
Setelah seluruh anggota menyalami kedua
mempelai dengan berbagai ucapan "selamat
atas pernikahannya, semoga cepat dapat
momongan.dan banyak lagi kata ucapan buat
kedua mempelai,Rachel sendiri merasa malu
seolah ini pernikahan benar-benar reel
dilakukan berbeda dengan mempelai pria
yang sibuk mengotak-atik ponselnya dan
sesekali menoleh kearah anggota keluarga
yang menyalaminya.setelah acara
pemberkatan mereka menuju tempat
resepsi.bukan tempat resepsi sih
sebenarnya lebih tepatnya jamuan makan
anggota keluarga yang hadir.
Deddy dan mommy Jimin menggandeng
putra dan menantunya menuju tempat
makan yang sudah disediakan.,dan
mendudukkan pasangan itu
berdamping.jimin hanya mengikuti arahan
sang mommy tanpa banyak
bantahan,sikapnya yang datar membuat
Rachel bingung."semoga wanitamu itu cepat
kembali dan aku terbebas dari pernikahan
ini".Rachel berucap dalam hatinya merasa
hawa-hawa yang tidak bersahabat dari sikap
Jimin yang tidak sekalipun melihat
kearahnya.
"tuan muda maaf mengganggu acara anda
hari ini,tapi sesuai yang anda perintahkan
kepada saya ini hasil meeting dengan
perusahaan x"Natan yang baru saja sampai
ke hotel tempat acara Jimin langsung
menemui Jimin sesuai perintahnya.
"baik,,,ikut saya,kita akan membahas hasil
meetingnya".beranjak dari duduknya.
__ADS_1
"Jim kamu mau kemana".tanya mommy alin
yang melihat putra kesayangannya yang
berdiri hendak meninggalkan acara keluarga.
"mom,Ded,Jimin ada pekerjaan,so Jimin pergi
dulu"."son selesaikan dulu acara
makanya,lagian sudah ada Natan yang akan
menanganinya". Deddy Jimin juga ikut
berkomentar."Ded,,ini lebih penting,lagian
acaranya sudah selesaikan tinggal acara
makan keluarga aja".Jimin sudah tidak
merasa ada kepentingan diacara yang
menurutnya sangat membosankan.
"terus,istri kamu siapa yang menemani?".
mommy Jimin lupa kalau Jimin tidak perduli
sama sekali dengan Rachel.
"terserah mommy saja mau dibawa kemana
itu perempuan".jawab Jimin acuh dengan
wajah yang terlihat biasa saja,langsung pergi
di ikuti Natan asistenya.
Hari ini sangat melelahkan buat Rachel walau
acara hanya singkat.
mommy alin dan Deddy Albert membawanya
kesebuah rumah megah bak istana,alin yang
melihat sangat kagum dan takjub dengan
bangunan rumah nan megah itu.mereka
disambut para pengawal yang berjejer
layaknya seperti anggota militer yang lagi
latihan baris berbaris,semua pengawal
menundukkan kepala sekalipun yang
didalam mobil belum keluar Rachel semakin
takjub."wahhh,,seperti menyambut
kedatangan presiden saja".merasa sungkan
dengan situasi yang ia hadapi.
"ayo kita sudah sampai". mommy alin
menyadarkan Rachel dari kekagumanya.
__ADS_1
Rachel dan kedua orangtua Jimin turun
dengan dibukakan pintu oleh
pengawal.rachel berjalan tepat disebelah
mommy alin yang menggenggam
tangannya,ia tahu Rachel saat ini sedang
gugup."tidak apa-apa,mereka semua
pengawal dirumah ini". mommy alin
menjelaskan kepada rachel,. Deddy Albert
memerintahkan salah satu pengawal untuk
mengumpulkan semua pengawal dan ajuma
diperintahkan untuk mengumpulkan semua
maid yang ada dirumah mewah itu."dengar
semua,perkenalkan ini adalah Rachel
menanti saya istri dari putra saya
Jimin".
Semua para pengawal dan para maid
menundukkan kepala sebagai tanda
penghormatan kepada nona muda
mereka."selamat datang nona muda,kami
siap melayani nona muda".ucap Meraka
secara bersamaan,Rachel yang tidak terbiasa
dengan ucapan penyambutan itu membalas
menudukkan kepala dan memberikan
senyuman indahnya sebagai rasa
hormat.
"terimakasih."dengan setulus hati Rachel
membalas mereka.mommy alin yang melihat
reaksi Rachel tersenyum."saya harap kalian
melayaninya seperti melayani kami."
"siap tuan besar, nyonya
besar".membungkukkan badan,"ayo kita
masuk". mommy alin membawa Rachel
masuk menuju rumah mengikuti Deddy
Albert yang lebih dulu.
mommy alin membawa Rachel menuju kamar jimin,
__ADS_1