
Begitupula kediaman Jimin yang kini sudah menyelesaikan dekorasi di taman belakang di dekat kolam renang.Para maid dan para bodyguard sangat antusias menyiapkan acara penyambutan artis K-Pop terpopuler itu sesuai dengan arahan Michael.
Michael ditugaskan untuk mengawasi semua pekerja.Awalnya pria itu menolak mentah-mentah,tapi saat Jimin mengancamnya tentang rumah sakit miliknya akan disita maka Michael terpaksa mengalah.Michael tau sepupunya itu tidak akan pernah main-main dengan ancamannya,ya watak mereka memang hampir sama,Namanya juga sepupu.
Sedangkan ajumma bersama para perias sedang sibuk mendandani Rachel.
"Apa aku harus berdandan seperti ini ajumma?."Tanya Rachel yang sudah tampil cantik dibalut dengan gaun cantik yang simpel dari trend ternama tentunya,dipadu dengan makeup tipis natural semakin membuat Rachel sangat memukau.
"Apa nona muda mau terlihat biasa saja didepan artis idola nona?Sementara kedua teman nona berdandan cantik-cantik."Ajumma melirik pada kedua sahabat Rachel yaitu Yuri dan Naira yang sedang duduk di sofa, menunggu Rachel selesai didandani.
Rachel menoleh pada kedua sahabat baiknya yang turut diundangnya.Keduanya tampil cantik dengan dandanannya masing-masing.
"Tentu saja aku harus tampil cantik."Tolak Rachel sembari berdiri dari tempat duduknya."Aku tidak akan membiarkan eonni Yuri dan Naira mencuri perhatian Park Jimin."
Yuri dan Naira kagum melihat penampilan wanita hamil itu sangat cantik."Rachel,cantik sekali."Puji yuri,lalu menuntun wanita hamil itu untuk duduk.
__ADS_1
"Wah..."kagum Naira melihat sahabatnya itu kini tampil selalu menggunakan brand terkenal dan sangat mahal."Tapi diantara kita bertiga akulah yang paling memiliki peluang untuk mendekati K-Pop idola itu."Seru Naira dengan penuh percaya diri, yang mendapatkan tatapan tajam dari Rachel dan juga Yuri.
"주글래 ? (jugeullae \= cari mati ya?)".Sentak Rachel dan yuri bersamaan.Yuri mengangkat tangannya,hampir saja memukul kepala Naira yang terkenal ceplas-ceplos tanpa memikirkan perasaan wanita hamil didekat mereka.
"Awas saja kalau kau berani mendekati idolaku itu."Ancam Rachel ,mengarahkan jari telunjuknya pada Naira.
"Sudah...sudah...lebih baik kita semua ke taman belakang."ajumma menghentikan percekcokan ketiganya lalu mengajak ketiga wanita itu menuju taman yang sudah di hias dengan sangat cantik.
Ketiganya kini melupakan perdebatan dan kini fokus mengagumi hiasan taman belakang yang tampak cantik.
"Pasti kau tidak bisa mengitari seluruh rumah ini dalam sehari?."Seru Naira pada Rachel sambil memandang kagum akan kemewahan rumah sahabatnya itu.
"Kalau kau mau,lakukan saja."Balas Rachel dengan enteng.Untuk apa mengitari rumah mewah nan luas itu seharian,Memangnya Rachel tidak ada kerjaan.
"Ck..kau ini?."Sentak Yuri dengan setengah berbisik dengan geram,Lalu membungkuk tersenyum kearah Manusia yang ada didepan. Sebab mereka bertiga hampir mendekati meja yang sudah ada mom alin ,Dedy Albert dan Michael disana.Yuri takut bila ketiganya mendengar ucapan norak dari Naira.
__ADS_1
"Sayang kamu cantik sekali."Puji mom alin sambil menuntun wanita hamil itu duduk disebelahnya.
Michael juga terlihat kagum dengan penampilan Rachel meski saat ini sedang hamil."Adik ipar cantik sekali."Michael juga ikut memberikan pujian."Apa kau tau Jimin tidak akan datang malam ini?."Tanya Michael untuk memprovokasi Rachel.
"Hmmm..."Angguk Rachel dengan memajukan bibirnya kesal.Dia juga tahu Jimin tidak bisa hadir karena pekerjaan penting dan itu Natan sendirilah yang mengabarinya."Kakak tau pekerjaan penting apa itu?."Tanya Rachel penasaran.
Biasanya Jimin akan meninggalkan semua pekerjaan penting jika itu berkaitan tentang dirinya,tapi kali ini Jimin lebih mementingkan pekerjaannya dibandingkan dirinya.
"Kakak tau,dia itu sedang cemburu."Ucap Michael Dengan terkekeh.
"Mic."Seru Deddy jimin yang duduk didepan Rachel dengan tatapan tajamnya tertuju pada keponakannya.
Michael tertawa saat Dedy Albert memanggil dan menatapnya tajam."Maaf ungle."Cicit Michael tertunduk salah tingkah.
Sementara mom alin hanya bisa menggelengkan kepala melihat kedua pria dihadapannya.
__ADS_1
Berbeda dengan Yuri hanya diam menunggu artis K-Pop yang sebentar lagi akan tiba, Naira malah sibuk dengan kebiasaan noraknya.Selain mengagumi rumah mewah Jimin Naira juga memandangi wajah tampan sepupu Jimin tanpa berkedip sampai membuat Michael tidak nyaman dan memilih untuk pergi dari tempatnya.