Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
Hari pernikahan ep12


__ADS_3

Segala urusan telah Rachel selesaikan,baik


utang piutang kepada tuan Lee,masalah


tunggakan kamar kos.rachel juga tidak lupa


berpamitan kepada ibu kosnya dan bos


tempat dia bekerja,berat rasanya melepaskan


Rachel karena dia merupakan karyawan yang


ulet dan juga rajin.Tapi Rachel harus


melakukanya mengingat jarak tempuh yang


tidak memungkinkan bekerja di minimarket


itu lagi.


persiapan pernikahan sudah rampung,Rachel


juga sudah mencoba gaun pengantinnya


yang dipilih oleh ibu mertuanya beberapa


hari yang lalu yaitu nyonya alin.Tapi anehnya


tak sekalipun Rachel bertemu dengan calon


suaminya.nyonya alin juga mengatakan


supaya Rachel tidak lagi memanggilnya


nyonya melainkan mommy.rasanya bagai mimpi bagi Rachel, bagaimana tidak baru


seminggu yang lalu Rachel hidup dengan


kesulitan yang luar biasa tapi hari ini ia akan


memulai hari yang akan mengubah jalan


hidupnya ntah itu akan menjadi lebih baik


atau malah lebih buruk dari kehidupan yang


sebelumnya.


Rachel kini berada disebuah kamar hotel


mewah dengan ditemani para perias


pengantin yang sedang merias wajahnya.


"apa sudah selesai"mommy alin


menghampiri .Rachel tersenyum melihat ibu


mertuanya yang nampak cantik dengan gaun


berwana pastel.mommy alin melihat kearah


Rachel melalui cermin yang ada didepan


Rachel.


"ternyata kamu sangat cantik".


"benar nyonya besar,putra anda sangat


beruntung punya istri yang sangat


cantik".Rachel tersenyum malu atas ucapan


mommy alin dan perias pengantin itu.


"cepat selesaikan, sebentar lagi acara


pemberkatan akan dimulai".


"baik nyonya besar". mommy alin


meninggalkan Rachel dan yang lainya yang


tengah sibuk menata rambut dan juga gaun


Rachel.


Sementara diruangan yang lain yang tidak


jauh dari kamar Rachel seorang pria sudah


berpakaian dengan rapi layaknya pengantin


pria.sedikitpun ia tidak gugup atau gelisah


mengingat ini adalah hari pernikahannya.pria


itu malah sibuk dengan meetingnya melalui


leptop yang ada dihadapanya.baginya


pernikahan ini hanya untuk menghormati


keinginan kelurganya terutama keinginan


sang mommy.


"son,kok kamu malah ngurusin kerjaan,inikan


hari pernikahan kamu,hari bagiannya kamu


son.


"sang Deddy merasa heran dengan putranya


dimana anggota keluarga yang lain sibuk


mengurusi acara hari ini,ya walaupun hanya


dihadiri beberapa anggota keluarga dan tidak


diliput media sama sekali.tapi bagi Deddy


Jimin ini tetaplah hari yang sangat


sakral.


"come on Ded,ini hari bahagianya mommy.


bukan Jimin."tertawa jengah kearah sang


Deddy yang merasa Deddynya juga tau akan

__ADS_1


hal itu.


"i know son but... mommy pasti tau mana


wanita yang pantas mendampingi


kamu.deddy percaya sama pilihan


mommy ,yahh..walaupun Deddy juga tidak


setuju dengan cara mommy kamu yang


seperti ini".Jimin mengangkat tangannya


menyatakan dia tidak mau ambil pusing


dengan pernikahan ini."sayang...ayo kita


siap-siap sebentar lagi acara pemberkatan".


mommy Jimin datang menghampiri putra


kesayangannya dan suaminya."sebentar lagi


mom.. meeting aku belum selesai".menunjuk


kearah leptop yang ada diatas meja."Jim kok


kamu malah ngurusin kerjaan sih...ini hari


bahagia kamu..".


"mom..ini hari bahagia mommy bukan


Jimin".menatap mommy alin dengan wajah


yang datar dan cuek.


"terserah kamu,tapi mommy mau acara hari


ini lancar".Jimin melajutkan meeting nya


dibantu nantan sebagai penggantinya


menghadiri dan jimin memantau jalannya


meeting."Natan selesai meeting langsung


datang ke hotel green light".Jimin


mengirimkan pesan kepada asistennya


melalui ponsel.


"sudah,,ayo.jangan sampai yang lain


kelamaan nunggu".menarik tangan Jimin


yang enggan beranjak dari tempat duduknya.


"ok...mom..".Jimin yang malas berdebat


dengan mommynya memilih untuk beranjak


menuju altar yang sudah didesain


sedemikian cantik dan mewah oleh pihak


hotel.


wanita datang.para anggota keluarga juga


turut ikut menantikan kehadiran mempelai


wanita.hanya ada beberapa anggota keluarga


tidak banyak hanya berkisar 20 orang saja


memang tampak sepi seperti tidak ada


kejadian atau hari spesial apa.,itu semua


atas perintah sang nyonya besar.Tibalah


akhirnya Rachel berjalan dengan perlahan


menuju pria yang berdiri tidak jauh


didepanya.rachel yang nampak cantik


dengan gaun putih yang mewah dengan


taburan bunga yang melingkar dikepalanya


menambah kecantikannya yang sangat luar


biasa ,para anggota keluarga Kim dan barnett takjub dan terpana dengan kecantikan


Rachel.


tetapi lelaki yang ada dihapanya itu tampak


tidak terusik dengan sorakan dan kekaguman


anggota keluarganya yang ditujukan kepada


mempelai wanitanya.ia bahkan tidak


menoleh sedikitpun kebelakang untuk


melihat wanita yang akan dinikahinya.rachel


bejalan dengan sangat anggun,rasa


gugup,haru,cemas,takut menjadi satu.gugup


karena bagai mimpi ia menikah dengan


orang asing,dinegara asing.


haru Karana hari


sakral itu tiba menghampirinya tanpa ia


duga.cemas,takut karena tidak sekalipun ia


mengenal bahkan bertemu dengan calon


suaminya.bisa saja pria itu spicopat,atau


orang yang keterbekangan mental,atau punya


penyakit kronis semua anggapan itu

__ADS_1


berkeliaran dipikiran Rachel sampai saat ini


tapi apa mau dikata nasi sudah jadi


bubur,Rachel sudah terlanjur menyetujui dan


sudah mendapatkan uang sesuai dengan


perjanjian.rachel sudah tidak bisa


mundur,hatinya berontak dan ingin


mengangkat gaun pengantinya dan berlari


kabur dari tempat ini,tapi otaknya menyikapi


dengan sangat baik."apa yang sudah kamu


setujui,kamu harus menyelesaikan


Rachel,berdoa saja si wanita itu kembali


secepatnya maka kamu akan kembali


dengan cepat kenegara mu."Rachel berbicara


dan menyemangati dirinya sendiri di iringi


langkahnya yang mulai berlahan membuat


mommy alin menyoroti dengan mata yang


tajam."jangan sampai gadis ini melarikan


diri". mommy alin mengirimkan pesan


kepada 'ben'."kami akan mengamati gerak


geriknya nyonya besar,anda tidak perlu


khawatir".Ben membalas pesan sang nyonya


besar.mommy alin bisa benapas dengan


lega.


sampai juga akhirnya Rachel tepat dihadapan


Deddy Albert,dan langsung memegang


tangan Rachel kemudian menyerahkan


kepada Jimin.


Jimin menyambut tangan Rachel tapi tidak menatapnya sedikitpun.rachel yang merasa gugup melirik kearah Jimin,Rachel merasa


pernah melihat pria yang ada dihadapanya


tapi ia lupa,ia menepisnya."mungkin


perasaanku aja pernah liat ni cowok".ucap


Rachel padadirinya sendiri.


pastor memulai acara pemberkatanya


disaksikan kedua orangtua Jimin dan juga


anggota keluarga yang hadir.sampai akhirnya


tibalah pengucapan janji suci oleh kedua


mempelai yang terlebih dahulu diucapkan


mempelai wanita.


"saya Rachel,


berjanji dihadapan Tuhan dan anggota


keluarga yang hadir akan mencintai suami


saya Kim jimin Adalberto barnett. dalam suka


dan duka,sehat dan sakit,susah dan


senang,kiranya Tuhan memberkati


pernikahan kami."


Rachel mengucapkanya dengan berlahan


karena gugup.tiba giliran Jimin yang akan


mengucapkan janji suci.


"saya kim Jimin Adalberto Barnett,


berjanji dihadapan Tuhan dan anggota


keluarga yang hadir akan mencintai istri


saya.......Ra...rac..hel.dalam suka dan


duka,sehat dan sakit,susah dan


senang,kiranya Tuhan memberkati


perniikahan kami.


Jimin mengucapkanya dengan terbata-bata


mengingat nama Rachel yang baru


mommymya beritahukan beberapa hari yang


lalu,jadi bisa dipastikan Jimin lupa siapa


nama calon mempelai wanitanya.beruntung


itu tidak berlangsung lama dan pada akhirnya


Jimin berhasil mengingat nama mempelai


wanitanya.


"apa yang sudah dipersatukan oleh Tuhan


tidak bisa dipisahkan manusia kecuali maut".


pastor mengakhiri acara pernikahan itu dan


menyatakan Rachel dan Jimin telah sah

__ADS_1


menjadi suami-istri dihadapan Tuhan.


__ADS_2