Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
tidak sependapat ep6


__ADS_3

Pagi itu dirumah mewah nanmegah,nampak


para maid sibuk dengan aktivitas dan


kegiatan masing-masing.


Ajuma yang juga kepala seluruh pelayan di


rumah ini tengah sibuk memperhatikan maid


yang sedang menata hidangan dan peralatan


makan.


dari arah lif terdengar suara sepasang suami


istri yang sedang berdebat,ntah apa yang


sedang Meraka bahas.


"yobo,pikirkan baik-baik perasaan anak


kita,dia sudah dewasa,dia bisa memilih


dengan siapa dia akan menjalani


hari-harinya"


"pokoknya kalau Deddy gak setuju sama


rencana mommy....ya udah mommy mo


pindah".menarik kursi dan mendudukkan


bokongnya.


"kok ngancam mo pindah!!,emang kamu mo


pindah kemana???"..


"mommy mo ke-zimbague."melirik


ajuma,sementara yang dilirik bingung tidak


tau harus menanggapi ucapan nyonya


besarnya.


"emang mau ngapain kesana yobo??.."


"mau ikut perang,terus mommy


ketembak,mati.nah kamu dan anakmu bisa


balik ke-ingris.


"lah..setau Deddy yang lagi perangkan Ukraina sama Rusia,kok Deddy ketinggalan berita."mulai bingung dengan dirinya sendiri.sementara ajuma tak bisa menahan tawanya sembari tersenyum melayani majikanya.


"bodo.."memasukkan makanan kemulutnya dengan cepat.


kesal dengan sikap suaminya yang tidak


mendukung rencana ya kali ini dan aksi


pindah negarapun sudah tidak berdampak


pada suaminya.


"morning..mi,Ded" sapa pria tampan itu pada


kedua orangtuanya yang lagi tidak


akur,biasanya yang ia saksikan setiap hari


adalah rengekan sang mommy dan bujukan


sang Deddy yang berujung


mesra-mesraan,seperti dunia milik berdua


yang lain pada ngekos.


"morning son, morning jim".ucap keduanya secara bersamaan,menoleh kearah putra mereka.

__ADS_1


"ajuma"..ya tuan muda"mengambilkan beberapa roti dan meletakkannya di hadapan tuanmudanya.


"apa tidak ada badai hari ini,kok tumben sepi".


melirik kearah kedua orangtuanya yang tampak sibuk dengan sarapan masing-masing.


"sepertinya begitu tuan muda"ucap kepala pelayan itu tersenyum sembari melirik kearah suami-istri itu.


"ajuma,입 다물어. (ib-damul-eo\=diamlah)seru


keduanya.jimin hanya menggelengkan


kepalanya melihat tingkah kedua


orangtuanya yang seperti anak kecil.


"Jim,kapan kamu akan mengerti apa yang


mommy inginkan".


"Jimin ngerti mom".


mulai malas menanggapi omongan mommy


yang mulai menjurus kearah yang


menurutnya gak penting.


"atau mungkin tunggu mommy mati dulu baru


kamu sadar apa yang mommy


inginkan".mom"seru Jimin dan Deddynya


menunjukkan ketidaksukaan mereka pada


ucapan mommynya.


"kalau kamu sayang mommy, please lakuin


apa yang mommy bilang"


Jimin sudah habis kata-kata untuk


memilih untuk beranjak dari tempat


duduknya danpergi."pak Choi,ayo kita


berangkat"


"baik tuan"pak Choi berlari kecil menuju pintu.


"jim.,dengarkan mommy sayang..."


"lakukan apa yang mommy inginkan, Deddy


Jimin pergi dulu". Deddy mengangkat


tangannya sebagai tanda.


*


*


*


*


*


*


*


Rachel yang selesai bekerja.hari ini


rencananya akan menemui pria yang


menagih utang kepadanya.rachel ingin


meminta waktu yang lebih lagi sebab tidak


mungkin baginya melunasi utang sebanyak

__ADS_1


itu dalam waktu yang diberikan hanya 3


bulan.


Rachel memasuki rumah tempat ia dan Naira


datang."mau apa kamu kemari,apa uangnya


sudah ada"salah satu penjaga rumah itu


menghadang Rachel."bisa saya bertemu


dengan tuan Lee".dengan wajah yang takut


Rachel berbicara."tunggu disini",lalu pria itu


masuk dan tak berapa lama keluar bersama


dengan seorang lelaki paruh baya yaitu tuan


Lee.


tuan Lee menatap Rachel dari atas sampai


kebawah denga senyum yang menurut


Rachel sangat mengerikan dan menjijikkan.


"maaf tuan Lee,kedatangan saya kemari untuk


meminta tambahan waktu,karna saya tidak


akan bisa mengumpulkan uang sebanyak itu


dalam waktu 3 bulan tuan".."lalu kau mau


waktu berapa lama"tanya tuan Lee".


"kasi saya waktu 1tahun tuan saya akan lebih


giat lagi mengumpulkan uang".ck..ck..ck kau


pikir ini negaramu,entah besok kau sudah


tidak bisa tinggal di negara ini,lalu bagai


mana dengan uangku.


"sebaiknya kau cari kerja yang tidak


membutuhkan tenaga yang banyak,tapi


menghasilkan uang yang


banyak".memutar-mutar rokok yang ada


ditangannya.


"tapi saya tidak tau pekerjaan seperti apa tuan


Lee"."pelayan di club', atau jadi pemanas


ranjang saya"tersenyum penuh misteri


kearah Rachel."maaf tuan Lee tapi saya tidak


tertarik"menahan amarahnya yang terlihat


dari sorot mata Rachel pada tuan Lee.


"kalau begitu tidak ada jalan lain kecuali


melunasi hutang temanmu itu sesuai waktu


yang sudah saya


katakan".melambai-lambaikan tangannya


kearah Rachel sebagai tanda mengusirnya


dari tempat itu.dengan berat hati Rachel


pergi.ai tidak tau harus melakukan,part time

__ADS_1


apa lagi untuk menghasilkan uang.


__ADS_2