
Setelah menyelesaikan makan siang dan
puas bertukar cerita Rachel meminta bill
pada pelayan.kali ini Rachel akan
menggunakan black card milik Jimin untuk
pertama kalinya.
"Wow...jadi selama ini kau memiliki kartu sakti
ini?."decak kagum Naira melihat black card
yang dipegang Rachel.
"Apa tidak masalah kau menggunakannya
sayang?."tanya Yuri menimpali. Bukan
apa-apa Yuri takut Rachel terkena masalah
kembali.
"Eonni biarkan sekali ini Rachel traktir
kita."sela Naira dan langsung mendapat
pukulan dari Yuri."Yak... eonni kenapa suka
sekali memukuli ku?."teriak Naira tak terima dia selalu saja salah dimata Yuri.
"Tidak masalah eonni,lain kali kita bertiga
jalan-jalan dan aku yang akan traktir."seru
Rachel dengan membuat janji kembali akan
mentraktir Yuri dan Naira.
Meski dalam hatinya yang paling dalam ada
rasa was-was karena pertama kalinya
menggunakan kartu pemberian
jimin.Biasanya selama ini Rachel akan
menggunakan gajinya sendiri tapi berhubung
dia tidak punya uang sama sekali karena
Jimin sudah tidak mengizinkan untuk
bekerja.
"Sebentar aku bayar dulu."Rachel beranjak
menuju meja kasir dan melakukan
pembayaran.Tapi saat Rachel berbalik
terlihat Nicky sudah duduk bersama Yuri dan
Naira."Oppa Nicky."batinya.
"Hai.. Rachel apa kabar,lama tidak
bertemu?."seru Nicky dengan mengulurkan
tangannya kearah Rachel. Sebenarnya Nicky
juga hanya kebetulan lewat dan tanpa
sengaja melihat Yuri dan langsung menemui
nya dan keterkejutan Nicky semakin
bertambah kala melihat Rachel dengan
penampilannya yang baru.Terlihat bertambah
cantik dan modis dengan cara berpakaian.
"Oppa?."Rachel bahkan tidak menjawab
sapaan Nicky dan hanya menyambut uluran
tangan Nicky dengan raut wajah
yang tidak terbaca.
"Eonni bisa tinggalkan kami?ada hal penting
yang ingin ku bicarakan dengan Nicky oppa."
__ADS_1
Yuri mengerti apa yang ingin Rachel
bicarakan."Ya..sudah eonni dan Naira mau
balik ke cafe dulu."pamit Yuri memeluk dan
mencium pipi kanan dan kiri Rachel lalu
menarik tangan Naira pergi.Sudah saat
Rachel berterus terang pada Nicky tentang
statusnya yang sekarang.
"Oppa bisa kita bicara?."
"Of course". jawab Nicky dengan cepat.Sudah
lama Nicky tidak bertemu dengan
Rachel,sejak dirinya ditolak Nicky dengan
susah payah menyembuhkan hatinya dari
penolakan Rachel dengan menghilang
beberapa bulan.
"Tidak disini". seru Rachel yang memang
tidak memungkinkan baginya bercerita di
tengah ramainya manusia yang tengah
menikmati makan siang."Bagaimana kalau di
sana!."tunjuk Rachel pada sebuah taman
kecil tempat bermain anak.
"Boleh..ayo!."Nicky menyetujui usul Rachel
karena jauh di lubuk hatinya Nicky masih
menyimpan rasa cinta pada Rachel.
Akhirnya Nicky dan Rachel berjalan beriringan
menuju taman.Sambil bertanya kabar satu
jarak pada Nicky.
"Ada hal penting apa?."tanya Nicky begitu
mereka duduk."bay the way kamu makin
cantik."puji Nicky dengan jujur dengan
menatap wajah Rachel yang sudah tersipu
malu.
"Sebenarnya...."Rachel tidak meneruskan
ucapannya merasa ragu apa dia perlu
membicarakannya atau tidak.
"Kok..malah diam!."Nicky menautkan alisnya
menatap Rachel dengan penuh tanda tanya.
"Aku juga tidak yakin apa ini perlu atau
tidak."kekeh Rachel yang juga bingung harus
memulai dari mana?.
"Is ok.. oppa akan selalu
mendengar."Memotong ucapan Rachel.
"oppa sebenarnya aku sudah menikah."
"what?kau bilang apa cantik?."tanya Nicky lagi
karena memang tidak mendengar ucapan
Rachel dikarenakan suara bising truk besar
yang lewat disela-sela ucapan Rachel
barusan.
"Aku sudah menikah.Aku tidak ingin oppa
__ADS_1
mendengarnya dari orang lain ."ucap Rachel
kembali setelah menarik napas dalam-dalam
dan menghembusnya dengan susah payah.
"Jangan bercanda."kekeh Nicky tak
percaya."Lelucon macam apa itu?."timpal
Nicky dengan mengibaskan tangannya.Tidak
mungkin Yuri dan Shane yang merupakan
sahabat dekatnya menyimpan rahasia
sebesar ini.
"Serius oppa.suamiku Kim Jimin Adalberto
barnett."terang Rachel dengan menyebut
nama Jimin Secara lengkap.
"What?".
Mendengar itu Nicky sontak terdiam dan
langsung menatap Rachel tak
percaya.Bagaimana bisa pria bangsawan dan
terpandang seperti Jimin bisa mengenal
Rachel dan menikah dengannya."Apa Yuri
dan Shane tau soal ini."tanya Nicky
mengingat keduanya juga sangat dekat
dengan Rachel bahkan pernah menjodohkan
mereka.
"Hmmm."jawab Rachel memandang Nicky
dengan rasa bersalah.
"ck."decak Nicky seakan merasa dirinya
bodoh dan tidak tau apapun.
Rachel melanjutkan ucapanya dan
memberitahukan semau kebenaran tentang
dirinya dan hubungan dengan Jimin.Mulai
dari awal pernikahan hingga saat ini, Rachel
tidak ingin merahasiakannya lagi karena
sekarang yang ada dalam hatinya hanya ada
nama suaminya yaitu Kim Jimin Adalberto
barnett.
Sementara ditempat lain atau lebih tepatnya
disebuah ruangan kantor.jimin sudah
nampak emosi melihat dan mendengar
laporan para bodyguard yang bertugas
menjaga istrinya.
Natan bahkan sampai kewalahan
menenangkan atasan itu jika itu berkaitan
dengan istrinya."Tuan ini! nona muda tidak
melakukan apa-apa tapi kenapa tuan Jimin
seperti kebakaran jenggot?."gumam Natan
dalam hati, karena dari video yang dikirim
para bodyguard tidak menunjukkan adegan
mesra atau apapun itu yang disebut tuanya
keterlaluan.
__ADS_1