
_Allah senantiasa mengubah apa yang tidak mungkin menjadi mungkin,karena allah maha memberi dan maha kaya.
Setelah selesai mengemas,Indri pun meletakan kopernya di dekat lemari Renata.
" Oke,tinggal menunggu besok.Menunggu ke datangan seseorang yang akan pergi dari rumah ini,huufff,,,cape juga ngemas baju tu anak,lebih baik sekarang aku istirahat deh."
***
" Kak,kakak besok pulangnya jangan lama lama ya,nanti aku sendirian disini."
Alodie tidak ingin berlama lama di tinggal oleh Renata.
" Cuman satu hari satu malam kok,kamu tunggu aja disini sama muy muy,ya.Besok juga Lucy pasti kesini,kakak yakin besok dia pasti kesini."
Ucap Renata sambil mengelus elus bulu muy muy yang ada di pangkuannya.
" Yaudah deh,kakak hati hati ya.Jangan sampai kecelakaan lagi,entar aku sama Muy muy khawatir sama kakak."
" Enggak kok,kakak gak akan kecelakaan lagi.Apa lagi kalau bikin kamu khawatir."
Renata tahu kalau meninggalkan Alodie dan Muy muy itu akan membuatnya khawatir,namun Renata sangat yakin akan ke datangan Lucy ke kafenya besok,walaupun besok adalah hari minggu dan besok kafenya akan tutup.
Renata dan Alodie pun tidur di ruangan kerjanya,Muy muy tidur di samping Renata dengan posisi meringkuk.
Sehingga jika ada orang yang melihatnya akan gemas kepada Muy muy,Renata dan Alodie tidur di atas karpet yang tidak seberapa tebalnya dan mereka tidur tanpa mengenakan selimbut di karena kan Renata belum sempat membeli selimbut untuknya dan untuk Alodie.
Renata juga telah berencana bahwa dia akan membeli rumah dengan menggunakan uang satu miliyar yang telah bu Kristien transper.Renata akan menggunakan uang tersebut dengan baik dan tidak akan menyia nyiakan uang kontraknya,di tambah kafe Renata sekarang sangat ramai pengunjung,jadi jika dia kekurangan uang dia bisa mengambil dari uang hasil penjualan kopinya yang sangat nikmat untuk di nikmati.
***
Pukul 06.08 Renata dan Alodie sudah sibuk memasak di dapur kafe,sebelum Renata pergi dia harus menyiapkan makanan untuk Alodie.
" Alodie,udah kamu diam aja biar kakak aja yang masak."
" Tapi kak,kakak kan hari ini harus pergi.Jadi biar cepat,Alodie bantu kakak."
" Ssssst,,,Alodie.Kalau kamu bantu kakak masak,kakak gak jadi pergi."
Renata mengancam Alodie yang ingin membnantunya masak.
" Iya deh iya,ampun,oke aku diem iya."
__ADS_1
Renata hanya tertawa kecil melihat Alodie yang sedikit cemberut.
" Oh iya,,Alodie,kita kan hari ini mau pergi ke pak ustadz.Yaudah gih kamu siap siap,biar cepat ya."
Renata hampir lupa,bahwa hari ini dia harus antar Alodie ke ustadz untuk menjadikan Alodie beragama islam.Dia sangat senang,karena Alodie bisa tertarik dengan agama islam,di usianya yang sangat muda insyaa allah Alodie akan berpindah agama dari agama kristen katholik menjadi islam.
Setelah selesai dengan sarapan paginya dan juga persiapan,Renata dan Alodie pergi menuju sebuah pesantren yang lumayan dekat dari sana.
Renata mengenakan celana katunnya dengan balutan hijab yang senada dengan bajunya,sementara Alodie dia mengenakan celananya dan hijab berwarna hitam yang Alodie berikan kepada Alodie.
Mereka pun berangkat dengan menggunakan angkutan umum yang akan menuju ke pesantren yang akan dia tuju.
' Bismillah,ya allah semoga Alodie bisa istiqomah di dalam agama mu ya allah.Aku harap dia bisa berubah,aamiin.'
Renata dan Alodie turun dari mobil angkutan dan berjalan menuju pesantrennya.
Alodie sudah berbicara kepada pimpinan pesantren tersebut tempo hari,bahwa hari ini dia akan membawa seseorang yang akan pindah agama ke agama islam.
" Assalamu'alaikum,pak ustadz."
Ucap Renata saat menemui pak ustadz di rumahnya.
" Wa'alaikumsalam,silahkan duduk."
" Pak,apa bapak masih ingat sama saya?.Saya Renata yang akan membawa seseorang yang akan masuk ke agama islam."
" Oh,,iya iya,saya ingat.Jadi bagaimana,apa sudah siap?."
Alodie menganggukkan kepalanya,pak ustadz pun menyuruh salah satu santrinya untuk mengumpulkan semua santri di madrasah.
" Kalau begitu kita pergi ke tempatnya ya,mari ikuti saya."
Renata dan Alodie mengikuti pak ustadz yang pergi akan pergi ke madrasah.
Renata bersama Alodie masuk dan duduk di tengah tengah santri yang begitu banyak,dia menggenggam tangan Alodie berusaha menguatkannya.
Alodie pun di suruh maju ke depan oleh ustadz dan duduk bersamanya,ustadz memperkenalkan Alodie kepada santri santrinya bahwa di hari ini dia akan berpindah agama dari agama katholik menjadi agama islam.
Setelah itu ustadz menuntun Alodie membaca syahadat sebanyak tiga kali,disaat Alodie berhasil mengucapkannya disitulah semua santri menangis terharu terutama Renata,karena pada akhirnya Alodie berhasil memeluk agama islam.
' Alhamdulillah ya allah,atas izin dari mu semua berjalan dengan lancar,dan izinkanlah Alodie berjalan ke jalan yang benar,aamiin.'
__ADS_1
Setelah semua telah selesai Renata dan Alodie berpamitan kepada Ustadz.
Renata mengucapkan banyak terimakasih kepada ustadz yang telah membantu Alodie di hari ini.
***
Sesampainya di kafe,Renata memeluk Alodie,dia menangis terharu.
" Alodie,kakak do'akan semoga kamu bisa istiqomah di jalan allah ya.Kakak bangga sekali sama kamu,semoga kamu selalu di beri keberkahan oleh allah subhanahuwata'ala."
Alodie pun membalas pelukan Renata,dia juga ikut menangis,dia mengucapkan beribu ribu terimakasih kepada kakaknya.
" Kak,makasih ya udah bantu aku untuk memeluk agama islam.Aku sangat sangat berterimakasih sama kakak,yang udah mau ajarin aku dan mengenal agama islam,makasi ya kak makasih banget."
Renata melepaskan pelukannya itu dan menatap gadis cantik yang ada di hadapannya.
" Kakak bangga sama kamu,semoga kamu bahagia selalu ya."
" Iya kak,aamiin."
Karena Renata sedang buru buru,dia pun izin pergi kepada Alodie untuk segera pulang ke rumahnya.
" Alodie,kakak izin pulang dulu ya.Soalnya ini udah jam setengah sepuluh,nanti kamu jangan lupa shalat ya.Udah di hafal kan semua do'a do'anya?."
" Iya kak,alhamdulillah.Alodie udah hafal semuanya,kakak hati hati ya."
" Yaudah kakak pergi dulu,asslaamu'alaikum."
" Wa'alaikumsalam."
' ***Terimakasih kak Renata,karena sudah mengajarkan ku banyak tentang agama islam dan sampai akhirnya aku berhasil memeluk agama islam.Aku sudah menganggap mu lebih dari kakak aku sendiri,kak sudah seperti saudara kandung ku kak Renata.Ya allah,semoga kak Renata selalu di beri ke bahagiaan oleh mu,karena engkaulah maha pemberi dan engkau maha kaya.Semoga kak Renata di jauhkan dari hal hal yang membahayakan dirinya serta menyakiti rohani atau jasmaninya.Bahagiakan dirinya ya allah.'
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.
Maaf telat update***.