Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ep 85.


__ADS_3

Sudah dua hari ini keadaan Rachel semakin


lemah dan tidak berselera makan,Setiap pagi


dia akan mual dan memuntahkan lendir yang


sangat pahit dari dalam tenggorokannya.


Jimin bahkan mengajukan cuti,agar Rachel


istirahat total.Kalau ditanya kenapa tidak


pergi ke dokter atau memanggil dokter


Michael seperti biasanya.Maka jawabannya


Rachel selalu menolak dengan tegas dan


mengatakan kalau dia hanya butuh istirahat


dan Jimin akan selalu kalah bila sudah


demikian.


"Ahhh...ada apa dengan-ku."Gumam Rachel,


mendudukkan dirinya di gazebo dekat kolam


renang rumah Jimin.


Setiap pagi rasa mualnya selalu mengganggu


dan Jimin akan selalu mengikutinya sampai


kekamar mandi sambil memijit tengkuk


Rachel dengan penuh khawatir.


"Ting."


Notifikasi ponsel miliknya Rachel berbunyi,


menandakan seseorang mengirim pesan


padanya.Tapi begitu membuka pesan yang


baru saja diterimanya kekesalannya terlihat


jelas di-wajah cantiknya.


"Haissss..Dia ini."Ucapnya sangat kesal."Apa


aku tidak memiliki photo yang cantik hingga


dia menggunakan photo-ku yang seperti ini


sebagai wallpaper."Oceh Rachel tak henti


saat melihat photo dirinya yang tengah


terlelap didalam mobil dengan mulut terbuka


dan air liur yang mengalir.


Siapa lagi pelakunya kalau bukan Jimin,suami


sekaligus manusia yang selalu berhasil


membuat darah tingginya naik-turun.Ya,Jimin


mengirimkan photo wallpaper ponselnya dan

__ADS_1


mengirimkannya pada Rachel dengan hastag


"Bagaimanapun bentuk-mu kau selalu


menggemaskan Dimata ku chagia.I ❤️ YOU."


"Dia ini mirip siapa sebenarnya". Mengerutkan


dahinya, mencocokkan sifat Jimin dengan


kedua orangtuanya."Kalau mirip Deddy,


sepertinya tidak mungkin.aaaa...aku tau kau


pasti mirip_____."


"Siapa yang mirip siapa?."Potong mommy


alin.


"Mommy!."Kaget Rachel spontan menutup


ketat bibirnya."Mommy disini?."Tanya Rachel


kembali dengan perasaan takut.


"Aku yang lebih dulu disini sebelum kau


datang."Jawab mommy alin santai, berjalan


kearah gazebo.Mommmy alin sedang


memandangi bunga-bunga di-taman yang


berjarak beberapa meter dari gazebo,


rencananya hari ini dia ingin menikmati udara


pagi sambil melihat bunga kesayangannya.


mendengar Rachel mengomel pada


seseorang dan terkesan mengumpat.


"Kau belum menjawab


pertanyaannya-ku,Siapa yang kau


maksud?."Kini mommy alin sudah duduk


tepat disamping Rachel dan tentunya dengan


wajahnya juteknya."Apa kau sedang


mengumpat jimin."Tebak mommy alin karena


Rachel menunjukkan gelagat mencurigakan.


"Mom 미안해 (mianhae \=maaf)."Menunduk


kearah mommy alin dengan perasaan


takut ."Mom juga pasti kesal kalau punya


suami seperti ini."Rachel menyerahkan


ponselnya, menunjukkan pesan yang Jimin


kirim padanya."Mom sangat beruntung, Deddy Albert sangat romantis."Ucap


Rachel.Mengingat Deddy Albert dengan

__ADS_1


segala wibawanya.


"Jadi karena ini kau mengira Jimin mirip


mom?."Tanya mommy alin dengan senyum


smirknya dan menyerahkan kembali ponsel


Rachel."Kau tau Deddy Jimin juga melakukan


hal yang sama pada-ku dulu."Jawab mommy


alin dengan jujur.


Rachel menutup mulutnya, rasanya tidak


percaya kalau Deddy Albert juga memiliki


tingkat keisengan yang sama seperti Jimin


suaminya."정말..? (jeongmal


\=sungguh?)."Tanya Rachel seakan tidak


percaya dengan ucapan mommy Jimin.


"Apa aku terlihat seperti berbohong?."Sentak


mommy alin dengan sinis.


Rachel tersenyum kikuk sambil menggaruk


kepalanya yang tidak gatal."아니 아니 ..(Ani


Ani \=tidak.. tidak)."Timpal Rachel


Melambaikan kedua tangannya, merasa tidak


enak hati."Aku pikir Jimin mewarisi sifat


mommy."


"Ajumma bilang kau sakit?,Apa sudah


kedokter?."Tanya mommy alin mengalihkan


pembicaraan, teringat curhatan ajumma


yang mengkhawatirkan Rachel pada mommy


alin.


"Kecapean aja mom."Jawab Rachel."걱정 하지마 (Geokjeong hajima \=jangan


khawatir)."Lanjut Rachel dengan senyum


mengembang,melihat perhatian mommy alin


padanya walau terkesan cuek tapi mommy


alin ternyata masih perduli.


"Ch..aku tidak mencemaskan-mu,tapi aku


mencemaskan putra-ku.pekerjaannya akan


terganggu karena selalu


mencemaskan-mu."Balas mommy alin


dengan ketus."Tapi aneh...kenapa kau mual

__ADS_1


Hanya karena melihat lobster?."Gumam mom


alin penasaran.


__ADS_2