Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ep 74.


__ADS_3

"뭐라고 (apa katamu?)".Pekik Jimin bagai disambar petir menerima laporan dari salah satu bodyguard yang bertugas menjaga istrinya melalui ponsel."주글레... (cari mati...)".Jimin menggebrak meja dengan sangat kuat sampai Natan ikut merasa terkejut.


"Tuan... saya sudah mengerahkan seluruh bodyguard untuk mencari keberadaan nona muda."tutur Natan begitu mendengar kabar penculikan Rachel dari para bodyguard.


"Apa saja yang kau lakukan?."dengan emosi Jimin melayangkan bogem mentah kewajah Natan.Menumpahkan amarahnya begitu mengetahui istrinya diculik seseorang.


Natan hanya menerima pukulan Jimin yang mendarat diwajahnya tanpa pembelaan diri.


Natan sangat mengerti dengan kegelisahan jimin, karena hingga detik ini para bodyguard suruhanya belum tau siapa yang menculik nona muda mereka.


"Kerahkan semua para bodyguard ."bentak Jimin meluapkan emosi dan keputusasaannya."Michael cepat temui aku."Seru Jimin pada sepupunya melalui sambungan ponselnya.


*


*

__ADS_1


Dan disinilah mereka semua berkumpul,disebuah gudang rahasia bawah tanah yang memang sudah ada sejak lama,dan itu selalu digunakan secara rahasia dan hanya orang-orang tertentu dan kepercayaan dari keluarga Kim dan barnett saja yang berhak memasukinya.


"Bagaimana Michael apa kau mendapatkan sesuatu?."tanya Jimin sambil mengacak-acak rambutnya.frustasi itulah yang dirasakannya saat ini."Chagia aku akan menyelamatkan mu."Jimin berucap dalam hati.


"Ya..aku sudah menemukanya."jawab Michael yang masih fokus menatap layar komputer di hadapannya."Sepertinya seseorang sudah merencanakannya dengan rapi."timpal Michael setelah berhasil menemukan tempat penyekapan istri sepupunya itu.


"Bagus...kita bergerak sekarang!."


*


*


*


Ya.rachel berhasil mengingatnya,Tadi siang ketika dia hendak pulang karena mata kuliahnya sudah selesai,tapi begitu dia melewati jalan menuju parkiran tiba-tiba sebuah tangan membekapnya dari arah belakang detik kemudian dia sudah tidak mengingat apapun lagi.

__ADS_1


"wow...ternyata kau sudah bangun!".


Suara pria bertato sontak membuat Rachel terkejut, apalagi kini pria itu berjalan dan semakin dekat kearahnya."Siapa kau?lepaskan aku".."Bentak Rachel mencoba mengerakkan tangan dan kakinya yang terikat agar terlepas. Rachel tampak ketakutan melihat wajah dan tangan pria itu dipenuhi tato dan itu sangat menyeramkan bagi Rachel.


"Wow...selain cantik kau galak juga."kekeh pria itu dan kini sudah berjongkok tepat dihadapan Rachel."Mau bersenang-senang sebelum kau pergi?."Tawar pria yang bernama Dion pada Rachel lalu menyentuh dagu Rachel dengan lirikan yang menjijikkan.


"Cuihh."Saliva Rachel melayang tepat diwajah Dion."Dasar gila."Sentak Rachel dengan bengis dan mata yang sudah memerah.


Bukanya marah Dion malah menjilat ludah Rachel sambil terkekeh."Aku menyukai wanita sepertimu."Ucap Dion dengan mengelus lembut wajah Rachel.


Rachel memalingkan wajahnya kearah lain,lalu menatap Dion dengan mata tajam."Aku tidak mengenalmu jadi lepaskan aku."Teriak Rachel yang terus bergerak dan ingin lepas dari tali yang membelit tubuhnya.


"Aku akan melepaskan mu setelah aku menikmati tubuhmu yang kecil tapi menggiurkan ini."seru Dion yang mencengkram pipi Rachel dengan kuat hingga kulit putihnya terlihat memerah."Kita mulai sekarang?."lanjut Dion lalu menarik tengkuk leher Rachel mendekat.


Namun Suara salah satu anak buahnya mengurungkan niatnya untuk melajutkan aksinya."Mengganggu saja."geram Dion sambil berdiri dan keluar dari ruangan.

__ADS_1


Rachel mendengar suara Dion tengah berdebat dengan seorang wanita tapi Rachel tidak tau siapa wanita yang tengah berbicara dengan pria bertato itu."Tuhan...tolong aku...."Isak Rachel dengan tubuh yang bergetar hebat membayangkan tubuhnya dijamah pria lain selain Jimin suaminya.


__ADS_2