Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan

Kebahagiaan Istri Yang Disia Sia Kan
bab 31


__ADS_3

       4 bulan 9 hari berlalu dari masa idah ku. sisa satu hari lagi. selama itu pula aku tidak di perbolehkan kan ibu ku ke mana mana hanya di rumah saja. aku tidak sabar untuk pulang ke rumah ku. pasti tau kan gimana rasa nya di rumah saja tanpa melakukan apa pun. selama aku di sini banyak mas Dion mengirim pesan. untuk mengajak ku rujuk kembali. tapi pesan nya ku abai kan saja tanpa ingin membalas nya. ia semakin menampakkan sifat asli nya yang selama ini aku tidak tau. setau aku ia pun di berhentikan dari pekerjaan nya karna masuk bui.


   Aku duduk di taman belakang rumah orng tuaku. sambil menikmati susu coklat hangat. aku akan kembali dan membuka lembaran baru di rumah ku itu. entah kenapa aku masih berat untuk meninggalkan tempat di mana banyak meninggalkan kenangan pahit. aku dengar dari dalam rumah ayah dan ibu pulang kerja. aku pun bangkit untuk menghampiri nya.


"hey, sayang. gimana hari ini.?" tanya ibu sambil memelukku. ayah pun tersenyum ke arah ku.


"aku bosen, boleh kan besok langsung pulng bu.?"


"apa kamu yakin. ?" tanya ayah.

__ADS_1


"kalau sesuatu terjadi pada mu gimana sayang.!" dengan nada khawatir ibu berucap pada ku.


"aku yakin ma, insyaallah aku baik baik aja. aku juga mau cari kerja di sana. !" ucap ku meyakinkan.


"baik lah kalau itu sudah keputusan mu." suara ibu dengan pas rah.


"tapi janji kalau ada sesuatu kabarin ayah dan ibu" ucap ayah lagi. mereka pun langsung ke kamar mereka kami akan bertemu saat malam tiba. saat makan malam dan acara nonton tv dengan ibu.


...****************...

__ADS_1


      Setelah sarapan pagi aku di antar mama menaiki bus untuk ke kota yang aku tinggali. kami pun berpisah lagi. entah apa yang membawaku untuk kembali lagi ke rumah itu. hingga bus beranjak orang tua ku masih berada di tempat nya tadi untuk mengantar kan keberangkatan ku.


   3 jam berlalu aku tiba di terminal bus tempat kota ku tinggal. aku menaiki ojek untuk menuju rumah ku. suasana sangat berbeda. sepi seperti ta ada penghuni. setelah bayar aku pun merogoh kunci rumah dan membuka pintu. lalu aku segera masuk ke dalam rumah. sebelum masuk sekilas terlihat dari jendela ku mas Dion baru datang entah dari mana pakaian nya sangat acak acak an. seperti orang ta terurus. tapi aku mengabaikan nya, aku ingin berbalik tapi kudengar dari kejauhan ada suara wanita yang membentak mas Dion.


"mana uang nya mas, apa aku di suruh makan cinta.?" begitu teriak nya.


"sabar Sari mas belum dapat uang nya. "


"Lalu bagai mana kita makan hari ini. apa kamu tega aku lagi hamil mas.!" ia begitu marah hingga berkacak pinggang pada mas Dion.

__ADS_1


   Aku yang ingin beranjak dari jendela itu pun tidak jadi malah melihat adegan itu. aku rasa mas Dion sudah menikah lagi dan memiliki istri yang nama nya Sari. ia menyebut nya seperti itu tadi. dan yang aku tangkap sekarang kehidupan mas Dion lagi tidak baik baik saja. akhir nya pun aku masuk dan menuju dapur untuk mencari air minum. aku duduk di ruang makan dan meminum air putih hingga tandas. aku menuju dapur jam masih menunjukkan jam 1 siang. saat nya membersihkan diri dan sholat. setelah itu ku putus kan untuk tidur siang.


...****************...


__ADS_2