Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
pertemuan pertama ep5


__ADS_3

Malam ini tak seperti malam


sebelumnya,Rachel masih berkutat dengan


aktivitasnya mengantar makanan padahal


waktu sudah menunjukkan pukul


11:30.biasanya ia sudah sampai dirumah


kosnya.tapi malam ini Rachel masih diatas


sepedanya mangayuh munyusuri alamat


yang sudah ia save di ponselnya untuk


mengantarkan makanan yang sudah dipesan.


rasa lelah,bercampur dingin yang begitu


menusuk tubuhnya mulai ia rasakan.namun


pekerjaan masih banyak.


tanpa sadar karena terlalu fokus melihat


alamat di ponselnya ia kurang


memperhatikan jalan dihadapannya.


sebuah mobil sport mewah melaju kearahnya


dan hampir menambraknya.


"aaa...aaa..." teriak rachel menepikan


sepedanya dengan cepat sampai ia


terhuyung kedepan,beruntung box


makanannya yang ia bawa tidak jatuh.


mendadak rem mobil sport itu berdesit


kuat .membanting stir ya kearah berlawanan


dengan sepeda yang Rachel kendarai.tidak


berapalama,seseorang keluar dari mobil itu.


"nona apa anda baik-baik saja"tanyanya


sambil melihat menelisik kearah tubuh


Rachel.


"oo... ya..maaf...maaf..tuan ini salah


saya"menundukkan kepalanya.ia sangat


merasa bersalah akibat keteledorannya.


tak berselang lama dari arah mobil itu turun


seorang pria yang bertubuh atletis


nanrupawan.wajah yang mulus tanpa satu


goresan,bibirnya yang merah namun


wajahnya begitu datar dan terkesan dingin


menambah pesona sang pria tampan itu.

__ADS_1


"Natan aku menyuruhmu membereskan gadis


bodoh dan teledor ini,kok kamu malah


beramah tamah dengan dia,atau kamu dah


bosan hidup".dengan suaranya yang


khas.kalau dia ngomong pelan pasti serasa


dengar suara orang yang lagi


bersenandung..oooomerdunya suara(itu


pikiran author 🤭🤭🤭🤭)


"tapi tuan saya takut gadis ini kenapa-kenapa"


"heiii... gadis idiot"ucapnya dengan jari


menunjuk kearah Rachel.


"kalau kamu dah bosan hidup,ya kamu bisa


gantung diri,atau lompat dari ketinggian


gampang kan,gak usah nambrakkin diri


kemobil orang,apa lagi mobil saya,kalo kamu


mati terus mobil saya lecet gimana"dengan


mata nyalang kearah Rachel.


Rachel yang sadar kesalahannya hanya bisa


menundukkan kepala berulangkali dan


mengucapkan kata maaf.


Rachel ucapakan


"tuan tapi mobil anda tidak lecet sedikitpun".


"natan...apa saya meminta pendapatmu"


"tidak tuan"Natan tidak habis pikir dengan


ucapan tuanya yang menurutnya sudah amat


berlebihan.bagaimana tidak berlebihan ganti


mobil aja bisa seperti ganti baju kalau dia


mau,ini hanya masalah lecet dan itupun tidak


terjadi tapi tuanya malah emosi yang


berlebihan.


"dasar gadis idiot,bukanya dirumah jam segini


malah keluyuran" ucap Jimin sambil tertawa


sinis kearah Rachel.


"maaf tuan saya bukanya keluyuran,tapi saya


sedang bekerja mengantarkan makanan


ini".menunjuk box yang ada diatas


sepedanya.

__ADS_1


"saya tidak mau tau,itu bukan urusan


saya,saya peringatkan sama kamu


ya...jangan pernah muncul dihadapan


saya,dan satu lagi singkirkan sepeda


busukmu ini dari hadapan saya"


"tapi tuan sepeda nona ini sudah dipinggir


jalan dan tidak menghalangi kita".ucap Natan


"Natan kamu masi mau menghirup udara


besok pagi"ucapanya penuh penekanan


dengan sorot mata yang mematikan.


"saya masih mau hidup tuan" buru-buru


mengikuti tuan dan membukakan pintu mobil


untuk tuanya,kemudian mobil itupun melaju


meninggalkan Rachel dipinggir jalan


sendirian.


"huuuhh..makanannya masih aman,syukur


deh..."membenarkan sepedanya."lebih


berhati-hati Rachel,untung kamu nggak


ketambrak mati konyol,terus yang antar


mayat kamu kenegaramu siapa"mulai


berbicara pada dirinya sendiri.mengayuh


sepedanya meneruskan pekerjaannya


sampai selesai.


"kok ada manusia yang sombong kekgitu


ya,ganteng tapi mulutnya racun amat, sekali


ketemu manusia yang model kayak gitu


cukup"mempercepat goesannya supaya


cepat pulang kerumah.


"pak Choi...lain kali jangan lewati jalan ini,cari


jalan yang lain"


"tapi tuan hanya ini jalan yang bisa kita lewati


tuan"jawab supir pribadinya.


"kalau gak ada jalan lain,buat mobil ini


terbang,paham.


"baik tuan"hanya itu jawaban yang bisa pak


Choi ucapkan karna berdebat dengan tuanya


sama saja dengan bunuh diri.

__ADS_1


Natan yang duduk disebelah pak Choi hanya


bisa menggelengkan kepalanya.


__ADS_2