Kesuksesan Anak Ke 2

Kesuksesan Anak Ke 2
107.Belum bisa.


__ADS_3

" Alodie!!.".


Suara itu terdengar tidak asing bagi Alodie,dia melirik sekilas ke arah seseorang yang memanggilnya.Namun yang Alodie lihat itu adalah kakaknya yaitu Artur,Alodie tidak menyadari kalau ibunya ada bersama kakaknya.


' Kok aku kayak lihat mama sama kak Artur,ya.Mungkin ini cuman halusinasi aku aja.'.


Kemudian Alodie melanjutkan langkahnya yang sempat tertahan oleh panggilan dari seseorang.


" Alodie!!.".Kristien mencobanya untuk kembali memanggil nama putrinya.' Tapi ini suara mama,apa mungkin yang ada ada di meja itu kak Artur sama mama?.'.Alodie melihat lagi ke arah meja tersebut namun dengan sekilas.Tepat sekali,dia melihat ke arah sang ibu yang sedang tersenyum saat itu kepadanya.' Itu kan mama,mama benar benar ada disini.Gak,aku gak bisa nahan diri lagi kayak gini.Aku rindu banget sama mama,aku gak bisa diam karena hanya mamalah yang bisa ngalahin ego aku.Sekarang mama ada disana,aku harus bisa peluk mama.'.


Alodie pun berjalan sedikit berkari menuju mamanya,dan Kristien melentangkan kedua tangannya untyk menyambut Alodie ke pelukannya." Alodie.".Alodie benar benar tidak menyangka,kalau sekarang dirinya kembali kedalam pelukan hangat ibunya.' Ini pelukan yang selama ini Alodie rindukan ma,yaitu pelukan hangat dari mama.Alodie senang banget bisa ketemu mama lagi.'.Tangis Alodie pun pecah di dalam pelukan ibunya." Mama rindu sama kamu sayang,kamu baik baik ajakan?.".Kristien memejamkan matanya sambil menangis terharu.


Sedangkan Artur merasa sangat bahagia,karena baru melihat mamanya sesenang dan sebahagia itu,Artur juga ikt menitikan air matanya saat melihat pemandangan di hadapannya." Bagaimana kabar kamu,sayang?.".Kristien menyentuh kedua pipi Alodie dan mengecup kening putrinya." Alhamdulillah Alodie baik,ma.Baik banget,Alodie rindu sama mama.".Alodie kembali memeluk ibunya dan kembali menangis di pelukannya.' Maafkan mama nak,mama udah buat kamu menderita.Ternyata mama salah,mama malah membiarkan kamu pergi dengan orang yang benar benar telah membuat kamu menderita.Maaf ya,nak.Mama yang salah.'.


Kemudian Artur ikut memeluk kedua bidadari yang ada di hadapan nya.' Sepertinya mereka bahagia banget bertemu sama Alodie,semoga sesudah ini Alodie bisa kembali ke keluarganya.'.Ucap Syeril saat melihat pemandangan yang sangat indah di matanya,dia ikut senang melihat kebahagiaan mereka.Syeril mengirim foto kepada Renata,yang mana foto itu menunjukan moment dimana saat itu Alodie sedang di peluk oleh ibu dan kakaknya.

__ADS_1


' Pasti Renata bahagia melihat ini.'.


" Kita duduk dulu ya,nak.".Ucap Kristien sambil menghapus air mata Alodie.Kemudian beliau menggenggam tangan lembut Alodie." Maafin mama ya,nak.Mama udah bikin kamu menderita selama ini,mama menyesal sekali sudah membiarkanmu pergi sama papa kamu.".Alodie membalas genggaman mamanya dengan tangan kirinya." Enggak ma,mama gak pantas minta maaf sama Alodie.Mama gak pantas untuk mengucapkan kata maaf sama Alodie,jangan ya,mama jangan minta maaf sama Alodie.Mama gak pernah kok,buat salah sama Alodie.".Kemudian Kristien mengecup tangan Alodie.


" Mama rindu sama kamu nak,mama udah cari kamu kemana mana,tapi tetap aja mama gak ketemu sama kamu.Dan sekarang mama bahagia banget,bahagia karena udah bisa ketemu sama kamu,udah bisa genggam tangan kamu lagi,udah bisa peluk kamu lagi.".Kristien kembali membawa Alodie ke dalam pelukannya.


***


Karena ada pesan masuk,Renata langsung membukanya.Renata tersenyum melihat foto yang di kirim oleh Syeril,dia bahagia sekaligus terharu.


Ya,sebelum air mata itu jatuh ke bawah dengan cepat Salsa mencegahnya." Kakak kenapa nangis?,apa ada yang sakit?."." Aha,,enggak,kakak gak kenapa napa kok.".Renata memberikan senyuman yang lebar kepada Salsa dan menghapus air matanya.


Kembali ke meja yang di tempati Artur." Kita pulang ya,nak.Mama udah nungguin kehadiran kamu di rumah,mama mau kamu kembali ke rumah mama.Mama gak mau nunggu lama lama lagi,setelah kita kembali ke rumah kamu gak perlu kerja lagi ya,kamu gak perlu pakai seragam ini lagi.".Alodie baru ingat,dirinya tidak bisa pergi begitu saja.Tapi dia juga harus bertemu dengan seseorang yang sudah rela,yang sudah mau menanggung kehidupannya dan menerima dirinya apa adanya.Alodie melepas tangannya dari tangan ibunya.


" Maaf ma,Alodie belum bisa.Sebelum Alodie pergi,Alodie harus bertemu sama kak Rena dulu.Alodie mau berterimakasih sama kak Rena yang udah biayain Alodie,yang udah tanggung kehidupan Alodie.".Memang berat untuk Alodie yang harus berpisah dengan Renata,tapi mau bagaimana lagi,sekarang dia telah bertemu dengan keluarganya dan harus kembali ke tempat yang mana dirinya harus tinggal disana.

__ADS_1


" Yaudah kalau gitu kita pamit aja sama orangnya,kita panggil ya Renata kesini.".Karena tau Renata tidak ada di kafe itu,Artur pun memberitahu ibunya." Ma,Renata gak disini.Dia di rumahnya,karena dia lagi sakit.".


" Yaudah kalau gitu kita pergi ke rumahnya aja,kita ketemu sama Renata dan membawa Alodie pulang.".Artur dan Alodie pun saling bertatapan,dan Alodie menggelengkan kepalanya.Karena dia tidak mau,dia tidak ingin secepat ini untuk berpisah dengan Renata dan kembali ke rumah sesungguhnya.Artur mengerti bagaimana perasaan Alodie,tapi ini juga keinginan ibunya,dia jadi bingung harus melakukan apa.


" Ma,bisa Artur bicara sama Alodie dulu?.".Mamanya menganggukan kepalanya dan Artur membawa Alodie agak jauh dari meja yang ia tempati." Alodie,kakak ngerti kok perasaan kamu gimana.Tapi mama juga ingin kamu ikut pulang sekarang,pulang ya?.".


" Enggak kak,Alodie gak mau pulang dulu.Alodie mau tunggu kak Rena sampai sembuh,dan sebelum pulang ke rumah Alodie mau menghabiskan waktu sama kak Rena.Karena Alodie gak mau pergi begitu saja,tanpa meninggalkan kenangan sama kak Rena.".


" Iya,tapi kan itu bisa di lakukan nanti.Sambil kamu nunggu Renata sembuh,kamu bisa pulang ke rumah dulu,ya?.".Alodie menumdukan kepalanya,sejujurnya dia memang ingin pulang dan kembali kepada keluarganya.Namun disisi lain,ia juga ingin menunggu Renata sampai sembuh dan setelah itu dia akan menghabiskan waktu bersama Renata untuk yang terakhir kalinya.


" Alodie sebenarnya mau kak,Alodie mau pulang ke rumah sekarang.Tapi hanya satu aja pinta Alodie,Alodie pengen bertemu dan menghabiskan waktu berdua sama kak Rena.Kalau kakak dan mama mau Alodie pulang ke rumah sekarang,maka kakak harus mempertemukan Alodie sama kak Rena di danau kesukaan kak Rena hari ini sebelum Alodie pulang ke rumah.".Permintaan Alodie cukup membuat Artur sedikit pusing,dia menggaruk kepala bagian belakangnya yang tidak gatal.


" Oke,kalau itu permintaan kamu.Kakak akan mempertemukan kamu sama Renata,hari ini kakak akan minta Renata untuk datang ke danau kesukaannya dan nanti kamu bertemu sama dia disana.".Setelah itu pun,Artur menghubungin Renata dan meminta izin kepada orang tuanya agar Renata bisa di bawa ke danau.Akhirnya Artur mendapatkan izin dari orang tua Renata,setelah itu Alodie berpamitan kepada semua karyawan yang sudah menjadi rekan kerjanya selama Alodie disana.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2