Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
sudah jadi milikku ep 25


__ADS_3

"apa yang ingin kau katakan."Jimin sudah


tidak sabar.


"begini,, hanya ada satu cara untuk


menyelematkan nyawanya.tapi kemungkinan


besar kau tidak menyetujuinya.mengingat hubungan kalian hanya karena perjodohan


oleh Tante alin."


"sudah jangan bertele-tele,."


"kau harus melakukanya."Michael berat


mengatakannya.


"Michael jangan buat teka-teki.bicara yang


jelas."mulai emosi melihat ucapan Michael


yang terkesan berbelit-belit.


"touch skin to skin."mencoba memberitahu


dengan suara yang halus.


"maksudmu."tanya Jimin yang tidak percaya


ucapan michael.sementara Michael hanya


menganggukkan kepalanya membenarkan


apa yang ada dipikiran Jimin.


"apa kau sudah gila mich."tak percaya dengan


ide kerabatnya itu.


"dengar Jim,aku sudah memberikan


suntikan,agar kesadarannya pulih itu akan


terjadi kalau kalian saling memberikan


kehangatan,satu hal lagi istrimu bisa saja


kehilangan nyawanya kalau kau tidak segera


melakukanya,maka lakukanlah


secepatnya."Michael menjelaskan secara


mendetail pada Jimin apa yang harus ia


lakukan untuk menyelematkan Rachel.


"hanya itu jalan satu-satunya,aku sudah


melakukan semaksimal mungkin sebagai


dokter sisanya terserah padamu boy."Michael


menepuk bahu Jimin dan keluar dari kamar


meninggalkan Jimin dengan pikiranya sendiri.


Jimin mondar-mandir memikirkan ucapan


michael.diantara dua pilihan dan keduanya


sangat sulit bagi Jimin.


"awas kau mich kalau sampai ini tidak


berhasil."berjalan mendekat kearah Rachel


yang terbaring dengan napas yang melemah.


"aku hanya ingin menyelamatkan nyawamu."


Jimin melucuti bajunya satupersatu.jimin


mulai membuka selimut dan pakaian yang


ada ditubuh Rachel satu persatu,lalu


menindih Rachel dengan tubuh


kekarnya,Rachel yang setengah sadar


berlahan membuka matanya walau tidak


sepenuhnya terbuka,pandangan mereka


beradu,Jimin yang pertama kali melihat


Rachel dari jarak dekat terpesona akan

__ADS_1


kecantikan Rachel yang selama ini tidak


pernah disadari ."kenapa gadis ini begitu


manis dan juga imut."Jimin baru menyadari


kecantikan Rachel yang natural tanpa


sentuhan alat make-up.berbeda dengan


jeslin kekasihnya dulu yang selalu tampil


cantik dengan sentuhan make-up.


Jimin menyusuri wajah rachel,berawal dari


kaku kini Jimin terbawa suasana yang ia


ciptakan sendiri.


dan sesekali Rachel juga merespon dengan


membalas ciuman Jimin dengan tubuh


lemah.


"aku akan melakukanya berlahan,kalau kau


merasakan sakit katakan saja aku akan


menghentikannya."terang Jimin ditelinga


Rachel disela-sela pergulatan yang mereka lakukan.rachel hanya


mengangguk pelan.tidak menunggu lama


Jimin memulai penyatuan mereka,Rachel


yang baru pertama melakukanya,merasakan


sakit yang luar biasa didaerah intinya.


"tuan,sakit."rintih Rachel,tapi naas Jimin


sudah tidak bisa membendung sesuatu yang


ada dalam dirinya dan ingin segera menuntaskanya


"ini akan sakit sebentar."menghujani Rachel


dengan ciuman dan sesekali malumat


bibirnya agar rasa sakit yang Rachel rasakan


menahannya.


sentuhan dan sesapan Jimin semakin menggila dan


membutakannya,rintihan Rachel juga sudah


tidak didengarnya hanya ******* yang


terdengar lemah yang keluar dari


mulutnya.ketika pertahanan itu ia terobos


alangkah terkejutnya Jimin yang mendapati


Rachel masih virgin.


"****..aku orang pertama yang


menyentuhmu."tanya Jimin yang dibalas


anggukan lemah dari rachel.jimin sungguh


tidak menyangka kalau gadis yang mommy


nya jodohkan denganya ternyata gadis


baik-baik.entah mengapa senyum Jimin


terukir indah disela-sela aktivitas panas


mereka,hingga akhirnya Meraka berdua


sampai kepuncak kenikmatan yang bagitu


menggairahkan.rachel yang sudah lelah tidak


bisa bangkit lagi walau hanya membersihkan


sisa-sisa percintaan mereka,ia langsung


terlelap akibat obat-obatan yang disuntikkan


dokter Michael kedalam tubuhnya.


jimin yang menyadari keadaan Rachel melihat

__ADS_1


kondisi Rachel dan benar saja wajahnya


sudah kembali merah dialiri darah dan


tubuhnya juga sudah tidak kaku seperti


sebelumnya.tanpa sadar Jimin mencium


kening Rachel.


"kau sudah menjadi milikku dan sudah


menjadi wanitaku."senyum Jimin


mengembang melihat noda merah yang


menempel diatas sprei.jimin berlalu kedalam


kamar mandi membersihkan diri,ia juga tidak


lupa membersihkan tubuh Rachel dengan waslap.


dengan telaten Jimin membersihkan tubuh


yang kini telah menjadi wanitanya beberapa


saat yang lalu.


"tidurlah, hari ini sangat melelahkan


bagimu".menyelimuti tubuh Rachel dan


keluar dari kamar menemui asistenya Natan.


ajuma yang melihat Jimin langsung


menghampiri untuk mengetahui kondisi


Rachel.


"tuan muda,bagai mana keadaan nona muda?."


"dia baik-baik saja ajuma."dengan senyum


mengembang seolah tidak terjadi apa-apa.


"Natan ikut denganku." Natan mengikuti Jimin


menuju ruang kerja.


"Natan daftarkan pernikahanku kecatatan


sipil."


"maksud anda,anda ingin membuat


pernikahan Anda sah secara hukum dan


negara."Natan sungguh dibuat bingung


dengan perintah jimin.


"sudah jangan banyak tanya lakukan saja."


"baik tuan,apa tuan sudah ingat dengan nona


muda."


"apa maksud mu,apa kau mengenalnya.?"tanya


Jimin.


"bukankah nona muda adalah gadis yang


hampir menambrak kita dulu."mengingatkan


Jimin kembali.


"benarkah..dia gadis idiot itu."mencoba


mengingat.


"benar tuan."membenarkan ucapan Jimin.


Jimin pusing dengan semua kebetulan yang


ia alami,Jimin memutuskan mengakhiri


pembicaraan Meraka dan pergi kekamar


untuk istirahat.


Jimin merebahkan tubuhnya tepat disisi


Rachel.


"mengapa dunia ini kecil sekali,sekecil


tubuhmu itu".melihat ketubuh rachel.jimin

__ADS_1


memeluk Rachel menyusulnya ke alam


mimpi.


__ADS_2