Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
sebuah rencana ep4


__ADS_3

Tanpa Rachel sadari didalam sebuah mobil


mewah seorang wanita memperhatikan sejak


awal kejadian yang telah Rachel alami.


"Ben..."


"ya...nyonya."sahut pengawal sekaligus supir


pribadi wanita itu.


"cari tau semua informasi tentang gadis


itu,jangan sampai ada yang terlewatkan"seru


wanita itu memberi perintah kepada


pengawalnya.


"baik nyonya,secepatnya saya akan


mendapatkan semua tentang gadis itu"


"jalan"perintah pada pengawalnya,lalu


mengambil ponsel miliknya lalu


menghubungi seseorang.


"Deddy aku sudah menemukan orang yang


tepat"memutuskan panggilannya


dengsenyum yang misterius.


"dia akan aku buat sebagai alat untuk


menyatukan kalian berdua"rencana licik yang


tiba-tiba muncul dipikiran wanita itu.


jam sudah menunjukkan waktunya


pulang.rachel bergegas dan mengambil tas


untuk pulang.


"Bu..saya pulang"..


"ya...hati-hati dijalan", ucap sang bos


Rachel menapaki menyusuri jalan menuju


kamar kosnya.setiap hari dia lalukan bedanya


dulu ia melakukanya berdua sekarang dia


hanya sendiri.


sesampainya disebuah kamar kos yang


sempit dan panasnya luar biasa ketika

__ADS_1


musim panas dan dingin yang bisa


menembus tulang pada saat musim salju


turun.namun tak ada pilihan kecuali


menjalaninya. Rachel merebahkan tubuhnya


diatas matras berlapis selimut sebagai alas


tidurnya.lelah dengan kejadian hari ini.


"nai..kembalilah..aku janji akan bekerja lebih


keras lagi buat bantu kamu bayar hutangmu."


yang penting kita sama-sama berjuang nai.."


aku juga gak tau kamu ntah dimana,Rachel


meneteskan air matanya.


mana aku sanggup bayar utang kamu yang


banyak itu,walau aku kerja siang


malam.hua..aaaaa Rachel berteriak,ia


berharap rasa sesak yang ada di dadanya


saat ini bisa hilang.tapi jangankan hilang


berkurang sedikit saja tidak.


lagi aku lanjut kerja".Rachel akan mengambil


part time dimalam hari sebagai pengantar


makanan sebagai tambahan karna gaji


bekerja di minimarket kecil tidak akan cukup


dinegara secanggih ini apa lagi sekarang


bebannya bertambah.


kalo begini lebih baik aku mati bunuh diri


aja.pikiran kotor sempat terpikir olehnya,tapi


kalau aku matipun aku gak bakalan jumpa


ayah dan ibu.mereka pasti sedih liat aku mati


bunuh diri.rachel bergidik ngeri mengingat


dinegara ini anggka bunuh diri itu tinggi ya..


karna tekanan hidup juga tinggi.mereka yang


lahir dan tumbuh disini aja gak tahan karna


tekanan hidup apa cerita denganku yang

__ADS_1


bukan lahir disini dan tumbuh disini dapat


masalah seberat ini memang rasanya mau


mati saja.


beruntung Rachel masih memiliki kewarasan


yang lebih jadi dia lebih memilih menjalani


saja.


buru-buru mengganti pakaiannya untuk


melanjutkan kerja part time.sebelum


melangkahkan kakinya Rachel selalu


berucap dalam doanya.


"Tuhan please bantu aku menjalani ini


semua,aku pasti bisa"menyemangati dirinya


sendiri lalu pergi.


dengan langkah pantang menyerah Rachel


melakukan pekerjaannya.mengantar


makanan ketempat yang satunya dan


berpindah ketempat lain dia mengayuh


sepeda sebagai inpentaris dari tempat part


time nya.udara dingin yang menembuh


jaketnya tidak dihiraukannya.ia hanya ingin


menyelesaikan pekerjaannya dan pulang ke


tempat kos dan istirahat dengan tenang.


"permisi.."sambil mengetok pintu


apartemen."ini pesanan makanan


anda"menyerahkan kotak yang berisi


makanan yang sudah dipesan.


"trimakasi..permisi.."sapa Rachel dengan


senyum sederhananya namun begitu tulus.


a.aaa..hh...akhirnya selesai juga,ini pesanan


terahir aku akan langsung pulang dan


tidur.paiting Rachel kamu bisa


melaluinya.menyemangati dirinya sendiri"

__ADS_1


__ADS_2