
Setelah acara pemberkatan selesai di gelar
kini di lanjutkan dengan acara resepsi yang
diadakan di area hotel yang sama lebih
tepatnya di taman hotel yang disulap seindah
mungkin.
Kedua mempelai tampak menyapa para
undangan yang hadir dan tidak ketinggalan
Shane dan yuri juga menyapa rekan
bisnisnya .
Melihat kemeriahan resepsi pernikahan
Shane dan Yuri membuat Rachel teringat
kembali dengan pernikahannya yang tidak
ada resepsi hanya pemberkatan saja.
"Eonni sangat beruntung menikahi pria yang
sangat dicintainya."pandangannya tertuju
pada sepasang mempelai yang sedang
saling menyuapi di pelaminan .
"Aku bisa melakukannya kalau kamu jadi
istriku".seru Nicky.
"Benarkah?."Rachel beralih menatap Nicky
yang duduk disebelahnya."Sayang sekali saya
bukan istri oppa."mengerucut bibirnya seperti
anak kecil yang mendapat cubitan dari
Nicky."Hari ini aku akan mengungkapkan isi
hatiku."seru Nicky dihatinya.
Acara semakin meriah dengan kedua
mempelai yang tengah berdansa
ditengah-tengah para undangan.shane
memeluk pinggang Yuri dengan romantis
dan Yuri melingkarkan tangannya di leher
shane.keduanya bergerak ke kiri dan ke
kanan sesuai irama lagu sesekali mereka
berciuman dan tertawa bersama.
tepuk tangan riuh dari para undangan
bergema saat keduanya membungkuk
kearah para undangan dengan berakhirnya
musik.
Namun saat mempelai berjalan menuju
pelaminan suara riuh terdengar dengan
wartawan berlari kearah pintu masuk.
para tamu undang melihat kearah wartawan
yang sibuk mengambil gambar orang
tersebut.
Terlihat beberapa pengawal mencoba
mengatur posisi para wartawan agar tidak
menghalangi jalan.dan terlihat jimin dan
jeslin datang bergandeng tangan masuk dan
berjalan kearah mempelai.
kini tatapan mata semua orang tertuju pada
sepasang kekasih yang banyak diberitakan di
media akhir-akhir ini.
Semua mata para wanita memuji dan mengagumi ketampanan seorang Kim Jimin yang tampak gagah dengan stelan jas yang dia pakai sangat pas dengan tubuhnya.
para tamu lainnya juga mengagumi
kecantikan jeslin dan menyebut mereka
__ADS_1
pasangan yang serasi.
Seminggu belakangan ini semenjak ke
pulangkan jeslin dan juga seringnya wanita
itu terlihat selalu bersama jimin
membuat namanya banyak diberitakan.
Media juga banyak memberitakan tentang
hubungan mereka hari demi hari dan selalu
menjadi trending di semua media.
Rachel juga melihat kedatangan Jimin yang
menggandeng tangan jeslin berjalan kearah
kedua mempelai."Akhirnya mereka bersatu."
menghembuskan napasnya dengan kasar,
ada rasa yang tidak biasa dalam
hatinya.Sebisa mungkin dia harus menata
hatinya agar tidak terlihat menyedihkan.
"Selamat atas pernikahannya".ucap Jimin
begitu sampai dihadapan kedua mempelai.
jeslin juga menyalami dan memberikan
ucapan selamat pada kedua mempelai.
"Terimakasih tuan sudah mau datang."balas
Shane dan yuri dengan membungkuk.
"Dan sebagai kado pernikahan kalian saya
akan berinvestasi di Filan hotel."seru Jimin
dengan wajah datarnya.membuat Shane dan
Yuri melotot tidak menyangka akan
mendapatkan hadiah yang begitu berharga di
pernikahannya.
"Tapi ada syaratnya".
"Apa itu tuan muda?."Shane sudah menduga
tidak mungkin memberikan sesuatu tanpa
ada imbalan.
"Tidak sekarang tapi nanti."ucapan Jimin
membuat keduanya saling
pandang.mencoba menebak apa yang Jimin
inginkan sebagai imbalan dari investasi yang
di berikan.
Shane juga mengajak Jimin untuk berkenalan
dengan rekan-rekan bisnisnya yang lain
karena banyak diantara mereka yang ingin
menjalin kerja sama dengan perusahaan
milik Jimin tapi belum berhasil dan
beruntungnya Shane yang mendapatkan
kesempatan langka.
Sambil berjalan satu persatu para rekannya
diperkenalkan Natan juga ikut
mendampingi.sampai akhirnya mereka
berhadapan dengan Nicky yang sedang
bersama Rachel.
"Selamat malam tuan". Nicky mengulurkan
tangannya dan membungkuk Jimin hanya
mengangguk sebagai jawaban lalu melirik
kearah Rachel sekilas.
"Hai.. Rachel kamu disini juga?."sapa jeslin
yang bergelayut manja disisi Jimin."Tau
__ADS_1
begitu kita pergi sama-sama!. ya kan
sayang?."melihat Jimin dengan senyum
mengembang di bibirnya tapi pria itu hanya
diam dengan sikap dingin.
"Kalian saling kenal?."tanya Shane dan Yuri.
"Saya bekerja dirumah keluarga eonni
jeslin."jawab Rachel berbohong.
"Ia eonni kebetulan eonni Yuri pemilik cafe
tempat saya bekerja."Rachel menjawab
dengan senormal walau saat ini hatinya ada
rasa sakit melihat pria yang sudah dua kali
melewati malam panas bersamanya
menunjukkan sikap seakan tidak
mengenalinya.
"Apa dia kekasih anda?."tanya Jimin
tatapannya begitu datar seperti tidak
mengenali Rachel sama sekali.
"Ya...tidak."keduanya memberikan jawaban
yang berbeda membuat Jimin tersenyum
yang sulit diartikan.
"Maksud saya sebentar lagi akan jadi kekasih
saya."Nicky berucap penuh
keyakinan.Melihat ketulusan Nicky pada
Rachel selama ini membuat Naira merasa
senang bila Nicky dan Rachel menjadi
sepasang kekasih.
Namun berbeda dengan Jimin meski aura
dingin dan datar dia tunjukkan tapi hatinya
kini terbakar cemburu mendengar ucapan
Nicky.
"Besar juga nyali Anda menyatakan cinta
pada wanita yang sudah milik orang
lain!."Jimin dengan santai berkata tanpa
siapapun yang tau dia mengepalkan
tangannya yang berada didalam saku
celananya.
"Tapi saya cukup yakin dia masih
sendiri."mengelus pucuk kepala Rachel."saya
akan membuat dia bahagia."
Emosi Jimin seakan meledak dan ingin
menghajar pria yang sudah berani
menyentuh wanitanya.dia ingin sekali
berteriak pada semua orang membuat
pengakuan bahwa Rachel adalah istrinya.tapi
Jimin tau itu tidak mudah dia tidak ingin
Rachel menjadi bahan incaran wartawan dan
membuat hidup wanitanya itu jadi bahan
santapan publik.
Natan yang sejak tadi melihat perubahan
sikap Jimin seakan tau kalau tuanya itu
sedang terbakar cemburu.
"Tuan mari saya perkenalan pada rekan yang
lain."ucap shane.hal itu membuat Natan
merasa lega sejak tadi Natan melihat
__ADS_1
tuannya itu menatap tajam melihat Nicky
yang selalu memberi perhatian pada Rachel.