Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
memulai kegiatan baru ep23


__ADS_3

Dua Minggu berlalu setelah pertemuan Naira


dan Rachel,ia juga berangsur sudah


melupakan pertemuan itu dan kembali


seperti biasanya,setiap paginya hanya ada


kegiatan menyiapkan baju kerja yang akan


Jimin gunakan.sekarang Jimin juga tidak


pernah menolak memakai baju yang sudah


Rachel siapkan tapi tetap Jimin tidak banyak


bicara pada Rachel.


"sudah tiga bulan aku disini, mommy alin juga


sudah sebulan pergi ke Inggris."Rachel


menghitung waktu yang sudah ia lewati


dirumah ini.rasanya seperti jalan ditempat


dan tidak ada tanda-tanda kemunculan


wanita yang diharapkan ibu mertuanya itu.


tiba-tiba ponselnya berdering,ia melihat nama


Naira terpampang jelas dilayar ponselnya.


"hehh..aikhirnya kau membuktikan dirimu


manusia."mengangkat ponselnya.


"Rachel,apa kabar."Naira memulai percakapan.


"aku masih bisa mengangkat teleponmu,itu


artinya aku masih bernapas,masih hidup dan,


masih baik-baik saja."


Rachel menjawab dengan nada ketusnya.


"maaf,kapan kita bisa bertemu.sekalian aku


ingin membayar sebagian seperti yang


kujanjikan."


"aku sibuk."Rachel selalu menjawab


pertanyaan Naira dengan nada ketus.


"kapan kau ada waktu kabari aku,ya.."


"aku tidak punya waktu aku lagi sibuk mencari


pekerjaan."suara Rachel masih mode tidak


bersahabat.


"apa?,kau sedang mencari pekerjaan?.apa kau


mau bekerja ditempat aku yang


sekarang,kebetulan beberapa hari yang lalu


ada karyawan yang resign,kalau kau mau


datanglah."Naira ingin menebus kesalahan


yang sudah ia buat dan ingin memperbaiki


persahabatan mereka kembali.


"apa kau serius?,atau kau hanya


inginmembohongiku lagi?."tanya Rachel


selidik seolah sudah jera dengan apa yang


pernah Naira lakukan.


"Rachel..aku serius,aku mau kita seperti


dulu,aku ingin memperbaiki kesalahanku


padamu."


Rachel yang mendengar penuturan Naira


sebenarnya juga tidak tega bersikap


demikian,ia juga rindu masa-masa


kebersamaan mereka ketika masih tinggal di


sebuah kamar kos yang sempit dan berkerja


ditempat yang sama juga.


"begini saja kalau kau memang serius ingin


bekerja datanglah kealamat ini besok


pagi,jangan sampai terlambat,aku


menunggu."Naira mengirimkan alamat yang


ia sebutkan pada Rachel,dan menutup


teleponnya.


Rachel seolah tidak percaya dengan apa yang


ia dengar sungguh ia sangat memimpikan


dapat pekerjaan dengan cepat dan akhirnya


ia mendapatkannya.


ajuma yang memperhatikan Rachel sejak tadi

__ADS_1


merasa bahagia melihat suasana hati nona


mudany kembali.


"siang ajuma."sapanya ketika melewati ajuma.


"nona mau makan siang."tanya ajuma


"boleh.tapi ajuma juga ikut makan dengan


saya."ajak Rachel yang tidak ingin hari ini


makan sendiri lagi.


"tidak bisa begitu nona."ajuma berusaha


menolak ajakan Rachel.


"ajuma harus mau tidak ada penolakan,lagian


tidak ada mommy, Deddy,atau tuan Jimin


juga."ajuma tidak bisa memberikan alasan


untuknya menolak Rachel.mereka berdua


duduk dimeja makan menikmati makan siang


dengan menceritakan apa yang Naira


tawarkan.


"jadi nona masih percaya dengan wanita


itu."bingung sendiri, mengingat kejadian


waktu itu yang dialami Rachel sangat


membuat ajuma khawatir bila Rachel masih


berurusan dengan sahabatnya itu.


"ajuma,sekali ini kalau dia berulah lagi aku


akan menghajarnya dengan tanganku


sendiri."pembicaraan mereka akhirnya


berakhir setelah makanan yang dipiring


mereka berdua habis,ajuma juga tidak bisa


memaksakan pendapat kepada Rachel


mengingat Rachel dan Naira adalah sahabat.


pagi-pagi sekali Rachel sudah rapi,ia juga


tidak lupa menyiapkan baju untuk Jimin yang


masih tidur.menyiapkan beberapa berkas


yang akan dibawanya.jimin yang sudah


bangun langsung menuju kamar


masing-masing tanpa saling bicara sama


sekali.jimin meninggalkan Rachel yang


masih sibuk dengan kegiatannya sendiri


tanpa perduli ia langsung turun kebawah dan


menikmati sarapanya."selamat pagi tuan


sambut para maid."Jimin yang tidak


menjawab langsung duduk,ajuma juga


dengan sigap menyajikan sarapan.


Rachel turun terburu-buru dan langsung


berpamitan pada Jimin dan ajuma."morning


tuan,ajuma,saya permisi."Rachel buru-buru


seperti orang yang dikejar waktu,melihat


Rachel yang tidak seperti biasa merasa


heran.


"memangnya mau pergi kemana gadis bodoh


itu."tanya Jimin kepada ajuma.


"teman nona yang saya ceritakan itu.mau


nawarin kerjaan pada nona muda."


"apa dia tidak punya otak masih saja percaya


dengan manusia itu."seolah tidak habis pikir


dengan Rachel yang masih percaya dengan


orang yang membuatnya dalam masalah.


"saya,juga khawatir tuan,nona muda dapat


masalah lagi."


Jimin langsung mengambil ponselnya dan


menghubungi seseorang."ikuti dia,dan


laporkan padaku semua kegiatannya hari


ini."menutup ponselnya,ajuma lega Jimin


sudah memerintahkan para pengawal untuk


menjaga Rachel tanpa ia tahu.


jimin selalu mendapat laporan secara

__ADS_1


mendetail beserta Vidio rekaman tentang


kegiatan rachel.natan yang tau akan hal


itupun ikut berkomentar pada Jimin."kenapa


tidak menghancurkan wanita itu supaya tidak


berhubungan dengan nona muda tuan."


"tidak perlu."menurut Jimin wanita yang


bersama Rachel manusia biasa yang kapan


saja ia bisa hancurkan dengan mudah bila


membuat ulah lagi pada rachel.jimin mulai


memberikan perhatiannya sedikit mengingat


kisah yang diceritakan ajuma,ia juga bukan


manusi yang berhati batu.sebenernya Jimin


memiliki hati yang lembut dan penyayang


tapi akibat penolakan yang jeslin lakukan


hatinya kemudian menjadi keras dan dingin


pada makhluk yang bernama wanita.


Rachel senang sekali,akhirnya mulai besok


sudah ada kegiatan yang ia lakukan.naira


menepati janjinya mendapatkan pekerjaan


ditempat yang sama dengannya,Naira juga


mengenalkannya pada sosok wanita cantik


yang ia panggil eonni Yuri pemilik kafe.yuri


merupakan gadis berdarah campuran ibunya


merupakan warga negara yang sama dengan


Rachel dan Naira sedangkan ayahnya asli


orang korea.yuri juga sangat ramah dan baik,


hari pertama bertemu dengan Rachel.


"jangan lupa besok."Yuri mengingatkan Rachel.


"baik eonni."ia sangat beruntung dapat atasan


seperti Yuri yang memperlakukan


karyawanya layaknya sahabat.


Rachel berpamitan untuk pulang mengingat


waktu sudah menjelang malam.


dengan menaiki subway akhirnya Rachel tiba


dirumah terlebih dahulu.ia melihat belum ada


tanda-tanda Jimin sudah tiba.ia bergegas


masuk menuju kamarnya."hari ini sangat


melelahkan ,aku berendam sebentar


sebelum tuan pulang."Rachel melakukan


ritual berendamnya di Bathtub dan


menikmatinya,seharian mempelajari


pekerjaannya membuatnya lelah dan juga


menyenagkan,tanpa ia sadari Jimin sudah


masuk kedalam kamar dan mendengar


gemericik air dari dalam kamar


mandi."untung kau sampai duluan."Jimin tau


kegiatan apa saja yang Rachel lakukan dari


laporan para pengawal yang ia tugaskan


untuk mengawasi rachel.setelah selesai


dengan ritual mandinya Rachel keluar dan


mendapati Jimin duduk di pinggir tempat


tidur.buru-buru ia berlalu kekamar


ganti,setelah selesai Rachel datang


kehadapan Jimin.


"tuan,mulai besok saya akan bekerja."jimin


melihat kearah Rachel dengan tatapan


datarnya.


"lakukan apa yang ingin kau lakukan aku tidak perduli."


"terimakasih tuan."membungkukkan


badanya.jimin yang tidak mau berlama-lama


berhadapan dengannya berjalan menuju


kamar mandi.rachel tidak terlalu pusing


melihat sikap Jimin yang penting baginya


sekarang ia sudah mendapat pekerjaan,akan

__ADS_1


ada kesibukan yang ia lakukan.


__ADS_2