Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan

Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan
bab 20


__ADS_3

   Setelah magrib kang Firman datang. aku membuka kan pintu dan mencium tangan nya. kami pun masuk ke dalam rumah.


"neng akang minta maaf. atas semua nya akang janji kan berubah akang sudah banyak berbohong dengan neng.!" jelas nya.


"tentang?" tanya ku seolah ta tau. agar ia membuka semuanya.


"tentang aku memiliki keluarga. !" ucap nya lagi.


"kang Dira boleh nanya ga. ?" tanya ku. mungkin ini waktu yang tepat untuk menanyakan perihal foto yang di kirim kan Nisa kemaren.


"nanya apa neng?" tanya nya pada ku.

__ADS_1


"akang bisa jelas kan semua ini!" ucap ku sambil menunjukkan foto di layar hp ku.


"kamu dapat foto ini dari mana?" ia bertanya pada ku.


"dari teman kang, ia melihat langsung dan mengenali akang lalu ia memfoto kan nya.!" jelas ku.


"akang hanya mampir dan bercanda dengan dia.!" ucap kang Firman.


setelah berbincang pun kang Firman sudah mulai berubah ia melakukan sholat dengan benar aku pun merasa bersyukur atas apa yang terjadi.


kami berbaring di ranjang. berbincang sedikit sebelum tidur.

__ADS_1


"kang memang nya mba Nani kenapa jadi ga bisa ngelayani akang saat hamil?" tanya ku penasaran pada nya.


"em,, ia lemah kandungan sayang. anak kami sudah 3 yang ke guguran. akang kalo masalh di ranjang tidak bisa nahan. nafsu akang tinggi." jelas nya. masuk di akal kalo sampai keguguran. aku jadi bergidik. untung aku sudah pasang KB.


"kamu kenapa tidak marah sayang.?" ia bertanya pada ku.


"aku lihat mba Nani orang nya sangat baik jadi untuk apa aku marah. lagian kalo mba Nani minta akang kembali pada nya aku akan ikh....!" belum sempat aku menyelesaikan perkataan ku kang Firman sudah ******* bibir ku. dan kalian pasti tau kan apa yang terjadi setelah nya. ya benar sekali. kami melakukan nya. aku pun harus siap jadi pelampiasan nafsu nya. hati ini tetap perih. entah bagai mana kalo mba Nani nanti sudah melahirkan apa kang Firman masih memperlakukan ku seperti ini. sampai jam 2 pagi kami masih bergumal beradu keringat. hingga di akhiri dengan ******* panjang kami. aku meringis nyeri di dalam hati. mengingat pergumalan ku dengan kang Firman tadi. ada rasa sakit di dalam hati berarti ia dan mba Nani melakukan nya seperti ini. aku menatap wajah kang Firman saat ia terlelap. ia ta terlalu tampan tapi ia lah suamiku dan suami mba Nani kita berbagi suami. terasa sakit sekali. entah karna aku sangat mencintai nya atau hal lain aku juga tidak tau. harapan ku semoga kang Firman ta berubah pada ku. mungkin keputusan ku sudah benar tanpa melibat kan bayi di antara kami ia ta berdosa dan ta mengerti lebih baik aku tunda. setelah itu pun aku tertidur lelap.


Pagi ini kang Firman akan berangkat kerja. aku mengantarkan nya ke tempat biasa. setelah itu aku pulang. karna hari ini aku libur sampai 2 hari ke depan. aku ingin jalan jalan menghilangkan penat. aku menuju mall. yang ada di kota. perjalanan ku menuju kota kurang lebih 1 jaman. aku hanya sendiri, setelah sampai di parkiran mall aku turun dari motor ku dan menaruh helem. aku pun menuju pintu masuk. terlihat bnyak orang berlalu lalang. aku menuju ke resto untuk makan. saat ingin masuk aku di senggol oleh seseorang.


"Dira!" ucap nya dengan senyuman merekah. aku ingin cepat pergi tapi tangan ku di tahan oleh seseorang yang berada di belakang ku. kami ber 3 bertemu tanpa sangaja.

__ADS_1


__ADS_2