
" Alodie,kamu gak boleh benci sama kakak kamu,apa lagi sama orang tua kamu.".Ucap Renata yang saat ini sedang menemani Alodie di dalam ruangan." Tapi kak,Alodie benci banget sama mereka.Alodie udah di sakitin sama mereka.".Renata memaklumi rasa benci Alodie terhadap keluarganya,namun Renata tidak bisa membiarkan ini berlanjut lebih lama lagi.
" Iya,kakak ngerti.Tapi kamu marahnya jangan lama lama ya,sama keluarganya.Mereka masih sayang lho sama Alodie,mereka masih mengharapkan Alodie pulang ke rumah.Bukannya kakak memaksa,tapi kamu harus pulang dulu walaupun sebentar,ya,nanti kamu balik lagi kesini kok.".Alodie hanya menundukan kepalanya dan diam tidak lagi menjawab perkataan Renata.
Alasan Alodie tidak ingin pulang ke rumah,di karenakan dia taku ibunya tidak menginginkan kehadirannya,karena dulu ibunya pun lebih memilih Artur untuk di bawa pergi dan membiarkan Alodie bersama adiknya tinggal dengan papanya yang tidak bertanggung jawab.Entah kenapa,Alodie rasa kehadirannya itu tidak di inginkan di keluarganya,cerita hidupnya hampir sama dengan cerita hidup Renata.Haya saja Renata tidak pernah membenci keluarganya,mau bagaimana pun ia di perlakukan dia akan tetap menyayangi keluarganya.Dan sekarang,Renata juga ingin Alodie tetap menyayangi keluarganya walaupun keluarganya itu tidak baik terhadapnya." Kak,kenapa si waktu mempertemukan aku sama kak Artur?.".
Renata pun merangkul pundak Alodie dan mengelusnya pelan." Itu tandanya,mereka masih sayang sama Alodie.Mereka masih ingin bertemu sama Alodie,sehingga waktu pun ikut mewujudkan keinan mereka untuk bertemu sama kamu."." Tapi keinginan mereka bertepuk sebelah tangan kak,mereka ingin bertemu,sedangkan Alodie,Alodie gak pernah mau bertemu sama mereka."." Itulah kenapa ada proses sebelum keberhasilan,keinginan mereka memang bertepuk sebelah tangan,tapi mereka akan menerima prosesnya,prosesnya yaitu berusaha atau berjuang untuk membujuk kamu supaya kamu mau pulang ke rumah mereka.".' Kenapa si kak Rena selalu menjawab perkataan Alodie dengan sangat tepat,padahal Alodie kira kak Rena gak bakalan jawab lagi.'.
__ADS_1
Alodie menatap lekat wajah Renata yang memancarkan rasa sayang yang begitu besar terhadapnya.' Kak Rena,dia adalah wanita cantik yang sudah menolongku,merawatku,membiayaiku dan menyangiku.Aku gak bisa kalau tinggalin kak Rena gitu aja.'.Renata pun memeluk Alodie dengan penuh kasih sayang,dia paham bagaimana perasaannya saat ini,Alodie sedang berada di posisi dimana dia harus memilih pergi atau bertahan." Udah,sekarang jangan di pikirin.Gimana kalau sekarang kita pergi ke luar?,Alodie mau kan?.".Alodie pun menganggukan kepalanya.Renata tidak ingin Alodie terlarut dengan masalahnya,dia ingin menghiburnya,dan Renata pun akan pergi membawa Alodie kemanapun dia mau.
Renata keluar dari ruangan bersama Alodie,di rangkulnya bahu Alodie membuat mereka semakin terlihat akrab.Saat Renata dan Alodie melewati tempat membuat menu,disaat itu semua tatapan karyawan tertuju kepada Renata." Sweet banget deh kak Rena sama Alodie."." Ren,kamu mau kemana?.".Tanya Syeril yang berpapasan dengan Renata." Rena mau pergi dulu kak,sama Alodie."." Oh,yaudah hati hati,ya.".Renata dan Alodie pun memasuki mobil dan pergi menuju tujuan utama mereka.Selama perjalanan Renata terus menghibur Alodie,dia menceritakan adiknya Salsa kepada Alodie,sesekali Alodie juga bertanya tentang Salsa kepada Renata,Alodie merasa tertarik lagi untuk bertemu dengan Salsa.
" Oh iya kak,Salsa kapan kesini lagi?.Alodie mau bertemu sama dia kak."." Mungkin,libur akhir tahun nanti.Kakak mau ajak dia kesini,dan siapa tahu aja Salsa senang bisa berteman sama kamu.".Tidak terasa,kini Renata dan Alodie telah tiba di tujuannya,mereka berdua keluar dari dalam mobil." Ayo,kita pergi.".Alodie sangat tidak menyangka,ternyata Renata membawanya ke tempat yang selama ini ingin ia kunjungi,yaitu jungleland adventur park.Alodie dari dulu ingin sekali berkunjung ketempat tersebut,namun keinginannya itu baru tercapai sekarang.Wajah sedih Alodie kini berubah menjadi sangat semangat,dan Renata membawa Alodie masuk dengan menggenggam tangannya.
Sebelum masuk,Renata membayar karcis terlebih dahulu.Renata ikut senang disaat melihat Alodie tersenyum senang." Alodie,ya ampun.Kamu belum ganti baju kamu lho,kamu masih pakai kostum kafe.".Alodie pun melihat dirinya sendiri." Eh,iya ya kak.Alodie lupa."." Yaudah,kamu ganti dulu gih.Di bagian belakang ada baju punya kakak yang di gantung,kamu pakai itu aja ya.".Kemudian Alodie kembali masuk ke dalam mobil dan dengan berhati hati dia mengganti bajunya,karena takut ada orang yang melihatnya,sedangkan Renata dia menunggunya di luar mobil.Setelah selesai merapihkan hijabnya,Alodie kembali kelyar dari dalam mobil,dan dia ingin cepat segera masuk ke jungleland.
__ADS_1
" Kita lanjut?.".Tanya Renata yang langsung di jawab." Ayo kak.". Oleh Alodie.Lalu mereka kembali mencari wahana wahana yang lainnya,yang akan mereka coba.
Sudah hampir satu jam Renata dan Alodie berada disana.Setelah mencoba wahana wahana,mereka berdua pun beristirahat dengan membeli makanan dan juga minuman." Sebelum pulang,kita cobain wahana wave swinger dulu yuk?.".Ajak Renata kepada Alodie." Wave swinger itu yang mana kak?.".Lalu Renata menunjuknya." Itu tu,yang itu.".
" Oh,ayo kak.Kayaknya seru ya.".Setelah selesai memakan makanannya mereka berdua pun menaiki wahana tersebut.Tapa Renata sadari,ternyata ada seseorang yang ikut bermain wahana tersebut,yang mana orang tersebut terus memperhatikan Renata sedari mulai bermain wahana tersebut.
Dan akhirnya,mereka berdua pun selesai bermain.Kini Renata dan Alodie berniat untuk pulabg,namun seketika itu ada seseorang yang memanggil Renata dari belakang.Renata berusaha mencari orang yang memanggilnya,dan ternyata itu adalah Gabriel.Orang yang bertemu dengan Renata disaat Akhtar masuk rumah sakit." Hai,kita bertenu lagi disini.".Namun Renata sudah lupa siapa peria tersebut,dan kenapa dia bisa kenal kepadanya." Maaf,siapa ya?."." Oh,kamu lupa ya.Aku Gabriel,waktu itu kita bertemu di rumah sakit.".Renata pun berusaha mengingat ingatnya.
__ADS_1
" Oh,maaf aku lupa."." Iya,gak papa."." Kamu apa kabar?.".Sebenarnya Renata tidak nyaman mengobrol dengan Gabriel,namun sepertinya tidak sopan jika dia harus pergi dari sana." Alhamdulillah baik."." Mmm,kak.Maaf,aku sama kak Rena mau pulang,soalnya udah sore,juga udah mau hujan.".Tiba tiba saja Alodie berbicara seperti itu kepada Gabriel." Sayang banget ya,waktu kita gak lama.Yaudah,kamu hati hati ya.".Renata dan Alodie pun pergi dari sana,dan Renata akan segera mengantarkan Alodie ke kontrakannya.
Bersambung.