
Ditengah Isak tangisnya tiba-tiba suara pintu
terdengar dengan derap langkah suara kaki
terdengar memasuki ruang penyekapan
Rachel.
Rachel menegakkan kepalanya dan betapa
terkejutnya Rachel."jeslin eonni."gumam
Rachel tak percaya dengan apa yang
dilihatnya.
"Ck..ck...".decak jeslin menyelipkan senyum
simpulnya seperti sedang mengejek.
"Eonni lepaskan aku..".ucap Rachel
memohon."aku tidak punya masalah pada
eonni."lanjut Rachel melihat jeslin yang tidak
iba bahkan seperti memekakkan telinganya.
"Tidak punya salah?."sahut jeslin
memasang muka jengah-nya."kau sudah
merebut jimin-ku."mengklaim Jimin adalah
kekasihnya dengan penuh percaya
diri."Setelah kau lenyap maka Jimin akan
kembali padaku dan jadi milikku
sepenuhnya."jeslin tidak menghiraukan
teriakan kesakitan Rachel saat dia menarik
rambut Rachel dengan kuat.
"Auhhh...sakit... eonni..".jerit Rachel
merasakan sakit yang luar biasa,seakan
kulit kepalanya seperti terlepas.
jeslin dan Dion saling berpandangan lalu
tertawa mengejek keadaan Rachel yang tidak
berdaya.
"Lakukan apa yang ingin kau lakukan kalau
perlu gilir dia".ucap jeslin dengan seringai
tipis dibibirnya kearah Dion."Setelah itu
lenyapkan dia". lanjut jeslin memerintahkan
Dion dan anak buahnya untuk mengeksekusi
Rachel secepatnya.
*
*
*
Jimin, Michael,Natan bersama bodyguard
Handalan Mereka bergerak dengan cepat
__ADS_1
memasuki area penyekapan Rachel.
"Lakukan dengan cepat ."perintah Michael
memberi aba-aba pada bodyguard. Ya.selain
menjadi seorang dokter Michael juga ahli
dalam dunia mafia sama seperti Jimin dan
Natan karena itulah mereka menjadi satu tim
rahasia.
Benar saja dengan mudah para bodyguard
bisa melumpuhkan anak buah dion tanpa
menimbulkan keributan sedikitpun.
*
*
"Aku pastikan kau akan mendesah
kenikmatan cantik...".seru Dion membuka
kancing kemejanya satu persatu.
Rachel yang melihat Dion membuka kancing
bajunya seraya berjalan mendekat.Membuat
Rachel bergerak gelisah dan semakin panik
dengan air mata yang sudah bercucuran di
kedua pipinya."Dasar bajingan...tolongggg....".
jerit Rachel mengeluarkan seluruh tenaganya
menolongnya.
"So sexsi...".bisik Dion ditelinga Rachel
kemudian tertawa kecil menelusuri leher
Rachel dengan tatapan buasnya.
"Dasar gila.."bentak Rachel memalingkan
wajahnya ke-kiri dan ke-kanan menghindari
wajah Dion yang kian dekat
dilehernya."Lepaskan...tol___."
Jeritan Rachel terhenti saat tangan besar
Dion membungkam mulutnya sedangkan
lidahnya sudah menjulur untuk menjilat leher
Rachel yang begitu menggiurkan dimatanya.
"Bajingan.... brengsek...."suara jimin terdengar
penuh amarah setelah berhasil masuk
bersama Michelle dan Natan, kedalam ruang
penyekapan istrinya dan melihat seorang pria
sedang melecehkan wanitanya.
"Jimin..."seru Rachel, lega melihat Jimin
sudah datang untuk menyelamatkan dirinya.
__ADS_1
"chagia...".Jimin berlari kearah Rachel dan
melepaskan tali yang mengikat tubuh
istrinya."괜찮아요..( kau baik-baik saja)
Jangan takut aku ada untukmu."ucap jimin
memeluk istrinya. Menenangkan Rachel yang
masih terlihat ketakutan dengan tubuh
bergetar hebat.
Dengan membabi-buta Michael langsung
menyerang Dion dan melayangkan
pukulannya.tapi Dion juga yang memiliki ilmu
bela diri tidak tinggal diam dan terjadilah
pertarungan sengit antara Michael dan Dion.
"Mereka akan menggilir-ku".ucap Rachel
dengan bibir bergetar ketakutan dengan
memeluk tubuh Jimin dengan begitu kuat.
Melihat istrinya yang gemetaran ketakutan
dengan sorot mata amarah kearah Dion
membuat dada Jimin bergemuruh dan
melayangkan tendangan mautnya ketubuh
Dion .
"Berani sekali kau menyentuh wanitaku, bajingan.."bentak Jimin yang terus menghajar Dion yang sudah lemas tak berdaya terkena hantaman pukulan Jimin.
"Sayang sudah..."jerit Rachel ketakutan
melihat darah segar mengalir dari tubuh pria
bertato itu.
"Tuan nona jeslin adalah dalangnya."lapor
Natan yang berhasil menangkap jeslin yang
berusaha melarikan diri.
"Seret dia kehadapan ku sekarang
juga".sentak Jimin."Dan si-brengsek ini
jadikan dia santapan para buaya."timpal
Jimin menendang tubuh Dion yang sudah
terkulai tak berdaya.
Beberapa bodyguard menyeret tubuh Dion
seperti seekor binatang yang terluka tidak
ada peri kemanusiaan sedikitpun.
Rachel yang melihat sampai bergidik
ngeri.Ternyata suaminya itu memiliki sisi
yang begitu mengerikan sekaligus
menyeramkan.Berbading terbalik dengan
sikapnya yang seperti anak kecil ketika
__ADS_1
bersamanya.