
Rachel sudah tidak sabar ingin bertemu
dengan yuri,Naira dan semua karyawan yang
pernah bekerja bersamanya dulu di cafe Yuri.
Bahkan begitu sampai Rachel langsung
berlari memasuki cafe tak mendengar
peringatan dari Natan untuk
berhati-hati."haisss..nona ini kalau jatuh trus
lecet aku juga yang akan dihukum tuan
Jimin."gumam Natan sambil menghela
napasnya.
"Eonni 보고 싶어요 (bogosipeoyo)". jerit Rachel
sambil berlari kearah Yuri yang tercengang
melihat kedatangan Rachel.Tidak lupa Rachel juga turut menyapa dan memeluk
karyawan sebelum menemui Yuri.
"Rachel."menatap Rachel tak percaya.wanita
yang sudah dianggap adiknya itu tiba-tiba
muncul setelah beberapa hari tidak ada
kabar.
ya.sejak mommy alin mengusirnya, Rachel
tidak masuk kerja.Kekhawatiran Yuri semakin
bertambah ketika Jimin marah besar saat
Naira memberitahukan bahwa Rachel
memasang alat kontrasepsi ditubuhnya.
"Kemana saja kau? eonni menghawatirkan
mu."balas Yuri memeluk erat tubuh
rachel."Apa terjadi sesuatu padamu?."tanya
Yuri mengamati seluruh tubuh rachel.yuri
takut Jimin melakukan sesuatu yang buruk
padanya melihat kemarahan Jimin waktu itu
sangat mengerikan.
"Eonni aku juga rindu."balas Rachel."aku
baik-baik saja eonni tidak usah
khawatir."jawab Rachel dengan
memperlihatkan wajah bahagianya.
"Rachel."pekik Naira seperti tak percaya.
Naira tau kedatangan Rachel ke cafe dari
salah satu karyawan dan Langsung pergi
keruangan Yuri untuk menemui sahabatnya
seperjuangan sekaligus teman senegaranya
itu.Naira ingin memastikan keadaan Rachel
setelah mulutnya keceplosan
mengungkapkan rahasia Rachel pada Jimin.
"Naira kau tau aku disini?."tanya Rachel tak
percaya sama seperti Naira.Rachel juga
__ADS_1
memeluk sahabatnya itu bagaimanapun
nairalah orang yang sudah menolongnya
ketika mommy alin menyekap mereka
disebuah apartemen.Bahkan Naira
melindungi dirinya dari pecahan Gucci dan
mengakibatkan sahabatnya itu terluka dan
dirawat."Lukamu sudah membaik?."tanya
Rachel kembali dengan menarik tangan Naira
untuk memeriksa bekas lukanya.Rachel
sangat merasa bersalah karena selama
dirawat dia tidak sekalipun menjenguk
bahkan menanyakan keadaan Naira.
"Aku sudah baikan, jangan khawatir."jawab
Naira jujur.terang saja dia baikan karena
Jimin selalu memantau perkembangan
lukanya selama dirawat dirumah sakit.jimin
juga mengirimkan uang yang cukup melalui
asistennya."Justru aku khawatir
padamu!."balas Naira yang memang takut
jika Jimin melakukan sesuatu yang tidak baik
pada Rachel."Maaf aku tidak sengaja
memberitahunya kal___."
"Haissss...kau memang selalu membuat
pada Naira.
"Eonni, Naira aku baik-baik saja, kalian lihat
kan?."seru Rachel mengembangkan senyum
dibibirnya dengan memutar tubuhnya
memperlihatkan tidak ada yang terluka atau
tidak ada yang kurang satupun dari tubuhnya.
Rachel memeluk keduanya dengan penuh
haru dan bahagia.rachel bersyukur dia
memilik orang-orang yang selalu baik dan
perduli padanya.
"Gomawoyo."seru Rachel dengan meneteskan
air mata.
"Rachel 괜찮아 ?(gean Chan ha\=kau baik-baik
saja?)".Tanya Naira dan Yuri serentak.
Melihat Rachel meneteskan air mata
membuat Yuri dan Naira cemas apa yang
membuat Rachel sampai menangis di
pelukan mereka.Namun keduanya saling
bertatapan ketika Rachel menggelengkan
kepalanya dan membuat Yuri dan Naira
saling mengangkat bahu kebingungan.
__ADS_1
"Terimakasih karena selalu menyayangi
ku."tutur Rachel lalu kembali memeluk Naira
dan Yuri kembali.
"Ooooo..cup..cup..cup."ucap Naira dan Yuri
sengaja ingin meledek Rachel karena
cengeng.
Setelah acara haru ketiganya selesai kini
mereka saling bertukar cerita diselingi acara
makan siang disebuah restoran Asia yang
tidak jauh dari cafe.Naira dan Yuri sampai
tertawa terbahak-bahak mendengar cerita
perlakuan Jimin pada Rachel.
"Iss..aku itu kesal kenapa kalian malah
menertawakan ku?."kesal Rachel dan
menghentakkan kakinya.jelas Rachel kesal
saat keduanya bertanya seperti apa
hari-harinya setelah kembali kerumah mewah
Jimin, dan Rachel menceritakan dengan rinci
tanpa satupun terlewatkan.Bukanya iba
kedua manusia yang disayanginya itu justru
tertawa terpingkal-pingkal.
"Itu artinya tuan Jimin sangat mencintaimu
adekku yang lucu."Yuri mencubit lembut pipi
Rachel gemas."Dan sekarang eonni tidak
perlu menghawatirkan mu lagi, karena
sekarang sudah ada yang melindungi mu
dengan penuh cinta.Hiduplah bahagia itu
semua pantas kau dapatkan."tutur Yuri
panjang lebar dengan penuh haru.
Naira yang mendengar ucapan Yuri dan
langsung sependapat dengannya dengan
menaikkan jari jempolnya kepada Rachel.
Kini kebahagiaan Rachel semakin berlipat
ganda.Dicintai Jimin suaminya dengan
segala tingkat kemesuman pria itu setiap
saat ditambah kasih sayang Yuri dan Naira
membuat Rachel dikelilingi cinta.
Melanjutkan acara makan siang mereka
bertiga dengan bertukar cerita karena entah
kapan lagi akan bisa melakukannya
lagi.Tidak mudah meminta ijin pada suami
mesumnya itu untuk keluar ditambah lagi
bulan depan Rachel akan mulai sibuk dengan
kuliahnya walau belum tau harus memilih
__ADS_1
jurusan apa?.