahu jimin.

__ADS_1


Jimin menggaruk kepalanya yang tidak gatal mendengar ucapan Deddy Albert seperti sebuah tantangan untuk dirinya."Jimin akan bekerja siang dan malam. Ded" seru Jimin pada Deddy Albert yang dibalas anggukan dan tawa dari keduanya.


meskipun Deddy keturunan


bangsawan Inggris tapi tidak pernah


mempermasalahkan dengan siapa kelak


Jimin akan menikah.baginya kebahagiaan


putranya hal yang paling terpenting.


*


*


Dikamar ajumma mengajukan banyak


pertanyaan pada Rachel karena sudah


menghilang tanpa kabar selama tiga


hari.ajumma juga sangat khawatir tapi


mendengar penjelasan pak'choi ajumma bisa


lebih tenang.


"Lain kali kabari ajumma."Rachel duduk


di sofa bersama ajumma.dia juga merasa


bersalah karena membuat ajumma khawatir.


rachel mengangguk menjawab permintaan


ajumma."Maaf ajumma."


"Nona sudah makan?."ajumma tau Rachel


tidak diperbolehkan turun kebawah untuk


menghindari mommy alin.


"Sudah ajumma."jawab Rachel jujur.memang


mereka berdua singgah di sebuah restoran dalam perjalanan kerumah.


"saya langsung istirahat saja ajumma, besok


saya sudah harus kembali bekerja."


"Ya sudah nona istirahat, ajumma juga ada


kerjaan ."ajumma membiarkan Rachel untuk


istirahat sesuai dengan permintaan Rachel.


Rachel naik keranjang begitu ajumma keluar


dari kamarnya rasanya tenaga yang terkuras


selama di apartemen belum pulih benar. setiap malam dia akan begadang akibat ulah


Jimin yang setiap malam mengganggu


tidurnya dengan aksi panas yang mereka lakukan sampai membuat tubuhnya remuk dan sialnya lagi Rachel selalu tidak mampu untuk menolaknya.


"Ahhh."merebahkan tubuhnya sambil


merentangkan tangannya.mengeliat ke kiri


dan ke kanan meregangkan otot-otot yang


masih kaku."Semoga tidurku bisa


nyaman."memejamkan matanya karena rasa


kantuknya sudah sangat berat.

__ADS_1


"Malam ini aku membiarkan mu tidur,tapi jangan harap untuk malam berikutnya."mengecup bibir Rachel sekilas.jimin yang baru memasuki kamarnya melihat wanitanya tertidur pulas.Jimin menarik selimut menutupi tubuh wanitanya.


__ADS_2