
Mommy alin sangat bahagia akhirnya semua
usahanya untuk menyatukan Jimin dan jeslin
akan terjadi.Para wanita beda generasi itu
masih sibuk dengan berbagi cerita
sedangkan Jimin langsung meninggalkan
dan berlalu menuju kamarnya.
Jimin menarik dasinya dengan kasar dan
melemparnya ada rasa rindu dan rasa benci
sekaligus dalam hatinya.rasa rindu akhirnya
bisa melihat wajah wanita yang sangat
dicintainya dulu namun entah kenapa
jantungnya tidak berdetak bahkan mencium
aroma tubuh jeslin membuatnya muak
berbeda jika dia berdekatan dengan Rachel
jantungnya selalu memompa dengan cepat
dan aroma tubuh Rachel selalu
membangkitkan gairahnya.
"Akh..."
teriak Jimin mengacak-acak
rambutnya,bukankah seharusnya dia bahagia
melihat kedatangan jeslin tapi kenapa dia
menginginkan Rachel cemburu padanya tapi
diluar dugaan wanita itu nampak biasa saja
bahkan dia sangat senang bertukar cerita
dengan jeslin.
Rachel yang baru masuk melihat Jimin yang
tengah duduk di sofa dengan kepala
tertunduk.
"Tuan."
Rachel menepuk bahu Jimin dan mengangkat
tangannya saat Jimin menatapnya. dengan
cepat Jimin menarik tubuh Rachel kembali
duduk
di pangkuannya."Biarkan seperti ini dulu".
suaranya begitu lembut membuat Rachel
diam dan tidak jadi berontak.
Jimin menghirup aroma tubuh Rachel ada
rasa tenang sekaligus aliran panas mengalir
dalam tubuhnya entah mengapa tubuhnya
selalu beraksi setiap kali berdekatan dengan
__ADS_1
Rachel.
"Tuan kenapa?."tanya Rachel pelan dan
hati-hati.
Sebenarnya kalau boleh jujur Rachel cemburu
saat jeslin memeluk Jimin tapi apalah daya
dia bukan siapa-siapa seandainya Jimin
suami sesungguhnya pasti dia sudah
mencakar dan menarik rambut jeslin dengan
kasar.
Jimin hanya diam dan memejamkan matanya
yang bersandar di sofa dan menarik kepala
Rachel bersandar didadanya.
rachel juga diam setelah pertanyaannya tidak
mendapatkan jawaban.menikmati pelukan
jimin rasa nyaman itu membuat Rachel juga
ikut memejamkan matanya. keduanya tanpa
sadar terlelap dengan suara dengkuran halus
yang keluar dari mulut keduanya.
"Jimin..sayang.."
Teriakan mommy memanggil menyadarkan keduanya dari tidur nyaman mereka.
"Tuan bangun."Rachel menepuk pipi Jimin
pelan setelah mendengar teriakkan mommy
berjalan menuju pintu.
Jimin membuka matanya perlahan
sebenarnya dia juga dengar teriakan mom
nya tapi dia malas menjawab.
"Kau belum mandi?". mommy alin menatap
Rachel dari atas sampai kebawah.
"Ada apa mom?."Jimin muncul dibelakang Rachel.
"Sayang kamu juga sama belum
mandi?."mommy alin mendelik melihat
keduanya yang masi mengenakan baju yang
sama seperti tadi."Cepat mandi kita akan
makan malam dengan jeslin".seru mommy
alin.
*
*
Semua sudah hadir diruang meja makan
jeslin menghampiri dan menggandeng
tangan Jimin menuju kursi.jeslin duduk disisi
__ADS_1
Jimin sedangkan Rachel duduk sebelah
mommy alin.
"Apa kau sudah amnesia sampai tidak ingat
dimana tempat duduk mu?."Suara Jimin
mengagetkan semua orang terlebih lagi
jeslin yang tidak pernah melihat Jimin
semarah itu.
"Saya disini saja tuan."Rachel menunduk
hormat pada Jimin Namum Jimin
menatapnya semakin tajam membuat
mommy alin ikut angkat suara.
"Sayang duduk dimana aja tidak ada salahnya
biar kalian juga lebih enak bicaranya ini
pertemuan pertama kalian setelah beberapa
tahun."jelas mommynya melihat suasana
dimeja makan menjadi tegang.
"Nyonya besar maaf kalau saya Lancang ".
membungkuk pada mommy alin. ajumma
yang melihat Jimin dengan amarahnya
membuat ajumma juga ikut
bersuara."Mungkin maksud tuan muda nona
harus duduk disini."menunjukkan kursi yang
kini di tempati jeslin."Nona muda biasanya
duduk di sini."
"Tap____."
"Apa kau tidak mengerti atau kata-kata
ajumma kurang jelas?."Jimin memotong
ucapan mommynya meninggikan suara dan
memukul meja dengan keras membuat
semua orang kaget terutama jeslin bergidik
ngeri melihat Jimin yang sekarang.
Setelah lirikan mommy alin akhirnya jeslin
dan Rachel bertukar tempat duduk dan
memulai acara makan malam dengan
suasana sunyi hanya ada dentingan alat
makan yang beradu.
Ada rasa sakit yang begitu dalam dirasakan
Jimin saat meninggikan suara pada Rachel
tidak tahu kenapa duduk disamping jeslin
membuatnya tidak nyaman dan muak
__ADS_1
melihat sikap jeslin yang selalu ingin
menempel padanya.