Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan

Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan
bab 14


__ADS_3

   Aku sudah bersiap di depan cermin. karna hari ini aku akan masuk bekerja kembali. aku menatap nanar leherku banyak tanda merah menempel di seluruh leherku. untung nya aku memakai hijab jadi leherku ta terlihat oleh orang lain. aku merasa malu kalo mengingat tentang kejadian pergulatan kami. ta memungkiri aku pun menikmati nya. aku pun langsung menggelengkan kepala ku. untuk menghilangkan pemikiran yang tidak tidak. aku pun memasang kerudungku dan meraih tas dan kunci motor. aku melajukan motor berlainan arah dengan tujuan ke gudang kang Firman jadi aku tidak melewati di mana aku bertemu Rendi kemaren.


"cei cie yang penganten baru, muka nya bersinar amat!" ledek Nisa teman kerja ku.


"ah kamu bisa aja Nis.!" ucap ku sambil malu malu.


"ehem, janda ktemu duta ngeri dong!" ledek nya lagi. ia kira aku pasti janda pengalaman haduh. janda karna kasus pelecehan ia. aku menggelengkan kepala ku.

__ADS_1


"udah ah Nis jangan bahas itu lagi!" ucap ku sambil berlalu menuju pabrik.


"ia deh ga lagi.,!" ucap nya. kami pun mulai memakai segala peralatan keamanan seperti sepatu buts. kami mulai bekerja di bidang pengemasan tempe. setengah hari kami bekerja waktunya kami istrahat. aku mengambil air wudhu. di pabrik sudah ada tersedia musholla.


setelah selesai aku baru memakan bekal yang sudah ku bawa dari rumah. kami semua makan di sebuah karpet yang tergelar di tempat kami istrahat. setelah 1 jam istirahat kami pun kembali bekerja. hingga sore jam 4 kami pun pulang ke rumah masing masing. aku membuka pintu rumah setelah sampai. badan terasa sangat cape karna sudah 5 hari tidak bekerja. aku pun mandi dan sholat setelah itu baru makan lauk yang tersisa pagi tadi. setelah selesai aku pun merebah kan diri di depan tv. sambil memainkan hp ku. ku lihat tidak ada notip pesan mau pun panggilan dari kang Firman. aku pemasaran dengan pesan yang di arsip kan oleh ku sendiri. ku buka pesan dari Rendi. ia bnyak bertanya tentang pertemuan ku semalam dengan nya terutama tentang lelaki yang membonceng ku. ia juga mencari tau di mana rumah ku. ternyata ia sudah tau tapi ia enggan menemui ku karna salah satu warga mengatakan bahwa aku sudah menikah. ia pun turut bahagia. aku pun memberanikan diri membalas pesan nya.


@aku > Rendi : terimakasih atas segala doa nya. semoga kamu cepat menemukan pasangan hidup juga.✓✓(terkirim)

__ADS_1


"astagfirullah, ternyata sudah gelap. aku ketiduran. !" ucap ku langsung bangun menyalakan semua lampu. aku pun bersiap untuk sholat magrib. setelah itu kembali menonton tv untuk menunggu waktu isya.


   17.05


@Rendi : ya sama sama Ra. aku senang melihat kamu baik baik saja. lain kali aku mau ketemu dengan suami kamu!"


19.25

__ADS_1


@aku: baik nanti aku kabari kapan bisa ketemu nya.


setelah itu tidak ada balasan lagi. ya aku mengeluarkan nomer nya dari daftar arsip ku. sekilas aku masih melihat pesan dari Arif yang selalu mengirim pesan untuk ku. tapi aku abaikan. hingga waktu isya datang aku pun mematikan acara tv. dan menuju ke belakang untuk mengambil wudhu dan sholat. setelah itu ku lanjutkan tidur. karna besok aku akan kerja lagi.


__ADS_2