Kesuksesan Anak Ke 2

Kesuksesan Anak Ke 2
81.Operasi.


__ADS_3

-Baik,adalah harapan dari setiap orang yang mana sedang menunggu kepastian.


Setelah selesai menangis,Renata memandangi wajah sahabatnya Lucy,seketika itu suatu ide terlintas di pikiran Renata,Renata pun keluar dari ruangan tersebut dan akan pergi ke suatu tempat.


Renata tidak menghiraukan ibu Lucy yang sedang duduk di kursi yang ada di luar ruangan,Renata hanya terus melangkahkan kakinya,dan kepergian Renata dari sana memebuat ibunya bertanya tanya.


" Rena mau kemana?,ya?."


Renata pun menemui dokter yang merawat Lucy,setelah dia mencari cari akhirnya dia menemukan dokter tersebut.


" Selamat siang,dok."


Sapa Renata kepada dokter setelah dia di persilahkan masuk ke dalam ruangannya.


" Siang,silahkan duduk."


Renata pun duduk di hadapan dokter tersebut,dan Renata mengatakan apa yang sangat ingin dia katakan.


" Dokter,tolong sembuhkan sahabat saya,saya gak sanggup melihat kondisinya yang seperti itu."


" Kami sedang berusaha,seharusnya saat ini dia harus segera di operasi hanya saja.."


Renata pun langsung menyalip pembicaraan dokter.


" Terus kenapa gak di operasi dok?,kenapa sampai saat ini belum juga di operasi?."


" Itu dia,kenapa kita belum melakukan operasi?,karena mereka belum bisa membayar biayanya."


Renata di buat kesal oleh dokter tersebut.


" Kalau begitu cepat operasi sahabat saya,sekarang."


" Tapi masalahnya.."


" Kalian ingin bayaran kan?,mau berapa?,1 M,2M atau berapa?.Aku akan membayarnya jangan khawatirkan itu!."


Dengan cepat Renata menandatangani surat persetujuannya dan membayar semua biayanya.


Kemudian Renata kembali ke depan ruangan Lucy bersama dokter dan juga tim yang akan melakukan operasinya.


" Nak,ada apa ini kenapa dokter mau membawa Lucy?."


Tanya ibu,disaat melihat dokter dan yang lainnya membawa belankar Lucy.


" Ibu,ibu tenang aja ya.Lucy akan segera di operasi."


" Tapi ibu gak punya biaya,untuk membayarnya.Jangan jangan kamu."


Kemudian Renata menggenggam tangan ibunya.


" Ibu,Lucy itu sahabat Rena.Lucy udah menjadi sebagian hidup dari hidup Rena,Rena juga ingin Lucy sembuh Rena gak mau lihat Lucy seperti ini.Karena itu,Rena mau Lucy kembali sehat."


" Makasih ya nak,kamu itu selalu membantu keluarga ibu.Semoga apa yang telah kamu berikan sama ibu dan Lucy terganti dengan yang lebih banyak ya."


Kemudian setelah itu mereka mengikuti dokter dan timnya yang membawa blankar Lucy menuju ruang operasi.Di dalam hati ibu,dia tidak berhenti mendo'akan keselamatan Lucy di dalam operasinya malam ini.

__ADS_1


' Ya allah,semoga operasi putriku berhasil malam ini.Jika berhasil hamba sangat bersyukur kepadamu ya allah,karena masih mengizinkan hamba untuk merawatnya,dan jika tidak mungkin itu adalah jalan terbaik untuk putriku dan engkau lebih menyayangi putriku.'


Renata juga tidak lupa mendo'akan keselamatan untuk sahabatnya di dalam hatinya.


' Ya allah,apapun hasilnya itu sudah di atur olehmu,hamba hanya ingin hasil yang terbaik untuk Lucy.'


Operasinya berjalan tepat pada pukul 20.30 dan operasi tersebut akan berjalan selama 3-6 jam.


Disaat Renata sedang menunggu seketika itu handphonenya berdering,Renata pun meminta izin kepada ibunya untuk menjawab telepon dari Akhtar.


" Wa'alaikumsalam."


Renata menjawab sala dari Akhtar.


" Kamu dimana?,kenapa belum pulang?."


" Bukan urusan abang buat tahu aku dimana saat ini,yang penting sekarang aku baik baik aja kan?."


Renata masih kesal kepada abangnya itu,dan kemudian Renata memutuskan sambungan telepon dari abangnya.


" Rena,halo Rena!."


Setelah itu Renata berniat akan kembali namun tidak lama dari situ handphonenya kembali berdering.


Renata sangka itu adalah abangnya,namun ternyata hanya nomor saja yang tertera di layar handphonenya.


" Nomor aja?,nomor siapa ini?."


Renata pun mencoba menjawabnya.


" Halo,Renata kamu lagi dimana?,gak lagi sibuk kan?."


" Maaf,ini dengan siapa ya?."


" Maaf,aku lupa kalau aku baru hubungi kamu.Aku Artur."


Renata sangat terkejut.


' Dari mana kak Artur punya nomor telepon aku?.'


" Oh,kak Artur.Aku kira siapa?."


" Iya,kamu lagi dimana?."


" Aku lagi di rumah sakit,kak."


" Di rumah sakit?,kamu gak papa kan?."


Artur juga terkejut mendengar apa yang telah di katakan Renata.


" Bukan aku kak,tapi Lucy."


" Lucy,sakit?."


" Iya."

__ADS_1


" Aku bolehkan kesana,kamu tolong share lok ya."


Artur langsung memutuskan sambungan teleponnya dan menunggu chat dari Renata.


Dan Renata langsung mengirimkan lokasi rumah sakit tersebut.Renata pun kembali ke tempat duduknya,namun saat itu dia melihat ibu seperti kedinginan,karena memang malam itu cuacanya sangat dingin,namun Renata merasa hanya karena sejak tadi dia kesana dia memakai hoodie.


Renata pun pergi dari sana menuju area parkiran untuk mengambil jaket yang ada di bagasi mobilnya dan setelah mendapatkannya Renata pun kembali.


Renata pun menghampiri ibunya.


" Ibu,pakai ini ya.Pasti ibu kedinginan kan?."


Renata pun membantu memakaikan jaket tersebut kepada ibunya.Tidak lama dari situ,datanglah saudara saudara ibunya.Yaitu Bibi dan pamannya Lucy.


" Assalamu'alaikum."


" Wa'alaikumsalam."


Disaat melihatnya ibu langsung berdiri dan memeluknya,kemudian Renata menyusul ibunya yang berdiri dan tepat pada saat itu Artur tiba disana dan Renata menghampirinya.


" Selamat malam."


" Malam,kak."


Artur melihat baju yang di pakainya yang sama dengan baju Renata.


Renata yang melihatnya pun sangat heran,dan akhirnya Renata pun sadar.


" Kok bisa ya,baju kita samaan."


Ucap Artur.


" Ahmm,mungkin kebetulan aja kak."


Malam ini Renata dan Artur sudah terlihat pasangan duo bucin yang mana Renata dan Artur memakai baju atau hoodie yang sama juga warna celana yang sama,warna coksu adalah warna hoodie mereka dan warna putih adalah celana levis mereka.


" Kalian pacaran?."


Tanya bibi Lucy kepada mereka berdua.


" Enggak kok,kita enggak pacaran.Cuman ini kebetulan aja tante,kita pakai baju yang sama."


Renata memberi tahu tante Lucy bahwa dia tidak berpacaran dengan Artur.


" Kebetulan apa kebetula?,tapi kalian cocok juga lho kalau jadi pasangan ."


Ucapan tante Lucy hanya bisa membuat Renata dan Artur tersenyum.Setelah itu mereka pun duduk bersama,kembali menunggu di depan ruangan operasi.


Dan saat ini Renata dan Artur hanya saling diam,tidak ada pembicaraan yang mereka bicarakan dan tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka.


Artur pun merogoh sakunya dan mengambil handphonenya yang berada di dalam sakunya.Kemudian Artur membuka kamera dan mengambil foto dari Renata yang sedang duduk di sampingnya.


Artur pun memostingnya di instagram miliknya dengan caption ' Cute🌺.'


Baru saja satu menit postingan terkirim,para penggemar Artur langsung mengirimnya banyak komentar.

__ADS_1


Ada yang bertanya tanya,ada yang menyangka bahwa itu adalah pacarnya dan bahkan ada yang menyangka bahwa dia adalah tunangannya.


Bersambung.


__ADS_2