Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
kepulangan jeslin ep 28


__ADS_3

pernikahan Yuri dan Shane tinggal 3 hari


lagi,para karyawan juga nampak antusias


menyusun barang -barang sovenir


pernikahan dua sejoli itu.shane juga pria


yang sangat baik dan sangat mencintai


Yuri,mereka merupakan pasangan yang


sangat romantis.


"reach,tinggal aku yang belum menikah,aku


mau punya calon suami seperti oppa


Shane."menunjuk kearah sejoli yang tengah


duduk tak jauh dari mereka.


"aku juga maulah punya suami yang


baik."Rachel menghentikan kegiatannya dan


beralih melamun.


"huss..kamu kan udah nikah?."sela Naira


"kamukan tau pernikahanku seperti


apa?.jawab Rachel mengingat status


pernikahan ya.


"hayooo...lagi ngomongin apa?."tanya Shane


yang tiba-tiba datang dengan Yuri


menghampiri mereka.


"reach..kamu tau oppa ada kerja sama bisnis


sama Jimin suami kamu."terang Shane pada


Rachel.


"nggak".jawab Rachel cepat karna ia memang


tidak tahu menahu hal itu.


"memang kenapa oppa?."tanya Rachel


penasaran.


"biasanya Jimin itu orang yang paling susah


di jadikan rekan bisnis,harus lulus


seleksi,apa lagi Shane masih baru di dunia


bisnis."Yuri menjelaskan tentang sikap Jimin


yang arogan dalam dunia bisnis.


"trus...apa hubungannya?."tanya Rachel


kembali bingung.menurut Rachel Jimin


memang manusia yang dingin dan arogan


dalam segala aspek kehidupan.


"mungkin karna kamu."jawab Shane.


"karna aku bagaimana maksud oppa?."Rachel


semakin bingung dengan jawaban Shane.


"ya..kalau oppa Shane macam-macam


kamulah dihukum tiap hari,hukuman yang


sering kamu terima."Naira menjawab dengan


tawa yang sudah meledak,Yuri dan Shane


tidak ketinggalan.


"haaiisss.."Rachel sangat kesal jika ia selalu


diingatkan dengan hukuman yang Jimin


berikan.sepanjang hari ini yang mereka


lakukan hanya bercanda dan membuat


Rachel kesal karena selalu jadi bahan


tertawaan mereka bertiga, sampai tak terasa


hari sudah sore.


seorang pria yang tengah


duduk dalam mobil yang terparkir tak jauh

__ADS_1


dari cafe tersenyum melihat istrinya yang


sedang cemberut akibat ulah tiga manusia


yang didekatnya.


"natan..kenapa semakin hari dia semakin


menarik saja."Natan yang sudah mengerti


arah pembicaraan tuanya hanya menjawab


dengan anggukan saja.


"kenapa kau diam?apa kau tuli?."Jimin kesal


karna Natan tidak merespon ucapannya.


"nona muda memang gadis yang manis dan juga baik hati


tuan."jawab Natan berusaha menenangkan


Jimin.


"berani sekali kau memuji istriku,apa kau mau


aku mengirimmu kekutub Utara tanpa


benang sehelaipun."dengan nada


kesal.dengan cepat Natan menggelengkan


kepalanya."dijawab salah ngak di jawab salah


juga."gumam Natan


"aku mendengarnya."Jimin menjawab


ketus.natan hanya bisa pasrah.


selang beberapa menit kemudian gadis yang


mereka ceritakan datang bersama


pak'choi.jimin selalu menunggu didalam


mobil sementara pak'choi yang akan


menjemput Rachel kedalam cafe bila Jimin


pulang cepat.


"kenapa lama sekali?."setibanya didalam


mobil rachel sudah di suguhkan perntanyaan.


"saya nggak tau kalau tuan yang jemput".jelas


Rachel.


mengembang."apa taunya hanya


menghukum orang..aaahhh menyebalkan


sekali."Rachel berbicara berbisik tapi


naasnya Jimin masih dapat mendengarnya.


"gadis idiot..aku mendengarnya."tersenyum


smirk kearah Rachel.


"maaf tu..an."


Natan yang berada di samping pak'choi


tersenyum melihat ulah dua manusia yang


ada dibelakangnya.


tanpa aba-aba Jimin langsung menarik dagu


Rachel dan mencium dan menggigit.


"tu..an..ada Natan dan pak'choi."Rachel selalu


malu dengan ulah Jimin yang seenaknya


menciumya tanpa melihat tempat.sementara


Jimin memasang muka datarnya seolah


tidak merasa malu.


"pak'choi...Natan..apa kalian melihat


sesuatu?."


"tidak tuan."ucap keduanya serentak.


"mereka juga tidak lihat apa-apa."menarik


pinggul Rachel agar semakin dekat


denganya.rachel yang malu dan risih dengan


posisi yang Jimin inginkan berusaha

__ADS_1


menghindar dengan mengerakkan tubuhnya.


"kalau kamu gak bisa diam,saya hukum kamu


berkeringat malam ini."senyum Jimin


membuat Rachel bergidik ngeri.


selama perjalanan Rachel hanya patuh


dengan adegan-adegan konyol yang


dilakukan pria disebelahnya, ia ngak mau


melakukan lebih bila Jimin tidak


mencintainya begitu pula sebaliknya Jimin


tidak akan melakukan bila Rachel belum


menyatakan cintanya.


(sama-sama nunggu🤭🤭🤭🤭).


sampai dirumah, suasana rumah nampak


berbeda,para maid nampak hilir mudik


mempersiapkan sesuatu.rachel dan Jimin


masuk kedalam rumah yang disambut


pengawal dan maid."selamat sore tuan,nona.


nyonya dan tuan besar sudah menunggu


anda."


"mommy,Deddy ada disini."ucap Rachel tidak


percaya dan heran,sedangkan Jimin hanya


memasang wajah datarnya dan biasa


saja.tak berselang lama mommy alin dan


Deddy Albert menghampiri yang disambut


Rachel dengan pelukan bahagia.


"hai mom,Ded.kok..gak bilang.?tanya Rachel


antusias sementara Jimin hanya menyapa


dan memeluk Deddynya dan langsung


menuju kamar.rachel yang melihat


perubahan Jimin tidak mau ambil pusing


setidaknya Jimin tidak akan berani


menghukumnya macam-macam selama ada


orangtuanya.


"ini supprais sayang...cepatlah mandi kita


akan kedatangan tamu istimewa.doa kita


akan terjawab."


"tamu istimewa?,siapa mom?."tanya Rachel


antusias dalam pikiranya mungkin grand ma


dan grand pa Jimin dari Inggris tapi kenapa


diumpetin.rachel berusaha menebak dalam


hatinya.


"jeslin,tapi jangan beritahu Jimin dulu.ok".


deg....


entah kenapa hati Rachel sakit mendengar


nama wanita itu.wanita yang dia harapkan


dan selalu didoakanya agar datang


secepatnya untuk membebaskanya dari


ikatan dengan jimin.tapi mengapa hari ini


hari yang ia tunggu-tunggu selama beberapa


bulan ini malah membuat hatinya seperti


diremas dan rasanya sakit."kenapa ini?kenapa begitu sakit".Rachel menahan


dadanya dengan tangannya.


"jangan ngelamun,cepat mandi."suara


mommy alin menyadarkannya.rachel

__ADS_1


bergegas kekamar mengikuti Jimin yang


sudah pergi lebih dahulu.


__ADS_2