Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
kepulangan jeslin 2 ep 29


__ADS_3

sepasang suami-istri itu melakukan aktivitas


mereka masing-masing tanpa ada drama


yang selalu dibuat oleh sang pria.


"tumben,diam..biasanya selalu ngerjain


aku.atau mungkin dia lagi memikirkan


bagaimana cara menyambut kepulangan


orang yang dia cintai."Rachel menerka-nerka


sikap Jimin yang saat ini hanya duduk di


sofa mengotak-atik ponselnya entah apa


yang ia cari.


"tuan..ayo turun, mommy dan Deddy


menunggu untuk makan malam."mencoba


membuka pembicaraan.


"kemarilah sebentar."menarik Rachel duduk


dipangkuan dan memeluk pinggang Rachel


dengan erat.


"tapi tuan".takut mommy alin dan Deddy


Albert terlalu lama menuggu.


"apa begitu susah bagimu menuruti


kata-kataku?atau kau lebih suka jika aku


menghukummu seperti biasa?."menatap


Rachel dengan intens.rachel merasa sangat


sakit mengingat hal-hal seperti ini tidak akan


terjadi lagi sebab pemilik hati Jimin yang


sebenarnya telah kembali,entah apa yang


Rachel rasakan tapi ia membalas pelukan


hangat seorang Kim Jimin yang sejak


pertama bertemu adalah manusia yang tidak


tersentuh.


Rachel turun kelantai bawah setelah Jimin


menyuruhnya turun terlebih dahulu dengan


alasan dia ingin berbicara dengan Natan


masalah pekerjaan,tapi jauh dalam lubuk hati


Rachel Jimin tengah menyiapkan sesuatu


yang istimewa untuk jeslin.


menginjakkan kakinya


dilantai bawah ia mendengar suara tawa dari


dua orang wanita ,Rachel mendekati kearah sumber suara


tawa itu dan melihat seorang wanita yang


sangat cantik berpenampilan sangat


modis,dan bodinya bak model papan atas,tengah asik besenda gurau dengan mommy alin,nampak kedua wanita itu sangat akrab satu sama lain.


"reach..Jimin mana?.tanya mommy alin ketika


melihat keberadaan Rachel.


"sebentar lagi katanya mom."melihat kearah


wanita itu.


"oh..ia..kenalin ini jeslin kekasihnya


jimin.jeslin ini Rachel yang mommy ceritain."


"hai.. reach,aku jeslin.senang berkenalan


denganmu,semoga kedepannya kita bisa


akrab seperti kakak-adik sapa wanita itu


dengan sangat ramah dan senyuman


indahnya.


"hai.. eonni,saya Rachel.senang berkenalan


dengan eonni juga."sambut Rachel dengan


tersenyum yang ia buat senatural mungkin


walau jauh didalam hatinya ada kesedihan.


tak berselang lama setelah perkenalan itu


Jimin dan Deddy Albert turun dan bergabung

__ADS_1


bersama mereka,ada sesuatu yang menurut


Rachel aneh dimana Jimin hanya memasang


wajah datarnya dan tidak melihat sedikitpun


kepada jeslin.bahkan jeslin yang antusias


menyambut Jimin dengan berlari dan


memeluk jimin dan langsung menggandeng


tangan Jimin menuju meja makan.deddy


Albert yang melihat hanya menghembuskan


napas panjangnya berlahan agar tidak


didengar jeslin,sementara mommy alin


memberi tatapan tajam pada Deddy Albert.


"ayo..kita makan malam dulu sambil


ngobrol."mommy alin berusaha mencairkan


suasana yang dirasanya sudah mulai


tegang.mommy alin menarik kursi untuk


jeslin tempati,tempat duduk Rachel yang


sudah ia duduki beberapa bulan belakangan


ini.


"gadis idiot..apa kamu gak tau dimana tempat


dudukmu?."Jimin menatap Rachel


"saya disini juga gak masalah tuan."jawab


rachel,ia hanya mengikuti kemauan mommy


Jimin.


"apa kau tuli."Jimin sudah meninggikan


suaranya karena Rachel selalu beralasan,


mommy, Deddy dan jeslin saling pandang


mendengar suara Jimin.


"maaf..nona jeslin.ini tempat duduk nona


muda,jadi silakan nona duduk di kursi yang


lainnya."ajuma datang dan mencoba


"semua tempat sama saja sayang.biar kalian


lebih enak ngobrolnya."mommy alin


menimpali ucapan ajuma.


"apa kau tuli?,atau yang dikatakan ajuma


kurang jelas hahh?."Jimin sudah tidak bisa


menahan amarahnya dan membentak Rachel


"rach..."Deddy Albert memberi kode pada


Rachel untuk segera pindah disusul jeslin


yang beranjak menuju kursi lain dengan


perasaan malu,kesal dan heran dengan sikap


Jimin.ia tidak mau makan malam berantakan


karena ulah sang istri yang membawa jeslin


kembali kenegara ini.


deddy Albert sangat paham dengan sifat


putranya.akhirnya makan mereka


berlangsung dengan didominasi mommy alin


dan jeslin yang banyak bicara sedangkan


Jimin seolah bisu walau pertanyaan itu


ditujukan untuknya,ia hanya merespon ketika


Deddynya yang berbicara dan akan menatap


Rachel dengan tajam bila Rachel ikut


menanggapi cerita mommynya dan jeslin.


setelah makan malam Jimin dan Deddy


Albert nampak serius bercerita ditemani


wine yang mereka minum,sementara


ditempat lain ada mommy yang sibuk


membujuk jeslin yang masih sedih dengan


sikap Jimin di meja makan.

__ADS_1


"ajuma..kenapa tuan tidak merasa bahagia


melihat kekasihnya sudah kembali?."Rachel


juga merasa ada yang aneh dengan sikap


dingin Jimin.


"itu dulu..sekarang tidak."jawab ajuma yang


tengah sibuk menyusun peralatan makan


yang sudah di cuci bersama Rachel.


"memang sekarang siapa yang ada di hati


tuan Jimin?apa ajuma tahu?."Rachel


penasaran.


"nona muda orangnya,apa nona tidak sadar


juga?."Rachel tertawa jengah mendengar


ucapan ajuma yang menurutnya sangat tidak


masuk akal.


"apa hukuman selama ini kurang meyakinkan


nona muda."


"ahhh..ajuma..sssstt."Rachel panik dengan


penuturan ajuma.ia tidak menyangka ajuma


juga melihat hukuman Jimin atasnya.


"saya juga sering liat." bisik ajuma, Rachel


yang panik spontan menutup mulut ajuma


dengan tangannya.ajuma yang melihat


kelakuan absolute Rachel tidak bisa


menahan tawanya.


setelah selesai dengan urusannya rachel


bergabung dengan mommy alin dan


jeslin,walau ia hanya sebagai pendengar saja


karna baru mengenal jeslin.


Deddy Albert menyudahi perbincangan


mereka dengan alasan capek mau


istirahat,Jimin juga menghampiri Rachel dan


menyuruhnya mengikuti Jimin.


dengan secepatnya Rachel bangkit dan


mengikuti jimin meninggalkan jeslin dengan


sorot mata yang sedih.


"naik."menepuk tempat disebelahnya.rachel


dengan langkah yang perlahan menaiki


tempat tidur disebelah Jimin.


"apa kau takut karena aku membentakmu


tadi?."Jimin merasa bersalah karna


membentak Rachel diruang makan.rachel


hanya mengangguk pelan.


"jangan membantahku lagi.turuti aku bukan


mommy lagi ."jimin membawa kepala Rachel


kedadanya dan memeluk tubuh Rachel.


Rachel merasa nyaman dengan posisi


mereka saat itu ada rasa bahagia dan rasa


takut yang ia rasakan lenyap begitu saja saat


mendengar detak jantung Jimin di sertai


suara lembut Jimin yang membuat seolah


ia adalah istri yang sangat dicintai.tanpa


terasa kantuknya sudah tidak bisa


ditahannya,Jimin yang mendengar suara


napas teratur istrinya hanya tersenyum dan


mencium keningnya.


"ch..dasar..idiot.."Jimin tersenyum dan


mencium kening Rachel,menarik selimut


untukenutupi tubuh istrinya.

__ADS_1


__ADS_2