
2 tahun kemudian
Saat ini aku sudah tinggal di sebuah desa yang sangat jauh dari keramaian. 2 tahun sudah aku meninggalkan kediaman ku dulu. setelah rumah ku yang dulu terjual aku langsung memutuskan untuk pergi dari sana. sekarang aku mengontrak rumah aku sekarang bekerja di sebuah pabrik pengolah tempe. gajih nya lumayan untuk mencukupi kehidupan ku dan membayar kontrakan. uang hasil jual rumah belum aku pake masih ku simpan di bank. untung nya setelah kejadian Arif dulu aku tidak hamil. aku sangat bersyukur. sekarang aku sedang dekat dengan salah satu supir yang memasok pesanan kedelai ke pabrik tempat aku bekerja. nama nya kang firman. ia duda ta punya anak. entah kenapa ia cerai dahulu aku ta pernah menanyakan nya. ia sangat baik terhadap ku dan perhatian. selama setahun ini hubungan kami sangat harmonis. hingga ada niatan kang Firman ingin melamar ku minggu depan nanti. aku pun dengan senang hati menyetujui nya.
"neng, ko bengong aja sih. hari ini kan gajihan ayo akang temenin ke pasar akang lagi ga ada kerjaan lagi!" ucap kang Firman saat menghentikan motornya didepan kontrakan ku. aku pun tersenyum pada nya.
"tunggu bentar ya kang, Dira ambil tas dulu.!" ucap ku pada nya seraya gegas masuk kedalam rumah. setelah mengambil tas aku pun mengunci pintu dan menghampiri kang Firman.
"udah siap neng,!" ucap nya. aku pun mengangguk kami berangkat ke pasar malam. 20 menit perjalanan kami sampai di tujuan. banyak pedagang yang berjualan aneka macam barang. aku hanya ingin membeli jajanan pasar. setelah itu kami duduk di kursi yang ada di sebuah taman samping pasar malam itu.
__ADS_1
"neng, akang mau mempercepat acara pernikahan kita. apa neng keberatan?" ucap nya.
"kenapa kang?" tanya ku.
"akang sudah ga kuat neng kalo harus dekat dekat kamu takut nya akang khilaf. !" ucap nya jujur. membuat ku tersipu malu.
"beneran neng, akang sangat mencintai neng. apa neng mau kalo acara nikahan kita malam jum'at nanti. kalo neng mau kita nikah siri aja dulu neng. karna kartu keluarga akang belum akang urus.!" jelas nya.
"Dira mau kang. tapi akang janji ya setelah KK nya sudah beres kita nikah resmi." ucap ku.
__ADS_1
"ia neng pasti.!" ucap nya dengan mantap.
"baik lah kang"
"neng ini abang ada sesuatu untuk neng!" kang Firman memasangkan cincin emas di jari manis ku.
"terimakasih kang!" ucap ku pada nya. ia pun tersenyum pada ku. kami pun memutuskan untuk pulang karna hari sudah malam. perjalanan tidak ada obrolan antara kami. hingga ta terasa sudah sampai di halaman kontrakan ku.
"akang pulang dulu ya neng. sampai jumpa 2 hari lagi!" ucap nya padaku. aku pun mengangguk. ya yang ia ucapkan adalah di mana 2 hari lagi adalah hari pernikahan kami yang akan di adakan secara sederhana. karna kami sama sama merantau dan kang Firman pun bilang ia tidak punya orang tua lagi. keluarganya pun tinggal di kalimantan. jadi aku pun tidak bisa menuntut banyak dari nya. umur kami memang terpaut 5 tahun. kang Firman sekarang berusia 30 sedang kan aku 25. ya aku menikah dengan mas Adi dulu di usia ku 23tahun. lambat laun aku sudah bisa membuka hati untuk kang Firman. tapi aku akan tetap mengingat mas Adi. untung nya mas Adi sudah tau kalo aku ini janda jadi ta masalah kejadian waktu Arif memperk*s* ku dulu. aku berharap kang Firman lelaki terakhir yang menjadi pasangan hidup ku.
__ADS_1