Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan

Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan
bab 10


__ADS_3

  Kami sedang berkumpul di meja makan. Nina duduk di tengah tengah antara opa dan Oma nya. Nina terlihat sangat bahagia karna ia ta bisa merasakan kasih sayang dari nenek nya di sana.


''makan yang banyak ya sayng. kamu suka kan ayam tepung dan udang tepung ini!" ucap Oma pda Nina.


 "suka Oma. terimakasih Nina sayang Oma.!" ucap nya ia terlihat girang menerima udang dan ayam itu.


"aku pun tersenyum melihat interaksi antara mereka ber 3.


"kalian di sini saja ya temani Oma sama Opa. jangan kemana mana !" ucap opa sambil menatap ku.


"iya opa, kami akan di sini saja!" ucap ku sambil tersenyum.


"sekarang Nina sudah merebut tahtaku ternyata.!" celetuk ku sambil bercanda pada opa dan Oma nya Nina.


"opa, anak semata wayang kamu cemburu kelihatan nya, haha !" ucap mama kami pun semua tertawa. setelah makan kami pun duduk di ruang keluarga. Nina menonton kartun.

__ADS_1


"bunda tv Oma sama opa besar sekali. tidak seperti nenek kecil tapi Nina ga boleh nonton,!" ucap nya jujur. opa melirik ku aku pun tersenyum pada nya.


"opa, Nina boleh kan besok nonton tv lagi?" Nina bertanya pada opa nya.


"tentu boleh syang, kapan pun cucu opa mau nonton opa ga akan melarang sayang!" ucap opa pada Nina. Nina pun bangkit dari duduk nya ia langsung memeluk opa nya.


"terimakasih opa. Nina janji akan jadi anak baik!" ucap nya lagi.


"opa pegang ya janji nya.!" ucap opa.


''besok ikut opa ya. kita beli mainan sama baju baru!" ucap opa lagi.


"beneran opa!" ucap Nina ta percaya. opa nya merasa kasihan karna Nina hanya mempunyai boneka bear yang sudah lama dan sedikit rusak.


"ia sayang nanti kita berangkat sama bunda dan Oma juga.!" jelas opa lagi.

__ADS_1


"yeee,,, asik. bunda kita tidur di rumah opa aja ya. Nina ga mau pulang.!" ucap Nina.


"kenapa ga mau pulang syang?" tanya opa nya.


"di rumah kasian bunda opa, aku dan bunda pergi ke hutan cari sayur untuk di jual di pasar. bunda pasti cape. disini bunda jangan di suruh jualan ya opa. Nina ga akan jajan banyak ko!" ucap Nina jujur ayah melihatku dengan tatapan iba.


"ya sayang di sini bunda ga perlu jualan lagi. biar opa yang Carikan unag untuk Nina dan Bunda.!" ayah berkata pada Nina.


"yeee,, terimakasih opa.!" ucap Nina.


"ya sudah Nina nonton lagi gih. !" ucap ku pada Nina. ia pun kembali di tempat nya sambil berbaring ia menonton acara kartun.


"sayang, ayah ga akan membiarkan mu bersama cucu ayah menderita lagi. itu janji ayah untuk menebus kesalahan ayah dulu.!" jelas ayah.


"ia ayah, tasya juga akan patuh dengan ayah dan mama.!" ucap ku. hingga Nina ketiduran kami masih berbincang melepas rindu antara anak dan orang tua. hingga jam 10 malam opa nya menggendong Nina untuk memindahkan nya ke tempat tidur.

__ADS_1


"slamat malam syang, anak dan cucu opa!" ucap ayah pada kami setelah itu ia menutup pintu kamar. aku bersiap untuk sholat isya dan tidur. karna badan ku masih sangat pegal karna belum sempat istirahat. aku merebahkan tubuh ku di kasur ku yang empuk. rasanya nyaman sekali. waktu di rumah ku kami hanya tidur di kasur kapuk yang sudah lama hingga terasa keras. itupun bekas pemberian mertuaku. ta butuh waktu lama aku pun terlelap menyusul Nina ke alam mimpi.


__ADS_2