Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan

Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan
bab 28


__ADS_3

  Setelah pulang dari jalan jalan bersama Rendi aku pun langsung pulang dan merebahkan diri di kamar. karna kami tadi mampir di beberapa musholla. aku sedikit melupakan kesedihan ku. aku akan mengambil sikap terhadap kang Firman. aku memberikan ia kesempatan seminggu lagi. kalo memang ia sudah berubah aku akan pamit undur diri. hari ini saat nya kang Firman kerumah. sekarang jatah harian ku pun berkurang dalam seminggu aku dikasih jata 100 ribu. itu sudah perubahan yang nyata. dan dalam seminggu semalam aku pun ta di sentuh nya. sekarang saat pulang entah perubahan apa yang ia berikan pada ku. aku ingin tau alasan nya.


tok,,tok,,tok,, aku pun gegas membuka pintu.


"kang,!" sapa ku sambil mencium tangan nya.


"hemm,, !" jawab nya dingin tanpa ada kecupan dan pelukan hangat di awal pertemuan. aku pun mencoba biasa.


"akang mau makan?" tanya ku lagi.


"tidak. akang sudah mekan di rumah Nani tadi.'" jelas nya.

__ADS_1


"baik lah!" ucap ku singkat.


aku kembali nonton tv.


''maaf kali ini akang tidak bisa kasih uang. karna sudah Nani belikan baju baru untum nya dan anak anak" jelas kang Firman.


"tidak apa kang. Dira masih ada uang ko'' jawab ku.


Saat pagi hari aku terbangun masih di depan tv. aku pun gegas ke kamar ku lihat kang Firman masih terlelap di dalam selimut.


"setidak nya bangun kan aku kang" gumam ku lirih.

__ADS_1


Siang hari nya saat kami bersantai di depan tv. aku memberanikan diri untuk bertanya tentang hubungan kami.


"kang maaf, Dira mau tanya. apa akang tidak menginginkan Dira lagi?" ucap ku dengan ragu tapi hati ini terasa plong setelah mengungkap kan yang seminggu ini ku pendam.


"maaf sebelum nya neng. akang sudah melakukan kesalahan untuk yang ke sekian kali nya. akang tidak bisa adil antara kalian berdua. sekarang akang akan menyerah dengan hubungn kita. akang tau dari awal hubungn kita sudah salah dengan di dasari kebohongan dari akang. akang juga minta maaf kamu sudah akang jadi kan pelarian. jujur akang sangat mencintai Nani. akang sudah berusaha mencintai kamu neng. jujur dulu akang memang sempat mencintai kamu saat Nani tidak bisa memenuhi kewajiban nya. tapi akang salah setelah Nani bisa memenuhi kewajiban nya cinta kang ke kamu memudar neng. akang sudah mencoba di minggu pertama akang pulang ke sini akang senang dengan perlakuan Eneng dengan akang Eneng bisa memuaskan akang tapi hati akang tidak bisa bohong." jelas nya panjang lebar. air mata ku mulai menetes saat pertama ia menjelaskan nya. aku pun menunduk dan mengerti ke mana arah pembicaraan nya.


"Dira minta maaf sebelum nya kang. Dira juga salah sudah hadir di antara kalian. tapi Dira akan coba untuk terima keputusan akang." ucap ku sambil berdiri meninggalkan nya menuju ke kamar. aku membereskan semua pakaian nya kedalam tas besar yang dulu ia bawa. aku pun gegas keluar menemui nya lagi.


"kang ini pakaian akang semuanya sudah Dira masukkan di dalam tas ini. tidak ada stu pun lagi pakaian akang di sini. sekarang Dira minta akang mentalak Dira.!" ucap ku sambil terisak.


"baik kah, Indira Larasati binti Hariadi Iskandar aku talak kamu sekarang dengan talak 3. sekarang kamu bukan lagi istriku." setelah mengucapkan kata sakral itu kang Firman pun pergi ia meninggalkan motor nya untuk ku. aku pun terduduk lemas di lantai dengan terisak. ini kali ke 2 nya aku bercerai. dan mulai besok aku melakukan ritual masa idah kembali.

__ADS_1


__ADS_2