Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
Rencana licik jeslin ep49.


__ADS_3

"Oooo.... ternyata perempuan asing itu yang


telah membuat mu berpaling."senyum sinis


jeslin terukir di bibirnya."Akan ku buat wanita


asing itu hancur sampai kau jijik


melihatnya."ucap jeslin.ya wanita itu melihat


ketika Jimin dan Natan keluar dari toko


pakaian tanpa pikir panjang jeslin mengikuti


mereka dan melihat Jimin berciuman dengan


Rachel.


Dengan langkah pasti jeslin menemui Rachel


yang sedang bersantai di jam istirahatnya.


"Hai...rach."jeslin melemparkan senyuman


kearah Rachel yang terkejut melihat


kehadiran jeslin di tempat kerjanya.


"Eonni."mengerutkan dahinya.melihat


kedatangan jeslin membuat otaknya berpikir


keras.apa yang membawa kekasih Jimin itu


menemuinya.


"Tidak usah terkejut begitu.mendudukan


bokongnya disebelah Rachel."Apa kau ada


waktu?,ada hal yang ingin eonni bicarakan."


"Bisa eonni."jawab Rachel cepat.dia juga


sangat penasaran apa yang ingin jeslin


bicarakan."Sebentar eonni saya minta teman


saya buat gantiin kerjaan saya dulu."ucap


Rachel sopan dan melangkah untuk


menemui Naira.


"Naira gantiin aku ya!."seru Rachel pada


sahabatnya yang tengah duduk dimeja kasir.


"Kamu mau kemana?."tuanya Naira menatap


Rachel."Kamu sakit?."tanya Naira dan memegang kening Rachel.


"Kekasih tuan Jimin ingin bicara dengan


ku."mengarahkan pandangannya ketempat


dimana jeslin sedang duduk.


"Hah...itukan model cantik yang sering


diberitakan di media.Tunangannya tuan


suami kamu itu!."seru Naira dengan langkah


seribu mendatangi jeslin setelah Rachel


mengangguk membenarkan ucapannya.


"Hai...eonni kenalkan saya temannya


Rachel."Naira mengulurkan tangannya walau


jeslin terlihat tidak begitu suka namun Naira


langsung merampas tangan kanan wanita itu


dan menempelkan ke tangannya sendiri


sambil tersenyum senang."Bisa minta


foto?."sebelum jeslin menjawab Naira sudah


mengambil ponselnya dari saku celana dan


menyuruh Rachel untuk mengambil gambar


mereka.

__ADS_1


Rachel mengambil beberapa gambar dan


menyerahkan ponsel Naira.rachel juga


melihat gerak-gerik jeslin yang beberapa kali


mengibaskan tangan dan bajunya dari


sentuhan sahabatnya itu.


"Terimakasih banyak eonni". memeriksa


ponselnya.


Naira sangat sangat puas melihat hasil


jepretan Rachel dan jangan lupakan mulut


Naira yang berteriak memanggil karyawan


yang lainnya alhasil semua karyawan ikut


berkumpul dan Rachel sebagai juru


kameranya.


"Sudah...sudah... Naira, cepatlah eonni Yuri


nanti kecarian." seru Rachel mengusir Naira


dan karyawan lainnya.Rachel tidak suka


melihat jeslin memperlakukan sahabatnya


dan karyawan lain seperti kotoran yang harus


dibersihkan dari tubuh jeslin.


"Ikut saya."jeslin melangkah dengan


angkuhnya melewati Naira dan segera


Rachel mengikuti langkah jeslin dari


belakang.


"Apa yang ingin eonni bicarakan dengan


saya?."begitu mereka duduk disebuah taman


yang tidak jauh dari cafe.


lagi."memasang wajah keangkuhan yang


selama ini ditutupinya."Jadi kau yang sudah


merayu Jimin dan membuat hubungan kami


menjadi renggang."ucap jeslin to the


poin.sekarang tujuannya bukan hanya


merebut Jimin dari Rachel tapi juga memberi


perhitungan yang akan membuat Rachel


hidup menderita.


"Maksud eonni."Rachel tampak terkejut


dengan perubahan sikap jeslin yang awal


bertemu dengannya sangat lembut dan


ramah.


"Tidak usah berpura-pura,aku melihat kalian


berciuman di dekat toilet cafe."jeslin


menatap Rachel dengan tajam dan


mengangkat sudut bibirnya melihat Rachel


gugup."Kau tau aku dan Jimin sudah


menjalin hubungan sejak kami masih duduk


di bangku sekolah.aku lebih tau sifat Jimin


dari pada kamu yang kenal dengannya hanya


dalam beberapa bulan saja."jeslin


menjejerkan dengan jelas seperti apa


kedekatannya dengan Jimin."Seberapa

__ADS_1


banyakpun kau memberikan tubuhmu


padanya tapi kalau Jimin belum mengatakan


cintainya itu artinya kau hanya pemuas


nafsunya."jeslin sangat yakin


Jimin bukanlah tipe pria yang gampang


mengungkapkan kata cinta.


"Saya mengerti eonni."Rachel tertunduk ada


rasa sakit yang tidak bisa diungkapkan


mendengar ucapan jeslin.Benar sampai detik


ini Jimin tidak pernah sekalipun


mengucapkan kata cinta padanya bahkan


sampai sekarang dia masih dipanggil dengan


wanita idiot walau tidak sesering dulu.walau


sudah beberapa kali mereka bercinta dengan


panas tapi kata-kata cinta itu tidak pernah


keluar dari mulut Jimin.


"Kau tau!,Jimin akan selalu mengucapkan


kata-kata cinta disela-sela percintaan


kami."senyum jeslin mengembang melihat


provokasi nya berhasil terlihat jelas


butiran air mata yang mulai menetes di


pelupuk mata Rachel."Yang artinya aku


adalah wanita satu-satunya yang masih


bertahta dalam hatinya.mungkin saat ini dia


masih ingin menikmati tubuhmu tapi nanti


ketika dia bosan dia akan kembali


padaku."dengan penuh percaya diri jeslin


berucap."Seharusnya kau menyadari


kedudukan mu yang tidak selevel dengan


Jimin jadi jangan seperti pungguk


merindukan bulan."jeslin pergi meninggalkan


Rachel begitu saja."ini baru permulaan,


selanjutnya akan lebih sakit lagi."serunya


dalam hati.


rachel tertunduk dengan air mata yang


kunjung berhenti menetes rasanya sangat


sakit disaat hatinya berusaha ditutupnya


rapat untuk Jimin tapi saat itu juga Jimin


selalu membuatnya goyah dan selalu


berakhir dengan adegan panas keduanya


diatas ranjang.


Kini dia harus berusaha menata hatinya dan


kembali pada perjanjian antara dirinya dan


mommy alin.rachel menghapus airmatannya


rasanya percuma jika dia hanya merutuki


nasibnya lebih baik bangkit dan segera


kembali ke negaranya.rachel berjalan gontai


kembali ketempat kerjanya dan melanjutkan


aktivitasnya seperti semula.

__ADS_1


🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


Hai reader mungkin dalam beberapa hari author tidak update episode baru author fokus ibadah dulu.merry Christmas buat semua yang merayakan.salam Damai buat kita semua ❤️❤️❤️❤️❤️❤️🙏🙏


__ADS_2