
Kedatangan jeslin benar-benar membuat
Rachel tersadar jika selama ini Jimin hanya
merindukan tubuhnya dan itu bukan karena
cinta melainkan nafsu seperti pria dewasa
pada umumnya.
Sepanjang jalan Rachel menolak duduk
dipangkuan Jimin dengan alasan dia datang
bulan membuat perutnya tidak nyaman.jimin
juga tidak seperti biasa memaksakan
kehendaknya melainkan pria itu membiarkan
Rachel duduk berjarak dengannya.
Ditambah lagi begitu momnya alin
mengatakan jeslin kecelakaan dan sedang
dirawat.jimin langsung mengikuti
mommynya kerumah sakit Tanpa
berbicara atau sekedar basa-basi padanya.
"Harusnya aku sadar sejak dulu bukan malah
terjebak dengan perasaan seperti ini". Rachel
mengusap-usap dadanya yang terasa
sesak.tanpa sadar air matanya menetes
begitu saja."Dasar air mata
bodoh."mengusap matanya dengan kasar.
*
*
Jimin berdiri dipinggir tempat tidur jeslin
dengan wajah kesalnya.bagaimana tidak
kesal waktunya terbuang percuma begitu
melihat jeslin hanya terluka sedikit dan
sebenarnya tidak perlu dirawat dirumah sakit.
"Mom sebaiknya kita pulang jeslin juga tidak
parah."hendak berlalu tapi jeslin malah
menahan tangan Jimin."Ck mau apa
lagi?."tanya Jimin dengan wajah memalas.
"Temani aku sebentar."pinta jeslin dengan
wajah sendu.
"Biar mommy pulang duluan kamu temani
dulu jeslin."mommy alin ingin memberikan
ruang agar Jimin dan jeslin dapat
memperbaiki hubungan mereka.
__ADS_1
"tapi mom___."
"Mom pergi dulu."mommy alin motong
ucapan putranya dan pergi meninggalkan
kamar jeslin Tanpa mau mendengarkan
ucapan jimin.
Melihat kepergian mommynya Jimin
menghembuskan napas dengan kasar."Apa
kau dan mommy dibalik ini
semua?."mengarahkan pandangannya ke
arah jeslin.jimin yakin mommynya dan jeslin
tengah merencanakan sesuatu.
"Jim.. sayang,kau mencurigai ku?."jeslin
memasang muka sedih untuk menarik
perhatian Jimin."Kau mengenalku dari
dulu."jelas jeslin tidak terima Jimin
mencurigai dirinya.
"Jeslin come on itu dulu.aku tau hari ini kau
menemui istriku."Jimin tau semua kejadian
hari ini tapi Jimin membiarkan jeslin
bertindak semaunya dan juga membiarkan
Rachel yang selalu menghindar darinya
Ada alasan dari semua tindakan jimin.dia
ingin mengetahui seberapa besar rasa
cemburu Rachel padanya dan begitu dia tau
kalau Rachel sedang cemburu maka Jimin
akan menyatakan cintanya pada wanita
itu.jimin juga ingin mengetahui seberapa
jauh rencana licik jeslin ingin memisahkan
Rachel darinya.
"Jadi kau memata-matai Rachel."seru jeslin
tak percaya dan mendapat anggukan dari
Jimin."Itu artinya kau tidak mempercayainya".
jeslin mengangkat sudut bibirnya.
"Aku hanya ingin memastikan istriku aman dari manusia licik seperti mu."tukas Jimin yang tau betul sifat jeslin.
"What."jeslin tak percaya Jimin begitu
menjaga Rachel dengan penjagaan yang
ketat Dari body guard yang menyamar dan
selalu berada di sekeliling Rachel."Apa kau
yakin dia mencintai mu?, yang kutahu dia
__ADS_1
hanya ingin melunasi hutang-hutangnya dan
segera kembali kenegara asalnya dan tentu
saja menikmati uang yang diberikan mommy
padanya.jelas Jeslin pada Jimin.
"Bagaimana bisa dia tidak mencintaiku,
sementara benih unggul ku akan
berkembang ditubuhnya."kekeh Jimin
mengingat kegiatan panas mereka yang tidak
menggunakan pengaman dan itulah yang
Jimin inginkan.mengikat Rachel dengan
menghamili wanita itu.
Mendengar ucapan Jimin membuat darah
jeslin mendidih.selama menjadi kekasihnya
Jimin tidak pernah sekalipun menyentuhnya
bahkan bisa dihitung berapa kali mereka
berciuman bibir.tapi dengan gamblangnya
Jimin membeberkan hubungan panas
keduanya dihadapan jeslin.
"sudah cukup.", teriak jeslin menutup telinganya."Kau ingin pergi?, pergilah."kesal
langsung turun dari brankar meninggalkan
jimin yang masih berdiri.
"Ck sudah kuduga". gumamnya.Jimin melihat
jeslin yang keluar dari ruangannya dengan
kesal karena rencananya Gagal total.
Begitu sampai dirumah jimin juga harus
meladeni banyaknya pertanyaan dari
mommynya.jimin memijat keningnya pusing
dengan mommynya yang tidak terima karena
membiarkan jeslin sendirian padahal Jimin
sudah menjelaskan kalau wanita itu sudah
kembali kerumahnya.
Mendengar rentetan komentar dari
mommynya membuat Jimin menggosok
telinganya yang terasa panas dan memilih
pergi menuju kamarnya tidak menghiraukan
teriakan mommynya.
"Kemana dia?." mencari keberadaan Rachel
begitu memasuki kamarnya, tapi tidak
menemukan wanita itu."Mungkin dia
__ADS_1
bersama ajumma".tebak Jimin dan
melangkah menuju kamar mandi.