Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
tidak suci lagi ep26


__ADS_3

suara pintu terbuka mengusik ketenangan


tidur gadis yang masih lelah dan lemah,ia


membuka matanya perlahan untuk melihat


siapa yang datang.


"selamat siang nona muda."sapa ajuma


dengan senyum bahagia dengan nampan


yang berisi makanan di bawanya.


"siang?."Rachel bertanya menjawab ucapan


ajuma dengan pertanyaan kembali.


"memangnya jam berapa sekarang."mencari


keberadaan ponselnya.


"sekarang sudah pukul sebelas siang."


"apa?."Rachel berbicara berteriak mendengar


ucapan ajuma.


"tuan yang memerintahkan saya untuk tidak


membangunkan nona muda,dan tuan juga


yang memerintahkan saya untuk membawa


makanan kesini,tuan juga bilang nona tidak


usah bekerja hari ini,dan tidak bisa keluar


dari kamar dan satu lagi ,saya ditugaskan


untuk membantu. nona mandi."ajuma


menuturkan perintah yang diberikan Jimin


secara mendetail pada Rachel.


Rachel yang mendengar kata mandi langsung


melirik tubuhnya dan spontan menarik


selimutnya sampai menutupi lehernya.


"nona tidak usah malu,itu hal yang wajar


dilakukan suami-istri."


"maaf..ajuma."Rachel sungguh sangat merasa


malu ajuma melihat keadaannya,sekaligus


sedih mengingat semua terjadi hanya karna


menyelamatkan nyawanya saja.


"mari saya bantu kekamar mandi."ajuma


menyerahkan kimono mandi,Rachel


mengambil dan menggunakannya.


melangkahkan kakinya dengan dibantu ajuma


menuju kamar mandi.


*


*

__ADS_1


*


sehabis mandi dan mengganti bajunya


Rachel langsung makan,perutnya terasa


sangat kosong sehingga dengan cepat ia


menghabiskan makanan sampai tak


tersisa,ajuma menyerahkan beberapa pil obat


yang di berikan dokter michael.sementara


ajuma mengganti sprei dan melihat noda


merah.ajuma tersenyum ia berpikir ini awal


yang baik buat hubungan pasangan itu.rachel


yang melihat itu merasa tidak enak.


"ajuma.biar saya aja yang cuci."menunjuk


sprei yang ada ditangan ajuma.


"ini tugas saya.nona hanya diperintahkan


untuk istirahat,semua orang sangat khawatir


dengan keadaan nona tadi malam."


"hmm..gomawoyo ajuma."seru Rachel dengan


tulus.


Rachel juga tidak lupa meminta izin tidak


masuk hari ini.yuri dan Naira yang


mendengar ceritanya merasa khawatir,tapi


baik-baik saja dan besok akan bekerja


kembali.


*


*


*


seharian dirumah dan hanya disuruh istirahat


dan diantarkan makanan kekamar membuat


Rachel bosan,kegiatannya hanya bermain


ponsel,menonton televisi dan mondar-mandir


didalam kamar sampai sore.


"haiss.ini sangat membosankan,tubuhku


bukanya membaik malah akan semakin sakit


kalau begini terus."Rachel mulai menggerutu


pada dirinya sendiri tanpa ia sadari


seseorang baru saja masuk kedalam kamar


dan mendengar semua ocehannya.


"jadi sudah sembuh."Jimin berjalan mendekat


kearah Rachel.

__ADS_1


"se..se..sejak kapan tuan datang."Rachel


terkejut dan juga gugup melihat keberadaan


Jimin yang kini sudah ada tepat didepanya.


"semenjak kau mengomel dengan


mulutmu."jawab Jimin dengan jarinya yang


menyentuh bibir Rachel dengan lembut.


"maaf tuan."Rachel berusaha memundurkan


tubuhnya kebelakang untuk menghindari


Jimin.


"apa masih sakit?."Jimin bertanya dengan


melirik kebawah tapi jarinya masih fokus


menyentuh bibir Rachel.


"sa..sa..saya sudah baikan,tu.an."ia menjawab


pertanyaan Jimin dengan


terbata-bata,melihat Jimin bukanya menjauh


malah semakin mendekatinya.


"benarkah..?,ternyata sentuhan suamimu ini


sangat ajaib."tersenyum bangga pada dirinya


sendiri.


"suami..kenapa tuan Jimin menyebut dirinya


suami."Rachel bermonolog dalam hatinya.


Jimin mulai mendekatkan wajahnya,Rachel


yang sudah terkunci didinding tembok kamar


sudah tidak bisa bergerak,aroma mint dari


hembusan napas Jimin membuatnya


terbuai,Rachel tanpa sadar memejamkan


matanya,jantung sudah berdetak tidak


beraturan.


"apa kau menunggu sesuatu?."tanya Jimin


yang hanya mengerjainya.


"a...maaf tuan..tidak tuan."Rachel sungguh


sangat malu ia berpikir Jimin akan


menciumnya,sementara pelakunya berjalan


santai menuju kamar mandi seolah tidak


merasa bersalah.


"aaahhk...kenapa otakmu ini kotor sekali,


memangnya apa yang kau


harapkan."memukuli kepalanya kesal dengan


pikiranya sendiri,Jimin yang melihat kelakuan

__ADS_1


istrinya meledakkan tawanya didalam kamar


mandi.


__ADS_2