Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ep55.


__ADS_3

Tengah malam Rachel merasa kepalanya


sangat pusing dan perutnya terasa sangat


lapar.Sejak keluar dari rumah Jimin Rachel


tidak berselera makan dan lebih banyak


murung.Waktunya lebih banyak melamun


dan mengurung diri didalam rumah Naira.


"Rachel kau kenapa?."Naira memegangi tubuh


Rachel yang hampir limbung."Mukamu pucat


banget,ini pasti karena kau susah disuruh


makan."membopong tubuh Rachel untuk


duduk disofa.


"Naira kepalaku pusing,perutku juga rasanya


gak enak rasanya pengen mual."Rachel


memegang kepalanya yang terasa berat


untuk bangkit dan berjalan.


"Sebentar ya."Naira berjalan menuju pintu tapi


yang didengarnya malah keributan seperti


orang yang sedang


berkelahi."Penjaga...penjaga..."Naira berteriak


dan berusaha membuka pintu yang sengaja


dikunci dari luar.


Mendengar Naira berteriak memanggil


penjaga membuat Rachel berusaha bangkit


dan mencari tau apa yang terjadi.


"Naira ada apa?."


"Sepertinya para penjaga sedang


berk____.Rachel."Jerit Naira melihat Rachel


terjatuh.Naira segera berlari kearah Rachel


"Rachel bangun jangan buat aku


takut."dengan susah payah Naira


mengangkat tubuh Rachel."Tolong.. tolong..


siapapun yang ada diluar tolong."Naira


berteriak sekuatnya sambil terus


menepuk-nepuk pipi Rachel.


"Kepalaku."Rachel berlahan membuka


matanya."Apa yang terjadi diluar?.


"Ohh God kau membuatku takut."Membantu


Rachel untuk duduk tanpa menjawab


pertanyaan sahabatnya itu."Sebaiknya kita


cari tempat sembunyi."

__ADS_1


"Memangnya kenapa?".


"Sepertinya nyawa kita berdua dalam


bahaya,ayo cepat naik ke punggun ku."perintah Naira.


Namun karena panik dan terburu-buru Naira


menyenggol Gucci besar dan hampir


menimpa Rachel beruntung dia dengan


cepat melindungi Rachel dengan tubuhnya


alhasil tangan terkena serpihan pecahan


Gucci.


"Naira tangan mu."tunjuk Rachel dengan


wajahnya yang semakin pucat melihat


sesuatu mengalir dari tangan Naira.


"Darah."Rachel terjatuh kembali melihat darah


segar yang menetes kelantai.


"Rachel... Rachel... bangun."mengguncang


tubuh Rachel supaya sadar."Auh..."rasa sakit


ditangannya membuat Naira melihat kearah


tangan yang ditunjuk Rachel sebelum


akhirnya pingsan."Darah."Naira juga ikut


pingsan setelah melihat darah menetes dari


tangannya.


setelah berhasil masuk kedalam apartemen


dan melumpuhkan para penjaga yang


ditugaskan pak'ben atas perintah mommy


alin.bodyguard itu terkejut melihat dua


wanita tergelak diatas lantai dan salah


satunya terluka."Cepat bawa nona muda dan


wanita ini bawa kerumah sakit."perintahnya


menunjuk wanita yang terluka.


Segera para bodyguard yang ditugaskan


khusus membawa kedua wanita itu keluar


dari apartemen.Namun mereka dimasukkan


kedalam mobil yang berbeda dikarenakan


salah satunya harus mendapat perawatan.


*


*


"Tuan mereka sudah berhasil,dan sekarang


sedang dalam perjalanan tapi sahabat nona


muda terluka."jelas Natan yang sudah hampir


gila melihat tuanya itu dari tadi

__ADS_1


mondar-mandir seperti setrikaan.


"Istriku bagaimana mana?."


Bukannya Jimin tidak ingin turun langsung


mengeluarkan istrinya dari apartemen itu


namun Natan memang mencegahnya


dengan alasan jika media sampai tau maka


nama baik mommynya akan jadi taruhannya


dan Jimin tidak mau itu terjadi.meskipun


Jimin sangat kesal dengan tindakan


mommynya tapi dia punya cara tersendiri


untuk menghukum momnya.


"Nona pingsan,sahabat nona sudah dibawa


kerumah sakit."


"What?apa yang terjadi pada istriku?."Jimin


panik mendengar ucapan Natan."Apa istri ku


dan wanita itu bertengkar?."tanya Jimin


beruntun.


"Sepertinya nona muda hanya kelelahan tidak


di temukan luka ditubuhnya."


Jimin menghembuskan napas lega setelah


mendengar ucapan Natan."kalau istri ku


sampai terluka Awas kau."ancaman Jimin


membuat Natan tertunduk.entah kenapa


segala yang berhubungan dengan istri


tuanya, Natan selalu menjadi orang yang


selalu salah dan disalahkan.


Walau selama ini dia selalu dipuji dalam


kinerjanya yang selalu memuaskan dan


selalu bertidak cepat dan benar namun jika


itu berhubungan dengan nona mudanya


makan Natan akan menjadi sasaran


kesalahan.


"Berikan perawatan terbaik untuk wanita itu


selebihnya biar saya menyelidiki penyebab


dia terluka."jimin mau mendengar langsung


apa yang terjadi dan menyebabkannya


terluka."Awas saja kalau mommy ada dibalik


ini semua."gumamnya dalam hati.


"Segera suruh dokter Michael kesini."


"Baik tuan."Natan membungkuk lalu keluar dari ruang kerja Jimin."Kapan aku benar jika itu berkaitan dengan nona muda?."batin Natan.

__ADS_1


__ADS_2