Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ep 83.


__ADS_3

"Hoek...hoekk..hoekk"


"Rachel kau tidak apa-apa?."Tanya Yuri dan


Naira terdengar panik mendengar Rachel


muntah didalam toilet di sebuah restoran.


Ya, sekarang mereka bertiga sedang berada


disebuah restoran seafood terkenal di daerah


Gangnam.Setalah puas memanjakan diri


disebuah salon kecantikan dan berbelanja


ini-itu Yuri dan Naira atau lebih tepatnya


Naira yang lebih banyak mengutarakan


keinginannya dengan alasan balas dendam


karena Rachel tidak mengudang mereka


dalam acara ulangtahun pernikahan Rachel.


"Kau baik-baik saja?."Tanya Yuri kembali


setelah Rachel keluar dari dalam toilet.


"네 괜찮아 (ne gweanchahna \=ya tidak


apa-apa)."Jawab Rachel dengan


lemah.Mukanya yang tadinya ceria dan


bersemangat sepanjang kebersamaan


mereka berubah drastis setibanya hidangan


yang mereka pesan terhidang di meja.


"Mukamu pucat sekali, apa kau sakit?."Tanya


Naira yang merasa tidak enak hati karena


sudah menguras uang sahabatnya."Tadi kau


baik-baik saja,tapi begitu melihat makanan


yang kita pesan kau langsung


berubah!."Gumam Naira memicingkan kedua


matanya, berpikir apa yang terjadi pada


Rachel.


"Ya.. eonni juga pikir begitu."Seru Yuri yang


juga merasa aneh dengan perubahan


Rachel."Bukankah seafood makanan


favorit-mu terutama kepiting saos black


paper?."Lanjut Yuri.


"Eonni tolong jangan sebut tentang kepiting

__ADS_1


atau makanan seafood lainya."Ucap Rachel


sambil menutup rapat mulutnya dengan


kedua tangan.Rasa mual dari dalam perutnya


langsung bereaksi begitu Yuri menyebut


salah satu makanan seafood yang menjadi


kesukaannya.


Namun hari ini semua berbeda, saat melihat


pesanan Yuri yang memesan keping saos


tiram perut Rachel langsung bergejolak.Ada


rasa geli dan juga merasa jijik melihat


makanan yang Yuri pesan.


"Aneh."Ucap Naira dan Yuri bersamaan sambil


melihat Rachel dengan tatapan penuh


bingung.Biasanya Rachel akan bersemangat


begitu melihat seafood dengan beragam cara


memasaknya.


"Sudah, lebih baik kau dan eonni habiskan


makanan tadi sementara aku akan cari


tempat duduk lain."


sendiri dan hanya memesan es jeruk untuk


menetralisir rasa mual diperutnya.Sedangkan


Yuri dan Naira harus berjuang menghabiskan


makanan yang terlanjur mereka pesan untuk


porsi tiga orang.


Rasa mual Rachel juga berlanjut sampai


kekediaman Jimin dimana ajumma sedang


menyiapkan makan malam dengan menu


udang lobster.Saat Rachel tidak sengaja


melihatnya ketika mengambil minuman


sontak memuntahkan semua isi perutnya di


wastafel.


"Nona muda kenapa?,anda sakit?."Tanya


ajumma dengan panik.


"Ajumma tolong singkirkan lobster itu dari


hadapanku."Ucap Rachel dengan

__ADS_1


lemah.Mengeluarkan isi perutnya begitu


menguras tenaganya."Aku tidak ingin


melihatnya."Sambung Rachel berjalan


dengan gontai dan di bantu ajumma setelah


menyingkirkan lobster sesuai dengan


keinginan Rachel.


"Apa perlu saya hubungi dokter


Michael?."Tanya ajumma penuh


khawatir.Tidak biasanya Rachel mual hanya


karena melihat lobster saja.Sedangkan


makanan itu sudah sering dilihatnya dimasak


ajumma bahkan Rachel juga menyukainya.


"Tidak perlu ajumma."jawab Rachel yang


sudah tiba di dalam kamarnya."Aku istirahat


saja."Rachel membaringkan tubuhnya di atas


ranjang.Rasa cepat lelah dan kantuknya


akhir-akhir ini memang sering menghampiri


tubuhnya.


"Apa tuan Jimin sudah tau nona seperti


ini?."Tanya Ajumma kembali.Setidaknya


Jimin lebih bisa membujuk Rachel untuk


memeriksa keadaannya.


Rachel menggeleng pelan,dia juga baru hari


ini mengalaminya."Mungkin ini karena


kecapean saja ajumma,jadi tidak perlu


beritahu padanya."jawab Rachel,sebab


memang betul mata kuliahnya sangat padat


ditambah banyak tugas kuliahnya yang harus


selesai tepat waktu.


"Nona istirahat dulu, kalau perlu sesuatu


hubungi ajumma saja tidak perlu turun


kelantai bawah."


"아줌마 고마워 (ajumma gomawo \=terimakasih


ajumma)."Balas Rachel lalu menutup


matanya, mengistirahatkan matanya karena

__ADS_1


memang sudah mengantuk kelelahan


seharian berjalan dengan Yuri dan Naira.


__ADS_2