Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
penggila kerja


__ADS_3

Dua tahun telah berlalu,Jimin menjalani


hari-harinya dengan gila kerja,ya Jimin sudah


tidak mau memikirkan wanita karna baginya


hanya akan membuat masalah dan sakit hati


baru pada dirinya sendiri.


tok..tok ...masuk sahut Jimin tanpa menoleh


kearah pintu.


tuan meeting 10menit lagi akan dimulai.


hmmm...Natan apa semua berkasnya sudah


beres semua saya tidak mau ada kendala


diproyek ini.


sudah tuan,anda tidak perlu hawatir..


ya..itulah alasan aku memilihmu jawab Jimin


datar dan beranjak pergi bersama Natan


sekretarisnya itu.


sampai ditempat yang sudah ditentukan


merekapun melakukan meeting dengan


lancar tanpa kendala,sesuai dengan apa


yang Jimin ucapakan kalau Natan memang


orang kepercayaannya dan juga Natan pula


yang tau hari -hari Jimin yang selama ini


dijalani Jimin dengan menyibukkan diri


dengan pekerjaannya


"tuan jimin,apa tidak ingin mencari pengganti


nona jeslin"? tanya Natan hati-hati karna dia


tau Jimin sensitif dengan pertanyaanya.tapi


tetap memaksakan karna paksaan dari


nyonya besarnya yaitu mommy Jimin.


"aku tidak mau menjawabnya,karna kau pasti


tau jawabannya Natan"ucap Jimin tanpa


menoleh sedikitpun kearah Natan dan fokus


pada ponsel yang ia mainkan sejak masuk


kemobil.


"apa mommy yang memaksamu buat ajuin


pertanyaan konyol mu itu"menatap intens


kearah Natan yang mulai panik kalo Jimin


tiba -tiba marah dan menatap tajam seperti


ingin menelannya hidup-hidup

__ADS_1


"nyonya besar hanya ingin melihat anda


memiliki sebuah keluarga,dan mungkin


nyonya besar pengen punya cucu tuan"


lama-lama kamu kok mirip mommy


ya..Natan..malas menanggapi ocehan Natan


yang dianggapnya tidak ada mutunya.


"fokus pada proyek ini kalo ada sedikit


masalah saja kamu saya gantung"ucap Jimin


tegas.


"baik tuan...Natan memilih tidak lagi mau


membahas yang disuruh mommy nya Jimin


karna Natan lebih takut kepada Jimin


daripada nyonya besarnya.


Sampai dirumah Jimin disambut dengan


wajah sang mommy dan beberapa pengawal


di Mension mereka.


"malam tuan jimin" sahut para pengawal


menundukkan kepala.jimin berlalu tanpa


menanggapinya.


"sayang apa kamutu selalu harus pulang


penting".mommy merasa kasian melihat


putranya yang selalu pergi dipagi hari dan


pulang dimalam hari setiap harinya.


"mom i'm fine is ok...Jimin suka" berusaha


menenangkan sang mommy.


"sayang izinkan mommy yang Carikan calon


istri buat kamu.mommy tau kamu pasti


menolak tapi please dengerin dan ngertiin


mommy sekali ini.


"kenapa mommy gak ikut Deddy keingris aja


sih mom"


"gimana mommy mo ikut Deddy kalo


kamunya masih kacau begini" sahut mommy


"kacau bagaiman Jimin masih hidup dan


baik-baik aja mom"memperlihatkan tubuhnya


yang masih tampan dan kekar.


"ya..kamu memang masih baik secara tubuh


tapi hati kamutu yang gak baik jim"ucap sang

__ADS_1


mommy yang gak mau kalah.


"apa mommy pikir Jimin gila gitu.mom Jimin


capek Jimin mau istirahat ok.berlalu menuju


lif menuju kamar tidurnya.karna berdebat


dengan sang mommy akan jauh lebih


menguras tenaga dan emosinya ketimban


bekerja Samapi malam.


"mommy akan pastikan jeslin akan pulang


kenegara ini dan meminta untuk kembali


padamu"


mommy Jimin punya renca yang dia sendiri


buat tanpa sepengetahuan suami atau lebih


tepatnya Deddy Jimin tidak tau sama sekali


apa yang akan direncanakan istrinya..dan kali


"ini tidak boleh gagal lagi"..


selesai mandi dan mengganti pakaiannya


dengan piyama tidur.


jimin perpikir tentang usulan mommynya.dia


juga ingin membahagiakan mommy.


tiba-tiba ponselnya berdering,Jimin melihat


bahwa Deddynyalah yang menghubunginya.


"hai Ded..sahut Jimin


"hai son, everything is ok son",tanya sang


Deddy seolah tau apa yang terjadi barusan.


"yes..ucap Jimin pada Deddynya."ohh


ya..gimana keadaan grand ma,ang grand pa


Ded"..tanya Jimin


"sehat".. Sahut sang dedy.kamu kalau gak


setuju pendapat mommy jangan diambil


pusing Jim,tapi pendapat mommy juga gak


salah kan son"


ya..Jimin tau Ded.. is ok..nanti Jimin


pertimbangkan lagi, Deddy jaga kesehatan


karna mommy gak ada disana.


"is ok son..ya sudah istirahatlah kamu pasti


baru pulangkan?.


"ia Ded bay..Jimin menutup teleponnya dan


langsung naik ketempat tidur untuk langsung

__ADS_1


tidur karna Ian memang sangat lelah.


__ADS_2