Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
kepergian sang mertua ep17


__ADS_3

Hari-hari yang Rachel lalui di dalam rumah


mewah ini hanya makan,tidur,wara-wiri


kesana kemari yang membuat Rachel


akhirnya jenuh.


"apa sebaiknya aku cari kerja saja."mulai


mencari akal agar rasa bosanya dapat


teratasi yaitu dengan bekerja kembali.rachel


juga butuh uang pegangan yang saat-saat


tertentu ia gunakan tanpa harus memintanya


kepada mommy alin,walau mommy alin tidak


mempertanyakan uang yang ia minta akan


digunakan untuk apa?.secara kebutuhannya


mulai dari makanan, pakaian,dan lainya


sudah disediakan mommy alin.tapi Rachel


tidak serta Merta memanfaatkan kebaikan


mommy alin.


"aku coba cari di internet mana tau ada


lowongan kerja yang cocok untukku."Rachel


mengambil ponselnya dan mulai berselancar


mencari info di internet.


sudah dua jam lamanya Rachel mencari


namun tidak ada yang cocok dengan dirinya


dan juga sebagai statusnya yang hanya


orang asing dinegara ini,saking lelahnya


Rachel tertidur dengan menggenggam


ponsel miliknya,Jimin yang baru sampai


kedalam kamar melihat posisi Rachel yang


terlelap membuat Jimin semakin


membencinya.


"dasar pemalas."Jimin melemparkan jas yang


ia kenakan tepat di wajah Rachel dan


membuat gadis itu kaget dari


tidurnya,melihat Jimin dihadapanya Rachel

__ADS_1


langsung berdiri menyapa Jimin.


"selamat datang tuan."ucapnya


"apa tidak bisa kau buat dirimu itu berguna."


"maaf tuan saya tadi mencari lowongan kerja


di ponsel,saya tidak sadar ketiduran."takut kepada Jimin yang menatapnya dengan


tatapan menghunus.


"aku tidak tau perjanjian apa yang kau buat


dengan mommy,tapi yang pasti aku tidak


suka terlibat dalam masalahmu."Jimin


menekan Rachel dengan kata-katanya lalu


pergi meninggalkan Rachel dengan air mata


yang sudah mulai menetes.


*


*


*


*


*


kembali ke Inggris.dengan berat hati Rachel


melepas kedua mertuanya,karena mulai hari


ini ia akan berjuang sendiri dirumah mewah


ini dengan segala kebencian Jimin.


"ntah apa yang akan terjadi."Rachel mulai


mencemaskan dirinya sendiri yang belum


genap sebulan berada dirumah ini.


sepeninggalan kedua mertuanya Rachel


semakin tidak betah tinggal dan bertahan


dirumah mewah Jimin.


Jimin selalu mengusiknya dengan kata-kata


yang menusuk hatinya.


"siapkan air mandiku."memerintah Rachel


yang selalu di iringi lemparan pakainya dan


naasnya selalu tepat mengenai


wajahnya.

__ADS_1


"baik tuan."memunguti baju yang dilempar


Jimin lalu berlari menuju kamar mandi.


"air mandi anda sudah saya siapkan


tuan."menemui Jimin yang tengah duduk


disofa sambil memainkan


ponselnya."jeslin,cepatlah kembali."hanya itu


kata yang selalu Rachel ucapkan dalam


hatinya.setelah berganti baju Jimin menuju


lantai bawah untuk makan malam.ajuma


yang melihat kedatangan Jimin melakukan


seperti biasanya sebagai salam hormat.


"apa tuan muda ingin makan sekarang."tanya


ajuma.


"ya." jawabnya singkat.


"nona muda tidak


makan?."mempertanyakan Rachel yang tidak


ada diruang makan.


"ajuma tanya saja sendiri."ajuma yang sudah


tahu sikap Tuan mudanya terhadap istrinya


bergegas naik keatas memanggil Rachel.


malam ini hanya ada mereka berdua,duduk


diam dan sibuk mengunyah makanan


masing -masing,sehabis makan mereka


berdua pun naik keatas menuju kamar.


"tuan apa saya boleh mencari kerja."tanya


Rachel hati-hati, mengingat Jimin selalu saja


berubah mood ketika mendengar


suaranya.


"terserah aku bahkan tidak perduli kau ada


dan tidak ada."tuturnya yang merebahkan


tubuhnya di tempat tidur.


"terimakasi tuan."sahut Rachel dan berlalu


menuju sofa sebagai tempat tidurnya.

__ADS_1


__ADS_2