Kesuksesan Anak Ke 2

Kesuksesan Anak Ke 2
97.Ayah dan ibu


__ADS_3

Setibanya mobil Renata di pekarangan rumah,Syeril langsung keluar dari dalam mobil dan membantu Renata keluar.Bibi yang sedang menyiram tanaman pun menghampirinya." Lho,ini non Rena kenapa?.".Tanyanya." Rena sakit bi,bibi bisa tolong bantu saya buat bawa Rena ke dalam?."." Oh,iya.Bisa non,biar bibi bantu ya.".Sedangkan Salsa dia pergi membuka kan pintu untuk mereka,Renata langsung di bawa ke kamarnya dan bibi serta Syeril membantu Renata untuk merebahkannya." Bi,bisa tolong ambilkan kompresan ya untuk Renata,soalnya badannya panas banget.".Ucap Syeril sambil meletakan telapak tangannya di dahi Renata." Iya non,bibi ambilkan.".Syeril sudah menganggap Renata sebagai adiknya sendiri,itulah mengapa Syeril begitu khawatir melihat kondisi Renata.


Bibi pun datang dengan membawa kompresan di tangannya,dia memberikannya kepada Syeril,dan Syeril langsung mengompreskannya kepada Renata." Eh,kamu adiknya Rena?.".Tanya Syeril disaat melihat Salsa di samping Renata." Iya kak,aku Salsa adiknya kak Rena.".Jawab Salsa.


" Nama kamu Salsa,ya?.".Salsa menjawabnya dengan anggukan." Salsa,kamu jagain kak Rena ya.Kakak mau balik ke kafe,karena pekerjaan kakak belum selesai."." Oh iya kak,Salsa akan jagain kak Rena.Lagi pula,disini ada bibi yang nemenin Salsa."." Iya,kalau terjadi sesuatu sama kak Rena,kabarin kakak ya.Kalau gitu kakak pergi dulu."." Bi,titip Rena sama Salsa,ya.Saya pergi dulu,assalamu'alaikum."." Wa'alaikumsalam.".


Salsa duduk di samping Renata yang sedang terbaring,Salsa mengeluarkan handphonenya dan mengirim pesan kepada orang tuanya.Dia memberi kabar kepada kedua orang tuanya tentang kondisi Renata.


**Ayah


: Assalamu'alaikum yah,ayah kak Rena sakit ( Mengirim foto Renata yang sedang di kompres )


: Lho,itu Rena lagi ada dimana?,kok kamu bisa tau nak?

__ADS_1


: Itu lho yah,tadi kan Salsa minta izin mau main sama teman teman,kebetulan tadi mainnya ke tempat kafenya kak Rena,terus Salsa ketemu sama kak Rena,tapi kak Renanya langsung sakit yah


: Salsa,kenapa kamu mainnya jauh banget?,yaudah sekarang ayah sama ibu pergi kesana,kamu tunggu disana ya jagain kak Rena**.


Setelah mengabari orang tuanya,Salsa sedikit mengobrol dengan bi Asri." Non ini,adiknya non Rena ya?."." Iya,Salsa adalah adik kandung kak Rena.Kalau bibi pembantu baru di rumah kak Rena,ya?.Soalnya Salsa baru lihat bibi.".Karena disaat terakhir Salsa ke rumah Renata dia belum mendapatinya." Iya,non."." Bi,memangnya semalam kak Rena habis dari mana?,kok dia bisa masuk angin sampai sakit kayak gini?.".Tanya Salsa yang sangat penasaran dengan jawaban dari bi Asri." Bibi juga kurang tau non,yang jelas semalam non Rena pulang jam setengah sepuluh malam.Setelah hujan yang deras reda,gak lama dari situ non Rena pulang.".


" Tapi pakaian kak Rena gak basah kan,bi?.".


" Enggak non,semalam pakaian nya kering kering aja.".Setelah itu Renata pamit untuk keluar dari kamar Renata,saat sudah berada di luar kamar,Salsa seperti mencari seseorang yang sama sekali belum bertemu dengan nya,ya siapa lagi kalau bukan Akhtar.Salsa mencari Akhtar ke setiap sudut tuangan yang ada di rumah Renata,namun usahanya nihil,dia tidak menemukan siapaun di ruangan manapun.Karena merasa kesal,akhirnya Salsa kembali masuk ke dalam kamar Renata." Bi,kalau bang Akhtar ada?."." Oh,den Akhtarnya lagi gak ada non.Sudah dari kemarin beliau pergi ke luar kota,dan katanya akan pulang tiga hari ke depan."." Mmm,Salsa kira bang Akhtar ada,jadi Salsa barusan cari cari bang Akhtar.Eh iya bi,apa kak Rena udah makan?.".Pertanyaan Salsa membuat bibi teringat kalau Renata sama sekali belum makan,dan tadi pagi pun tidak menghabiskan sarapan nya." Ya allah,bibi lupa non.Tadi non Rena belum makan saat berangkat kerja,tapi kayaknya di kafe juga gak makan.Kalau begitu bentar ya,bibi mau bikin dulu bubur buat non Rena.".Dengan rasa panik,bi Asri pergi menuju dapur untuk membuat bubur.


" De,kakak mau minum.".Renata berbicara dengan suara yang sangat pelan." Bentar,Salsa ambil dulu.".Setelah mendapatkan nya,Salsa langsung memberikannya kepada Renata dan membantu Renata untuk meminum airnya." De,kak Syeril kemana?.".Tanya Renata yang tidak mendapati Syeril di kamarnya." Tadi kak Syerilnya pergi lagi kak,katanya dia mau kerja lagi.".Saat itu kepala Renata terasa sangat pusing lagi dan memijatnya dengan pelan.Di waktu yang bersamaan,ternyata orang tua Renata telah tiba disana,saat tiba mereka langsung masuk ke dalam rumah dan langsung pergi ke kamar Renata.


" Assalamu'alaikum.".Ucap ayah yang di susul oleh ibu." Wa'alaikumsalam.".

__ADS_1


Renata sangat terkejut sekaligus senang disaat melihat ayah dan ibunya berada disana." Ya allah,


Rena kamu kenapa sayang?.".Ucap sang ayah yang langsung menghampiri Renata." Rena, cuman masuk angin aja,yah."." Rena,sayang.Kamu gak apa apa kan nak?.".Ucap ibu yang menyusul ayah." Enggak bu,Rena baik baik aja kok.".Tidak lama dari situ,bibi datang dengan membawa bubur di tangannya yang langsung di pinta oleh ibu Renata." Itu bubur untuk Rena?,biar saya aja yang menyuapinya.".


" Iya,nyonya.".Ibu pun menerima satu mangkuk bubur dan membujuk Renata untuk segera makan.


" Rena,makan dulu ya sayang.Biar ibu yang suapin kamu.".Renata menganggukan kepalanya dan ibu pun mulai menyuapinya." Lho,leher kamu kenapa?.Kok di perban gitu?.".Tanya ibu ketika sadar kalau di leher Renata terdapat perban.


" Gak papa bu,ini cuman luka biasa aja kok.".


" Beneran gak papa sayang?,itu kayaknya perban nya belum di ganti ya?,nanti biar ibu kamu yang bantu gantinya ya."." Iya,yah.".


Setelah selesai memakan buburnya,Renata di berikan obat oleh ibunya dan Renata pun langsung meminumnya." Nah,bagus.Kamu kalau sakit jangan susah buat minum obat ya,jangan kayak ade kamu tu.".Ucap sang ayah,Renata hanya tersenyum kepadanya." Kita ganti dulu ya perban nya,biar ibu bantu.".Bibi memberikan kotak obatnya kepada ibu Renata,dan ibu mulai membuka perban nya." Kalau sakit,bilang sama ibu ya.".Ibu mengganti perban nya dengan sangat hati hati,karena beliau takut putrinya merasa kesakitan disaat dirinya menggantikan perban lukanya.Renata sangat rindu berkumpul bersama keluarganya lagi di rumahnya,namun saar ini keluarganya ke kurangan dua orang yaitu Indri dan juga Akhtar.Ia sangat ingin merasakan kebahagiaan bersama Indri,karena Renata sama sekali tidak pernah merasakan ke bahagiaan nya bersama Indri sedikit pun.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2