
Hari ini cukup melelahkan bagi Jimin,Natan
dan Deddynya,akibat banyaknya meeting dan
peninjauan proyek yang akan segera mereka
luncurkan yakni sebuah apartemen mewah
dengan peralatan super canggih.hunian
impian bagi Milioner dengan tingkat
keamanan yang sangat baik.
bahkan sampai dirumah saja Deddynya dan
Jimin langsung menuju ruang kerja sang
anak yang ada dilantai 3 rumah megah
itu.mommy yang melihat kedua pria
kesayangannya itupun berinisiatif
membuatkan Tah hijau.
"ajuma segera selesaikan makan malam
istimewa,hari ini pasti mereka berdua sangat
lelah"
"baik nyonya besar".
melajutkan aksinya didapur dengan para
maid lainnya.sememtara ia membawa teh
hijau yang sudah ia siapkan buat pria
kesayangannya itu.
"apa mommy mengganggu".memperlihatkan
kepalanya disela-sela
pintu.
"yobo,masuklah".
ucap sang suami bejalan kearah pintu dan
membukakan pintu untuk istri
tercintanya,sedangkan Jimin masuk sibuk
dengan berkas yang ada ditangannya.
"minumlah,aku tidak ingin dia pria yang aku
cintai jatuh sakit karena kelelahan
bekerja".
menyerahkan cangkir yang berisi teh hijau
kepada suaminya dan putranya.
"thanks
mi,yobo".
mereka meminumnya.
"apa masih lama lagi?".
bertanya kepada suaminya."tidak,sebentar
__ADS_1
lagi juga selesai,Jimin hanya mencek ulang
saja".
menarik istrinya duduk dipangkuan ya.jimin
yang sudah biasa melihat keromantisan
orangtuanya tidak merasa terusik sedikitpun
dan hanya fokus pada lembar -lembaran
kertas ditangannya.
"Deddy..kebawah saja duluan,ini juga sudah
mau selesai"
"son, kamu juga lelah, mommy and Deddy
akan nungguin kamu,is ok son".
mommy yang duduk manja dipangkuan
Deddynya menganggukkan kepala setuju
dengan ucapan suaminya.
"Jim, mommy sudah punya calon buat kamu,
mommy harap kamu mau menikah
secepatnya".
"terserah mommy aja,tapi Jimin harap
mommy tidak kecewa denga perjodohan
ini,dan jangan berharap lebih dengan
mommy jodohkan".
"Baiklah mommy setuju,buat mommy yang
terpenting kamu menikah,kamu ingat pesan
grand ma dan grand pa kamu sebulan yang
lalu.kamu itu pewaris tunggal kekayaan
Barnett dan bukan cuman itu kamu juga
pewaris kerajaan bisnis kelurga kim.itu. semua akan jatuh ketanganmu pada saat
kamu sudah menikah nanti".
"Yobo biarkan putra kita yang memilih dengan
siapa dia atau kapan dia akan menikah,kita
sebagai orangtua hanya bisa memberikan
restu itu saja,son kalau kamu tidak suka
usulan mommy jangan lakukan,carilah
kebahagiaanmu".menatap kearah putranya.
"Deddy,jatah kamu aku pending dua bulan
kedepan".ancamnya kepada suaminya
karena memprovokasi putranya."yobo 아니요
(ani-yo \=tidak)". takut akan ancaman
istrinya,sang istri hanya memasang muka
__ADS_1
cemberutnya.
"Ded..mom... come on,kalian sudah tua Jang
bertindak aneh".Jimin mulai jengah dengan
ulah kedua orangtuanya yang selalu
mengotori pikirinya.
"sudah selesai ayo turun".Jimin langsung
keluar dari ruangannya tanpa menoleh
kearah mommy dan dedynya,disusul kedua
orangtuanya mereka bertiga turun melalui lift
menuju ruang makan.ajuma yang sudah
selesai menyajikan makanan menundukkan
kepalanya diikuti dengan para maid laninya
saat ketiganya duduk ditempatnya
masing-masing.merekapun menikmati
makan
malamnya dengan sesekali mbicarakan
bisnis dan tentang perjodohan yang
ditanggapi Jimin dengan dingin namun juga
tidak menolak perjodohan sang mommy.
selesai makan malam Jimin pamit pada
orangtuanya untuk mandi dan segera
beristirahat mengingat hari ini dia sangat
lelah.sementara sepasang suami istri itu
duduk bersantai diruang tamu menonton
televisi dan sesekali bercanda.
Jimin memulai aktivitasnya berendam di
bathtub.jimin menikmati me time
nya,terlintas dipikirannya "siapa wanita yang
akan mommy nya jodohkan dengannya,apa
itu berasal dari teman arisan mommy tapi
mommy tau kalau aku tidak pernah tertarik
dengan anak -anak teman mommy,sudah
Beratus kali mommy mengenalkanya pada
Jimin namun Jimin menolaknya dengan
tegas,lalu wanita atau gadis mana lagi yang
mommy kenal".tidak mau pusing dengan
gadis pilihan mommynya Jimin lebih
menyudahi ritual mandinya dan segera
istirahat.
__ADS_1