
Tepat hari ini tanggal 13 Oktober, usia
pernikahan Jimin dan Rachel genap
setahun.Jimin merencanakan sesuatu yang
tak pernah terbayangkan Rachel istrinya.
Ajumma yang bertugas membawa Rachel
keluar dari rumah atas perintah Jimin dan
membawa Rachel ke sebuah salon termahal
di daerah soul, dengan alasan kalau hari ini
mommy alin akan merayakan ulang tahun.
"Semua sudah beres tuan."Natan memberikan
laporan pada Jimin setelah memeriksa ulang
hasil kerja para wedding organizer yang
bertugas di kediaman Jimin.
"Jangan ada kesalahan sedikitpun..kau
mengerti!."seru Jimin dan fokus pada layar
laptopnya.
Jimin ingin memberikan kejutan pada istri
tercintanya.mengingat saat pernikahan
mereka tidak saling mengenal satu sama lain
bahkan pernikahan itu sama-sama tidak di
inginkan oleh keduanya.
Tapi kali ini berbeda,Jimin ingin memberikan
sesuatu yang istimewa pada istrinya yang
akan di ingat selamanya.
*
*
Menjelang sore hari Jimin sudah berada
dirumah dan memastikan semua sudah siap,
untuk menyambut kepulangan istrinya
bersama ajumma.
"Kenapa aku jadi grogi seperti ini."ucap Jimin
yang telah rapi, meremas kedua tangannya
yang terasa dingin.Entah kenapa hari ini
sangat berbeda dengan setahun yang lalu,
dimana Jimin tidak merasa grogi sama sekali
bahkan dia dengan santai menyelesaikan
meeting dengan Natan di hari pernikahannya.
Michael yang di samping Jimin hanya
mengangkat bahunya."Tarik napas
dalam-dalam lalu buang berlahan."timpal
Michael dan Jimin melakukannya untuk
mengurangi rasa gugupnya namun tidak
berhasil.
Beberapa kali Jimin terlihat menyeka keringat
di-dahinya padahal cuaca hari ini begitu
dingin."Kenapa cuaca berubah sepanas
__ADS_1
ini."batinya.
Hingga akhirnya Rachel sampai didepan
gerbang dengan gaun yang sudah disediakan
oleh pihak salon untuk dikenakannya.
Rachel nampak sangat cantik dengan gaun
berwarna putih di padu dengan makeup
sederhana dan rambut yang terurai
bergelombang semakin memancarkan
kecantikan di wajahnya.
"Ajumma Kenapa aku harus memakai gaun
seperti ini? seperti pengantin saja."Rachel
kesusahan melangkah kakinya karena
gaunnya terlalu panjang dan berat.
"Ini permintaan tuan muda Jimin,nona muda
sangat cantik."jawab ajumma.menyelipkan
pujian yang memang benar adanya.
"Tapi kemana semua orang, kenapa
sepi?,inikan ulang tahun mommy.seharusnya
banyak tamu dan teman-teman arisan
mommy."heran Rachel yang tidak melihat
adanya kesibukan para pengawal atau maid
yang hilir mudik menyiapkan hidangan atau
melakukan aktivitas apapun.
Memasuki taman Rachel mendengar alunan
lampu hanya berfokus menerangi Jimin
suaminya.Para tamu hanya dihadiri keluarga
inti dan beberapa kolega bisnis keluarga Kim
yang tinggal dikorea.
"Jimin...sedang apa dia?".lirih Rachel
tersenyum manis melihat Jimin berdiri
dengan gagahnya didepan sebuah altar
lengkap dengan tekxudo berwana senada
dengan gaun milik Rachel, dan Jimin juga
mengembangkan senyum manisnya begitu
bersitatap dengan Rachel istrinya.
"Chagia."seru Jimin, kemudian berjalan
menghampiri Rachel yang berdiri
mematung."Maaf tidak bisa membuat pesta
yang mewah untuk hari ini."
Rachel mengerutkan dahinya melihat Jimin
yang berucap penuh kelembutan dengan
sejuta pesona dan menggenggam tangan
Rachel.
"Kenapa dengannya?."gumam Rachel melihat
Jimin kini semakin melekat menatap
kearahnya.Rachel malah mencari sosok yang
__ADS_1
berulang tahun hari ini yaitu mommy
alin,namun wanita paruh baya itu terlihat
tengah berbincang dengan serius dengan
beberapa pelayan.
"Chagia...kemari.."ajak Jimin tersenyum, lalu
mengulurkan tangannya pada Rachel.
"Ada apa?bukankah ini hari ulang tahun
mommy,tapi kenapa kau malah memakai
baju yang senada dengan-ku."Bisik Rachel
sambil berjalan dengan merangkul tangan
Jimin."Seperti pengantin saja."cibik Rachel
dengan meruncingkan bibirnya, tertawa.
Setelah sampai di altar yang sudah dihiasi
dengan warna-warni bunga yang sangat
indah.Kini semua mata tertuju pada mereka
dan semakin membuat Rachel gugup dengan
menundukkan kepalanya.
"Ada apa ini?.kenapa mereka semua malah
melihat kearah kita."bisik Rachel kembali
yang semakin canggung dengan tatapan
semua mata kagum kearahnya.
"Karena kau begitu cantik hari ini."kekeh Jimin
memuji kecantikan Rachel dengan jujur.
"Is..kau ini.aku malu."seru Rachel
memalingkan wajahnya yang tersipu malu.
"Chagia... Happy anniversary ."ucap Jimin
tepat dimuka Rachel dengan senyuman yang
mematikan."Kita akan mengulangi janji suci
kita kembali,janji yang akan mengikat cinta
kita sampai maut memisahkan."lanjut Jimin.
Rachel begitu terharu mendengar semua
yang di ucapkan Jimin,matanya sudah
mengeluarkan butiran-butiran air yang
membasahi kedua pipinya.
"Hari ini ulang tahun pernikahan kita?."tanya
Rachel terkejut sambil menutup
mulutnya.rachel sama sekali tidak mengingat
kalau hari ini tepatnya 13 Oktober setahun
pernikahannya dengan Jimin.
Jimin mengangguk melebarkan senyumnya
"차기야 사랑해...(chagia aku mencintaimu)".
seru Jimin lalu menghapus air mata Rachel
dengan lembut."Jangan menangis ini hari
bahagia kita".Timpal Jimin dan menarik
Rachel menghadap pastor yang akan
menikahkan mereka kembali.
__ADS_1