Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ep 70.


__ADS_3

Setelah menyelesaikan makan siang dan


puas bertukar cerita Rachel meminta bill


pada pelayan.kali ini Rachel akan


menggunakan black card milik Jimin untuk


pertama kalinya.


"Wow...jadi selama ini kau memiliki kartu sakti


ini?."decak kagum Naira melihat black card


yang dipegang Rachel.


"Apa tidak masalah kau menggunakannya


sayang?."tanya Yuri menimpali. Bukan


apa-apa Yuri takut Rachel terkena masalah


kembali.


"Eonni biarkan sekali ini Rachel traktir


kita."sela Naira dan langsung mendapat


pukulan dari Yuri."Yak... eonni kenapa suka


sekali memukuli ku?."teriak Naira tak terima dia selalu saja salah dimata Yuri.


"Tidak masalah eonni,lain kali kita bertiga


jalan-jalan dan aku yang akan traktir."seru


Rachel dengan membuat janji kembali akan


mentraktir Yuri dan Naira.


Meski dalam hatinya yang paling dalam ada


rasa was-was karena pertama kalinya


menggunakan kartu pemberian


jimin.Biasanya selama ini Rachel akan


menggunakan gajinya sendiri tapi berhubung


dia tidak punya uang sama sekali karena


Jimin sudah tidak mengizinkan untuk


bekerja.


"Sebentar aku bayar dulu."Rachel beranjak


menuju meja kasir dan melakukan


pembayaran.Tapi saat Rachel berbalik


terlihat Nicky sudah duduk bersama Yuri dan


Naira."Oppa Nicky."batinya.


"Hai.. Rachel apa kabar,lama tidak


bertemu?."seru Nicky dengan mengulurkan


tangannya kearah Rachel. Sebenarnya Nicky


juga hanya kebetulan lewat dan tanpa


sengaja melihat Yuri dan langsung menemui


nya dan keterkejutan Nicky semakin


bertambah kala melihat Rachel dengan


penampilannya yang baru.Terlihat bertambah


cantik dan modis dengan cara berpakaian.


"Oppa?."Rachel bahkan tidak menjawab


sapaan Nicky dan hanya menyambut uluran


tangan Nicky dengan raut wajah


yang tidak terbaca.


"Eonni bisa tinggalkan kami?ada hal penting


yang ingin ku bicarakan dengan Nicky oppa."

__ADS_1


Yuri mengerti apa yang ingin Rachel


bicarakan."Ya..sudah eonni dan Naira mau


balik ke cafe dulu."pamit Yuri memeluk dan


mencium pipi kanan dan kiri Rachel lalu


menarik tangan Naira pergi.Sudah saat


Rachel berterus terang pada Nicky tentang


statusnya yang sekarang.


"Oppa bisa kita bicara?."


"Of course". jawab Nicky dengan cepat.Sudah


lama Nicky tidak bertemu dengan


Rachel,sejak dirinya ditolak Nicky dengan


susah payah menyembuhkan hatinya dari


penolakan Rachel dengan menghilang


beberapa bulan.


"Tidak disini". seru Rachel yang memang


tidak memungkinkan baginya bercerita di


tengah ramainya manusia yang tengah


menikmati makan siang."Bagaimana kalau di


sana!."tunjuk Rachel pada sebuah taman


kecil tempat bermain anak.


"Boleh..ayo!."Nicky menyetujui usul Rachel


karena jauh di lubuk hatinya Nicky masih


menyimpan rasa cinta pada Rachel.


Akhirnya Nicky dan Rachel berjalan beriringan


menuju taman.Sambil bertanya kabar satu


jarak pada Nicky.


"Ada hal penting apa?."tanya Nicky begitu


mereka duduk."bay the way kamu makin


cantik."puji Nicky dengan jujur dengan


menatap wajah Rachel yang sudah tersipu


malu.


"Sebenarnya...."Rachel tidak meneruskan


ucapannya merasa ragu apa dia perlu


membicarakannya atau tidak.


"Kok..malah diam!."Nicky menautkan alisnya


menatap Rachel dengan penuh tanda tanya.


"Aku juga tidak yakin apa ini perlu atau


tidak."kekeh Rachel yang juga bingung harus


memulai dari mana?.


"Is ok.. oppa akan selalu


mendengar."Memotong ucapan Rachel.


"oppa sebenarnya aku sudah menikah."


"what?kau bilang apa cantik?."tanya Nicky lagi


karena memang tidak mendengar ucapan


Rachel dikarenakan suara bising truk besar


yang lewat disela-sela ucapan Rachel


barusan.


"Aku sudah menikah.Aku tidak ingin oppa

__ADS_1


mendengarnya dari orang lain ."ucap Rachel


kembali setelah menarik napas dalam-dalam


dan menghembusnya dengan susah payah.


"Jangan bercanda."kekeh Nicky tak


percaya."Lelucon macam apa itu?."timpal


Nicky dengan mengibaskan tangannya.Tidak


mungkin Yuri dan Shane yang merupakan


sahabat dekatnya menyimpan rahasia


sebesar ini.


"Serius oppa.suamiku Kim Jimin Adalberto


barnett."terang Rachel dengan menyebut


nama Jimin Secara lengkap.


"What?".


Mendengar itu Nicky sontak terdiam dan


langsung menatap Rachel tak


percaya.Bagaimana bisa pria bangsawan dan


terpandang seperti Jimin bisa mengenal


Rachel dan menikah dengannya."Apa Yuri


dan Shane tau soal ini."tanya Nicky


mengingat keduanya juga sangat dekat


dengan Rachel bahkan pernah menjodohkan


mereka.


"Hmmm."jawab Rachel memandang Nicky


dengan rasa bersalah.


"ck."decak Nicky seakan merasa dirinya


bodoh dan tidak tau apapun.


Rachel melanjutkan ucapanya dan


memberitahukan semau kebenaran tentang


dirinya dan hubungan dengan Jimin.Mulai


dari awal pernikahan hingga saat ini, Rachel


tidak ingin merahasiakannya lagi karena


sekarang yang ada dalam hatinya hanya ada


nama suaminya yaitu Kim Jimin Adalberto


barnett.


Sementara ditempat lain atau lebih tepatnya


disebuah ruangan kantor.jimin sudah


nampak emosi melihat dan mendengar


laporan para bodyguard yang bertugas


menjaga istrinya.


Natan bahkan sampai kewalahan


menenangkan atasan itu jika itu berkaitan


dengan istrinya."Tuan ini! nona muda tidak


melakukan apa-apa tapi kenapa tuan Jimin


seperti kebakaran jenggot?."gumam Natan


dalam hati, karena dari video yang dikirim


para bodyguard tidak menunjukkan adegan


mesra atau apapun itu yang disebut tuanya


keterlaluan.

__ADS_1


__ADS_2