
Tanpa menunggu atau bertanya pada istrinya
Jimin langsung menyerang dada istrinya
layaknya seperti orang yang kehausan.Memberi gigitan kecil yang menimbulkan ruam merah disekitar gundukan milik Rachel.
Perlakuan Jimin membuat Rachel
menggelinjang tidak karuan.Hingga Rachel
tanpa sadar sudah menjambak rambut
suaminya dan menekannya lebih dalam
ke dada miliknya.
"Ahhh..sayang."De*s*han Rachel menggema
memenuhi kamar yang berukuran luas itu.
"Chagia..cintaku.."Balas Jimin yang tidak mau
kalah dengan d*s*h*n istrinya.
Setelah puas bermain dengan gundukan
istrinya,kini Jimin beralih pada kedua
paha istrinya lalu membukanya.Membenamkan kepalanya
dikedua paha milik rachel.mengobrak-ambrik
milik wanitanya.
Permainan Jimin didearah intinya
menimbulkan rasa geli dan nikmat
bersamaan."Sayang."Seru Rachel sambil
menekan kepala Jimin kedalam
miliknya.Sesuatu dari dalam tubuhnya
seperti keluar.
Melihat istrinya mendapatkan pelepasan
pertama, dengan segera Jimin
memposisikan miliknya tepat di milik istrinya
"Chagia aku akan memulainya,aku akan
melakukan dengan lembut agar tidak
menyakitinya."Ucap Jimin dengan lembut lalu
memberikan kecupan lembut diperut istrinya.
Rachel hanya mengangguk sambil
tersenyum.Menandakan kalau dia
memberikan izin atas semua yang di
inginkan Jimin.
Begitu mendapat persetujuan,Jimin langsung
menerobos milik istrinya hanya dengan
sekali hentakan."ahhh chagia.. sayang."Ucap
keduanya bersamaan,begitu senjata Jimin
__ADS_1
amblas tak tersisa masuk kedalam inti milik
Rachel.
Jimin memompa tubuh wanitanya dengan
sangat hati-hati.Jimin sadar harus
menyeimbangkan nafsunya dan juga
keberadaan buah cintanya yang kini sedang
tumbuh di perut istrinya.
"Chagia..aku sangat...sangat
mencintaimu."Suara Jimin tersendat-sendat
berbaur dengan suara d*s*h*n Rachel yang
semakin membuatnya gila.
"Ahhh..."Seru keduanya bersamaan dengan
kenikmatan yang sudah mereka gapai di
waktu yang bersamaan pula.
Sambil mengatur napas keduanya saling
berpelukan,Jimin menopang tubuhnya pada
kedua tangannya agar tidak menimpa tubuh
Rachel.Saling berpandangan dan saling
mengukir senyum kebahagiaan.
"Kau bisa meminta apapun padaku."Seru
Jimin sambil mengatur nafas diatas tubuh
mengabulkannya."Lanjut Jimin sembari
mengusap sisa peluh didahi istrinya.
"Benarkah?."
"Hmmm..."Jimin mengangguk sambil
mengukir senyumannya yang khas."Katakan
saja."
"Aku ingin ziarah ke makam kedua orang
tua-ku."Ungkap Rachel yang sudah sangat
merindukan kedua orang tuanya dan juga
negara dan kampung halamannya.
"Baik__."
"Satu lagi."potong Rachel kembali.
"Apa itu?."
"나 배고파 (na baegopa. \=Aku lapar)."Ucap
Rachel begitu mendengar cacing didalam
perutnya berdemo,Maklum walau sering
mengalami mual akhir-akhir ini rasa laparnya
__ADS_1
juga sering menghampiri.
"Kau belum makan?"Tanya Jimin bergegas
turun dari tubuh Rachel lalu membaringkan
tubuhnya disamping."Kita bersihkan
dulu,baru makan."Lanjut jimin,menggendong
Rachel masuk kedalam kamar mandi.
"Chagia kau ingin makan apa biar aku suruh
Ajumma membuatkannya untukmu?."Tanya
Jimin lagi saat mereka selesai mandi
bersama.
"Aku ingin kau yang masak".
"Ck dasar manja".Balas Jimin mencolek
hidung Rachel sambil tersenyum."자
(ayo)."Jimin menarik tangan Rachel menuju
dapur untuk."Kau ingin makan apa
Chagia?."Tanya jimin sambil memakai
celemek dan sudah siap beraksi didapur
rumahnya.
Sesuai dengan keinginan Rachel,jika dia
hanya ingin masakan Jimin.Maka yang
tampak didapur hanya mereka berdua karena
semua para maid sudah kembali ke mes
yang berjarak beberapa meter dari rumah
utama.
"Aku hanya ingin mie goreng instan
saja."Jawab Rachel yang sudah duduk
memandang Jimin dengan berpangku pada
sebelah tangan untuk menopang dagunya.
"Tapi makanan seperti itu tidak sehat untuk
kalian berdua Chagia."
"Sekali ini saja."Rachel sudah mengatupkan
kedua tangannya sebagai permohonan pada
Jimin.Rachel juga bingung kenapa dia
mendadak teringat mie instan.
"Baiklah aku mengalah karena kalian sangat
berharga,tapi lain kali tidak boleh."Jimin
dengan tegas berucap lalu mengacak-acak
rambut Rachel dengan gemes,bersiap untuk
__ADS_1
memasak sesuai dengan keinginan baby dan
istrinya.