Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ep 66.


__ADS_3

Jimin keluar dari kamarnya menuju lantai


bawah menemui kedua orangtuanya guna


membicarakan suatu hal.Begitu kakinya


menginjakkan kaki dilantai bawah terdengar


suara Senda gurau dari arah ruang tamu.


Jimin melihat mom dan Deddynya sedang


bersama Michelle sedang asik bercerita dan. sesekali tertawa.


"Kau masih disini?."Jimin yang baru


bergabung langsung mengambil tempat


duduk disebelah Michael."Pulang sana."usir


Jimin pada sepupunya itu.


"Kau mandi tengah malam begini?". menatap


Jimin penuh telisik."kau menakuti gadis


cantik itu atau menghukumnya?."tanya


Michael kembali mengingat bagaimana


Rachel yang terus menunduk ketakutan


bahkan tidak berani menatap Jimin selama


proses mengeluarkan alat kontrasepsi dari


dalam lengannya.


"Berisik."sela Jimin menendang kaki


Michael.jimin bahkan tidak perduli dengan


wajah meringis Michael menahan kesakitan


di pergelangan kakinya.


"Kalian ini."seru Deddy Jimin heran melihat


keduanya saling dorong mendorong


seakan-akan sofa tempat yang mereka


duduki terlalu sempit.Deddy Jimin tak habis


pikir dengan putranya yang selalu ingin


memulai keributan dan Jangan heran bila


Michael juga tidak mau kalah untuk


membalas Jimin tak mau


kalah."sudah...sudah..."Deddy Albert


menengahi agar keributan keduanya tidak


berlanjut."Ada masalah apa son?."tanya


Deddy Jimin setelah keduanya sudah duduk


dengan tenang.


"Tidak ada apa-apa ded.hanya ada yang ingin


Jimin bicarakan untuk mom dan ded."jawab


Jimin."Dan kau tidak termasuk."menatap


Michael yang secara tidak langsung

__ADS_1


mengusir sepupunya itu.


"Hei man...aku juga Anggota keluarga."jawab


Michael sengit tak terima jika Jimin seakan


tidak menganggap dirinya bagian dari


keluarga barnett.


"Biar saja Michael disini".suara Deddy Albert


membuat Michael tersenyum penuh


kemenangan namun tidak demikian dengan


Jimin yang terlihat kesal dengan ucapan


Deddynya.


"Baiklah,Jimin hanya ingin agar mommy bisa


menerima istri ku sebagai menantu karena


Jimin sudah mendaftarkan perkawinan Jimin


secara hukum."


"What? mommy tidak salah dengar?."pekik


mom alin bagai disambar petir seolah tidak


percaya dengan ucapan putra


kesayangannya.mommy alin sungguh tidak


mengharapkan akan berakhir seperti


ini."mom tidak menyetujuinya."


"Mom berhentilah membuat rancana bodoh


mengubah apapun."tegas Jimin tak


terbantahkan.


"Mom hanya membuatnya sebagai alat untuk


menyatukan kau dan jeslin,tapi sekarang lihat


dirimu." menunjuk Jimin dari atas hingga


kebawah dengan penuh emosi yang sudah


berapi-api."kau malah memilih wanita asing


yang tidak berkelas itu."


"Mom cukup...yobo...."sentak Jimin dan Deddy


Albert bersamaan bahkan Jimin sampai


menggebrak meja didepannya dengan kuat.


Deddy Albert tidak suka melihat sikap istrinya


yang terkesan merendahkan Rachel dan


menyebutnya wanita asing.Bagi Deddy Albert


kebahagiaan Jimin diatas segalanya tanpa


memandang status dan dari mana Rachel


berada.


"Kalau mom tidak bisa menerima istriku maka


dengan berat hati Jimin akan membawanya

__ADS_1


keluar dari rumah ini, bahkan kalau


diperlukan Jimin akan membawanya keluar


dari negara ini." ancam Jimin dengan jelas


dan sudah berdiri dan akan meninggalkan


ruang tamu.


Awalnya Jimin ingin bicara baik-baik dengan


momnya tapi sepertinya momnya tetap tidak


bisa menerima Rachel sebagai bagian dari


keluarga Kim dan barnett dan pada akhirnya


Jimin harus membuat keputusan yang


sangat sulit.jimin tidak ingin hubungannya


dengan momnya sendiri menjadi renggang


tapi Jimin juga tidak mau istrinya selalu


direndahkan oleh momnya sendiri.


Melihat situasi yang semakin tegang


membuat Michael segera berpamitan


dengan alasan tiba-tiba ada pasien yang


urgen.Sedari tadi dia hanya duduk dan hanya


sebagai pendengar dan penonton


perseteruan Jimin dan momnya.menurut


Michael ini bukanlah ranahnya untuk ikut


campur walau dalam hatinya dia memuji


sikap gentleman sepupunya itu.


"Jimin...son..."panggil Deddy Albert namun


Jimin tidak lagi menghiraukannya.Deddy


Albert menghembuskan napasnya dengan


kasar sambil memijat keningnya.maksud hati


kepulangannya kali ini agar istrinya dan putra


semata wayangnya bisa kembali akur seperti


dulu tapi kenyataannya tidak


demikian."Sebaiknya kita kembali ke Inggris".


tegas Deddy Albert pada istrinya sambil


mengusap wajahnya dengan frustasi.


"Ded!."


mom alin kaget dengan ucapan suaminya


yang terkesan terburu-buru karena mommy


alin sendiri belum pernah berjauhan dari


putranya.


"Tidak ada penolakan. biarkan putra kita


hidup bahagia dengan wanita pilihan

__ADS_1


sendiri."tegas Deddy Albert


__ADS_2