Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ada yang berbeda ep34


__ADS_3

Ucapan jeslin benar-benar dia


wujudkan.setelah pasangan suami-istri itu


kembali kerumah utama,kini jeslin ikut


tinggal bersama dengan izin mommy alin.


Rachel juga merasakan hubungannya dengan


Jimin seakan dingin, terbukti kursi yang


biasa dia tempati dimeja makan kini berganti.


bukan dirinya lagi melainkan jeslin lah yang


duduk disana,bagaimana reaksi Jimin?,pria


itu tidak mempermasalahkannya seperti


dulu.


jeslin juga ikut kekantor dengan menaiki


mobil yang sama dengan Jimin.Bahkan


membuatkan teh hijau atau kopi ketika Jimin


berada dirumah tepatnya diruang kerjanya


jeslin juga yang akan mengantarkan ya.


"sepertinya aku harus tau Diaman posisiku".


Rachel merasa Jimin berubah dalam waktu


singkat.


"rach, mommy mau. bicara."


"ada apa mom".Rachel duduk disofa


berhadapan dengan mommy alin.


"kamu lihat,sekarang hubungan Jimin dan


jeslin akan kembali seperti semula."terlihat


raut wajah bahagia,berbeda dengan


rachel.hatinya terasa diremas dengan


kuat,tapi dia sudah tahu hal ini akan terjadi


ketika memberikan Jimin masuk kedalam


hatinya.


mommy alin banyak menceritakan kisah cinta


mereka.sememtara Rachel hanya diam dan


menahan agar air matanya tidak menetes.


"rach.. seberapa dekat hubunganmu dengan


Jimin, mommy harap kau tau


batasanmu."mommy alin menegaskan


ucapanya.


"pasti mom,saya naik kekamar dulu


mom."Rachel pergi menuju kamarnya.


Begitu sampai di dalam kamar Rachel


meluapkan sesak yang dia rasakan.tangisnya


pecah,beruntung kamar itu kedap suara jadi


Rachel bebas menumpahkan segala yang


mengganjal dihatinya.


*


*

__ADS_1


*


Jimin sudah tiba dirumah bersamaan dengan


Natan dan jeslin.


"Natan setelah makan malam bawa semua


berkas yang tadi keruangan kerja saya."


"baik tuan".Natan menunduk.


"Jim.aku bantu ajuma buat nyiapin makan


malam."jeslin berusaha mengambil hati


Jimin.


pria itu langsung berjalan menuju lift tanpa


menjawab bahkan melihat jeslin ketika


bicara.


"aku.akan sampai ke tujuanku".jeslin


bergumam dalam hati.


Jeslin saat ini merasa sangat


bangga,bagaimana tidak bangga!.kini media


selalu mengincar dirinya karena selalu


bersama Jimin, mereka berdua juga


disebut sebagai pasangan kekasih dan


selalu menjadi topik utama di media sosial.


Sampai dikamar Jimin melihat istrinya yang


baru selesai mandi.jimin menghampiri dan


memeluknya.


"wangi".Jimin mencium ceruk leher istrinya.


untuk menjaga hatinya agar tidak terluka lagi.


"kau menolakku istri idiot?".seolah tahu


penolakan yang dilakukan istrinya.


bukan menjawab, Rachel memilih


mengeringkan rambutnya yang masih basah.


"ada apa?,apa aku melakukan


kesalahan?."Jimin curiga pada istrinya yang


terkesan menjauhinya.


"tidak ada.saya juga tidak punya hak untuk


apapun."


"yaaa apa maksudmu?."Jimin semakin


bingung dengan sikap istrinya, Jimin


tidak mau istrinya bersikap dingin padanya.


Tapi Jimin juga tidak bisa mengingkari


janjinya pada mommynya.


prov.


"berikan waktu untuk jeslin,setelah itu


terserah kamu mau apa."


mommy Jimin memohon pada Jimin untuk


membiarkan jeslin selalu didekatnya,dan


melakukan apapun untuknya tanpa harus

__ADS_1


memberitahu apapun pada Rachel.


Jimin menyetujuinya,dengan syarat,setelah


batas waktu yang Jimin tetapkan dan hatinya


tidak juga bisa menerima jeslin,maka jeslin


tidak bisa muncul dihadapan Jimin.


back.


"kenyataan belum tentu seperti yang


terlihat."Jimin kembali memeluk istrinya,ingin


rasanya memberitahukan apa yang


sebenarnya terjadi,namun Jimin adalah pria


yang selalu memegang janjinya.


Rachel tidak bisa mencerna ucapan Jimin


dengan baik.fokusnya hanyalah memagari


hatinya yang saat ini terluka agar tidak


terluka terlalu parah.


Jimin meninggalkan istrinya lagi


sendirian.kembali keruang kerja yang sudah


ditunggu Natan sedari tadi.


"kapan proyek dipulau Jeju selesai?."


"tahun depan dipastikan segera di buka tuan."


mereka berdua tengah sibuk dengan


pekerjaan masing-masing,jeslin masuk dengan secangkir teh ditangannya.


"Jim,kamu belum mandi?,nih tehnya,aku


sudah masak makan malam."jeslin


meletakkan cangkir dihadapan jimin.


"lebih tepatnya melihat ajuma memasak nona!".jawab Natan yang di ikuti lirikan


jimin.sedangkan jeslin sudah memasang


wajah seramnya menatap Natan.


"bisa tidak kau tinggalkan kami berdua".Jimin


mulai jengah dengan kelakuan jeslin yang


menurutnya terlalu memuakkan.


jeslin meniggalkan Jimin dan Natan,seperti


biasa membuat pengaduan pada mommy


Jimin.


"Natan buang teh ini,atau kalau kau mau


minum saja.sampai kapan nyamuk itu


dirumah ini?."Natan yang mendengar


penuturan Jimin hanya tersenyum.


"tuan selalu menyuruh saya membuangnya.kenapa tidak melarangnya untuk tidak membuatkan teh atau kopi tuan?".


Setiap kali jeslin memberikan minuman atau


makanan tidak sekalipun Jimin mencicipi


apa lagi memakanya.


Natan akan diperintahkannya untuk


membuangnya secepat mungkin.


"apa nyamuk mengerti bahasa

__ADS_1


manusia?."menatap Natan dengan menohok.


"anda memang tidak pernah salah tuan."


__ADS_2