Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan

Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan
bab 8


__ADS_3

  Aku merasa area bawah ku sangat perih yang ta tertahan kan. aku mencoba menguasai diri dengan membuka mata ku. ternyata tubuh ku bergoyang dan area bawah ku terasa sesak ada benda keras yang terasa maju mundur. hingga terdengar ******* kang Firman di telingaku. aku pun sontak membelalakkan mata. ku lihat jam dinding sudah jam 12 siang. aku pun menahan perih yang sangat teramat sakit. hingga 30 menit akhir nya permainan kang Firman selesai. di dalam area bawah ku terasa hangat setelah menerima semburan. aku pun terkulai lemas. hingga ta punya tenaga lagi.


''kang aku lemas. area bawah ku sangat perih" akhirnya aku mengadu pada kang Firman.


"maaf sayang, tubuhmu candu ku. sakit sekali ya sayang!" ia pun bangkit membuka kedua paha ku. melihat kondisi area bawah ku. sehingga ia mal*m*t area bawah ku. bibir nya terasa hangat hingga aku pun terbuai dengan lum*t*n nya. ada c*iran hangat keluar di area bawah ku. setelah itu kang Firman berhenti. ia menggendongku ke kamar mandi dan membersihkan area bawah ku secara perlahan. ku lihat pusaka nya masih tegak berdiri. aku sedikit takut kalo kalo ia tidak bisa menahan nya. lutut ku serasa bergetar karna belum makan dari tadi malam hingga pagi tadi. setelah selesai kang Firman mengangkat ku kembali ke ranjang ia memasangkan pakaian ku.


"sayang akang keluar dulu ya. akang akan beli makanan untuk kita dan salep untuk area bawah mu. tunggu sebentar ya. kalo masih ngantuk tidur aja lagi!" ucap nya sambil mengelus puncak kepala ku. aku pun mengangguk dan merebahkan diri. kang Firman mencium keningku setelah itu ia keluar dari kamar. aku pun melanjutkan tidurku walau pun perut ini serasa lapar sekali.


Setelah kami makan kang Firman mengoleskan salep di area bawah ku. berulang kali ia meminta maaf pada ku karna tidak bisa menahan diri. aku pun memaklumi nya. mungkin ia sangat kelaparan karna sudah lama berpisah dengan istri nya dahulu. kami pun seharian tidur di kamar tanpa melakukan apapun. karna kang Firman sendiri sudah melihat bagi mana kondisi area bawaan ku yang memerah.

__ADS_1


"sayang nanti malam akang ijin lembur ya. karna ada angkutan di kampung sebelah. mungkin akang akan pulang pagi karna antriannya panjang.!" jelas nya. sekarang sudah jam 5 sore kami duduk depan tv.


"em,, ia kang ta apa. jam berapa akang berangkat kerja nya.biar Dira buat kan bekal!" ucap ku pada nya.


"jam 7 an nanti neng akang berangkat nya. nanti motor akang tinggal di gudang.!"jelas nya.


"baik lah kang. Dira buat kan bekal dulu ya.!" ucap ku sambil berusaha bangkit.


"baik lah kang. "

__ADS_1


kami pun menonton tv hingga adzan magrib berkumandang.


"akang ga kemesjid,"ucap ku sambil bangkit untuk mengambil air wudhu.


"ini akang baru mau bangkit. mau ngambil sarung sama peci!" ucap nya seraya menuju ke kamar. aku pun ke belakang mengambil air wudhu. setelah kembali kang Firman sudah tidak ada mungkin ia sudah berangkat. ucap ku dalam hati. aku pun masuk ke kamar dan melakukan sholat magrib. setelah selesai ku lihat Kang Firman sudah siap siap mau berangkat kerja.


"kang sudah mau berangkat?" tanya ku pada nya.


"ia neng, ini uang untuk besok beli lauk makan!" ia pun menyodorkan uang 100 ribu. aku pun menerima nya.

__ADS_1


"akang pamit dulu ya neng. kunci pintu rapat rapat. !" ucap nya. aku pen mencium tangan nya.


"ia kang. hati hati ya kerja nya!" ucap ku sambil melihat kepergian kang Firman menggunakan motor metik nya. aku pun kembali masuk ke dalam rumah setelah mengunci pintu. ku matikan layar tv. aku menuju ke kamar ingin merebahkan diri.


__ADS_2