
Pagi pun telah tiba,Renata melanjutkan pelarian dirinya,dia harap tidak ada lagi preman yang mengejarnya dan dia berhasil keluar dari tempat yang sepi itu.' Ya allah,sekarang Rena mau pulang semoga Rena selalu ada dalam lindunganmu ya allah.'.
Sebelum pergi dari sana,Renata melihat ke sekitarnya,karena dia takut mereka masih mengejarnya.Setelah memastikannya,Renata pun mulai melangkahkan kakinya untuk pergi menuju tempat ramai dan meminta pertolongan.Namun baru saja beberapa langkah pergi dari sana,tiga orang preman sudah memanggilnya dan berteriak untuk berhenti.Renata langsung lari dengan sekuat tenaga,dan akhirnya Renata di kejar kejar seperti itu kurang lebih dari 1 setegah jam dan sampai akhirnya Renata di selamatkan oleh Artur.
Flash back off
Setelah mendengar cerita dari Renata,ayah sangat merasa kagum dengan keberhasilan Renata melawan preman preman itu." Maafin ayah ya sayang,ayah gak bisa jagain kamu saat kamu ada dalam keadaan seperti itu."." Gak papa ayah,ayah jangan merasa bersalah.Ini kesalahan Rena kok,karena malam itu Rena pergi sendiri."." Sekarang,ayah,ibu dan juga abang gak perlu khawatir lagi ya sama Rena.Karena sekarang Rena udah ada disini dan selamat.".Tiba tiba saja ada dua tangan yang merangkul leher Renata dari belakang." Kakak jangan bikin Salsa khawatir lagi ya,Salsa takut banget kehilangan kakak."
Kemudian Renata menyentuh tangan itu." Iya,tapi kakak gak janji ya.Kamu dari mana aja?,kok kamu baru kelihatan?."." Salsa habis shalat dan do'ain kakak supaya cepat pulang,dan alhamdulillah allah langsung jawab do'a Salsa.".Di karenakan hari sudah malam dan sudah waktunya tidur,ayah bersama abang membantu Renata untuk pergi ke kamarnya.
' Alhamdulillah ya allah,saya sangat bahagia karena sekarang putri saya sudah bisa berkumpul lagi dengan kami,walaupun kakinya terluka tapi kami tetap bersyukur.'.Bisik ibu di dalam hatinya saat melihat Renata di bantu berjalan oleh ayah dan Akhtar.
" Sekarang kamu istirahat ya sayang,maaf kemarin malam ibu gak bisa kasih tempat nyaman buat kamu tidur.".Ucap ibu yang kini sedang mengelus pipi putrinya dengan lembut." Gak papa bu,Rena tadi udah bilangkan kalau kalian semua gak boleh merasa bersalah.Sekarang ibu juga istirahat ya,maafin Rena yang udah bikin ibu khawatir."." Kalau begitu ibu tinggal ya,istirahat ya nak.".Kemudian ibu pun mencium kening kedua putrinya dengan bergantian dan berlalu pergi.
Setelah itu Renata melirik adiknya yang ada di sampingnya dan diam saja." Tidur,yuk.Udah malam.".
" Iya kak,Salsa senang banget.Karena sekarang Salsa dah bisa bobo bareng kakak lagi,kakak jangan hilang hilang lagi ya."." Iya,sayang.".Salsa membantu menyelimbuti Renata dan kemudian merebahkan dirinya." Kak,ada yang titip pesan sama aku buat kakak."." Dari siapa,de?.".Salsa memiringkan tubuhnya untuk bisa berhadapan dengan kakaknya.
" Dari Rindu,katanya makasih buat kakak,semoga kita bisa bertemu lagi."." Rindu itu siapa?,dan berterimakasih untuk apa de?.".
" Itu lho kak,yang kemarin malam diem sendiri dan kakak minta aku buat temenin dia.".Setelah ingat,Renata pun tersenyum." Oh yang itu,jadi nama dia Rindu,ya?.De,dia teman sekelas kamu kan?.".Salsa menganggukan kepalanya." Kamu suka nemenin dia,kan?."." Jarang si kak,tapi dia tu paling pendiam di kelas kak,kalau dekat dia itu bawaan nya bosen.".Renata pun bangun dan mengambil gelas yang ada di meja dekat kasurnya." Tapi kakak yakin,setelah ini dia pasti akan berubah.De,kamu tau gak kenapa dia bisa jadi pendiam kayak gitu?.".
" Enggak,kak.Emang kakak tau?,tapi ya kak sebelum keluarganya meninggal dia itu selalu happy,selalu bergabung sama teman teman yang lain dan sesudah keluarganya meninggal,sikapnya berubah drastis,dia jadi pendiam dan bahkan jadi broken home.".
" Iya,kakak tau.Karena dia bilang sama kakak,katanya kenapa hanya dia yang selamat?,dan dia juga menyesal karena kehidupannya itu."." Eh tapi,kakak ngomong apa sama dia?,sampai sampai dia itu kemarin mau di ajak sama aku dan bergabung sama aku dan teman teman?."." Bicara sesuatu yang enggak boleh kamu tau,udah ah kita tidur udah malam.".Kemudian Renata tidur dengan membelakangi Salsa dan mematikan lampu kamarnya.
" Ish,kakak.Jawab dulu,jangan dulu bobo,kakak!!.".Tapi Renata tidak menghiraukan panggilan adiknya itu dan tidur,di karenakan hari sudah hampir larut sedangkan mereka masih mengobrol,bahkan adiknya masih ingin mengobrol bersamanya." Ah,kakak mah gitu.Salsa marah sama kakak."." Tidur de,besok kita lanjut cerita lagi.".Dan akhirnya mereka berdua tidur dengan posisi saling membelakangi satu sama lain.
Di pagi hari,Renata terbangun pada pukul 04.45,dia mengecek jam di hpnya,lalu membangunkan adiknya untuk segera menunaikan ibadah shalat subuh." De,bangun.Udah subuh,nanti keburu siang lho.".Ucap Renata sambil sedikit menggoyangkan tubuh Salsa." Apaan si kak,Salsa udah shalat 10 menit yang lalu.".Salsa pun bangun dan pergi dari kamar Renata." Ganggu aja,orang udah shalat kok.".
' Eh,dia marah?.Ya ampun,sampai segitunya ya.'.
__ADS_1
Terus Renata membuka pesan yang dikirim oleh Artur.
Kak Artur
Selamat pagi,Ren gimana kondisi kamu?,
kondisinya udah membaikan?.
Kalau mau berobat lagi,kasih tau aku ya.
Aku mau nemenin kamu,bolehkan?.
Kak,kok kakak aktif sepagi ini?.Kakak lembur
ya pastinya?,alhamdulillah kondisi aku baik kok
kalau soal berobat aku gak tau kak,tapi nanti
Oh iya makasih ya kak,kemarin udah nolongin aku,
aku gak tau harus bilang apa lagi sama kakak,
intinya makasih aja,nanti aku bakal bikinin
kakak brownis buatan ibu,sebagai tanda
terimakasih,kakak mau kan?.
Iya Ren,aku lembur karena kerjaan aku numpuk
banget,sepulang dari rumah kamu aku langsung ke kantor.
__ADS_1
**Kamu jangan lupa istirahat ya Ren,soalnya
aku khawatir banget sama kamu,apa lagi kaki kamu itu terkena peluru waktu kemarin.
Wah boleh tu,kapan kapan aku juga mau main ke rumah kamu,boleh kan Ren**?.
Yah,kakak banyak pekerjaan karena aku kan?.
Pasti karena nyelamatin aku kemarinkan?.
Kalau gitu semangat aja kerjanya,kak.
Boleh kak,das milik kakak juga masih disini
nanti aku bakalan cuci dan aku kembaliin sama kakak.
Enggak kok Ren,bukan karena kamu kok
Makasih ya udah nyemangatin,kalau gini
aku jadi semangat buat kerjanya,hehehe.
Iya,nanti sekalian aku mau ambil dasi punya aku.
Kalau gitu,aku mau pulang dulu ya,habis
itu aku berangkat lagi ke kantor.
Semoga kamu cepat sembuh ya,see you Rena.
***
__ADS_1
Renata hanya tersenyum tanpa membalas pesan dari Artur,dia mengambil gelas dan meminum air yang ada di dalamnya.