Kesuksesan Anak Ke 2

Kesuksesan Anak Ke 2
26.Pekerja baru.


__ADS_3

-Jadilah diri kita sendiri,karena hidup itu harus banyak rasa bukan dusta.


***


Lucy dan Alodie tetduduk lemas di atas kursi yang tersusun rapih.


" Sumpah,lelah banget hari ini."


Ucap Lucy yang lemah lesu di atas kursi.


" Aku tu gak pernah,kerja sampai se,,lelah ini."


Tambahnya.


Alodie hanya tersenyum melihat Lucy yang benar benar lunglai setelah melayani pelanggan pelanggan yang begitu banyak.


" Oh iya,kak.Maafin aku ya,tadi aku asal tarik kakak dan akhirnya aku bikin kakak lelah kayak gini."


" Gak papa kok,lagian aku juga nyari kerja.Mmm,,apa kamu kerja disini cuman sendiri?,atau ini kafe milik kamu dan kamu yang melayani pelanggan pelanggan kamu sebanyak tadi?."


" Ini,kafe milik kak Renata kak.Waktu kafe ini pertama buka,aku coba buat lamar kerja disini,eh tahunya di terima."


" Terus sekarang pemilik kafe ini kemana?,kenapa pekerjanya cuman kamu aja?.Dia tega banget si,biarin kamu jaga kafe sendiri dan melayani pelanggan yang begitu banyak."


Lucy benar benar iba melihat Alodie yang bekerja sendiri di kafe tersebut.


" Bukan gitu kak,tapi kak Renata lagi kerja,kalau dia ada dia juga suka bantu aku kok,tapi sekarang dia lagi kerja dan belum sempat mencari karyawan untuk kafe."


Alodie berusaha menjelaskan tentang Renata kepada Lucy,agar tidak terjadi kesalah pahaman diantaranya.


" Kak Renata bentar lagi pasti pulang,karena tadi dia bilang dia akan pulang sekitar jam lima sore atau jam enam."


" Emang dia kerja apa?,kayaknya sibuk banget."


Tebak Lucy.


" Kak Renata kerja sebagai model di salah satu perusahaan fasion,dan hari ini adalah hari pertama dia kerja kak."


" Model?,pasti dia cantik.Soalnya gak mungkin ada model yang enggak cantik,ya kan."


Seketika itu,Lucy ingat sesuatu kalau dia dan Alodie belum sempat berkenalan.


" Eh,iya.Kita belum sempat kenalan kan dari tadi?,kenalin nama aku Lucy."


Lucy mengulurkan tangannya kepada Alodie,dan Alodie pun membalasnya.


" Nama aku Alodie."


Klek,,,,,.


Mereka berdua pun melihat ke arah pintu,disaat pintu ada yang membuka.


Dan ternyata itu adalah Renata yang baru saja tiba disana.


" Kak Renata."

__ADS_1


Alodie tersenyum menyambut kedatangan Renata.


" Alodie,bagaimana kerja hari ini?."


Renata ikut duduk di samping Alodie,sedangkan Lucy tidak berhenti menatap Renata yang ada di hadapannya.


" Hari ini pelanggannya lebih banyak dari kemarin kak,sampai sampai aku kewalahan.Untung aja tadi ada orang yang mau bantu aku."


Renata melihat ke arah Lucy,yang mana saat itu Lucy sedang menatap Renata,karena malu Lucy pun jadi salah tingkah di hadapan Renata.


" Dia kak Lucy kak,yang udah bantuin aku."


Renata menganggukkan kepala.


" Lucy."


Lucy kembali mengulurkan tangannya kepada Renata,dan Renata langsung membalasnya.


" Renata."


" Oh,iya kak.Katanya kak Lucy lagi butuh kerjaan,apa kak Lucy boleh kerja disini?."


" Oh,kamu butuh kerjaan?.Yasudah kamu kerja disini aja,lagian Alodie belum punya teman kerjanya."


" Serius kak,aku boleh kerja disini?."


" Iya,sangat boleh.Eh,,bentar,kayaknya kita seumuran deh.Kamu berumur berapa?."


" Aku baru berumur 18 tahun 8 bulan,kak."


" Tapi kan,kakak adalah atasan aku.Maksudnya kakak adalah bos aku."


Renata pun tertawa kecil disaat mendengar kata bos yang Lucy katakan.


" Gak ada istilah bos diantara kita,pokoknya aku mau kamu panggil aku sama nama aku aja."


Karena Renata yang memaksa,Lucy pun mengalah dan menuruti apa kemauan Renata.


" Oke,karena kamu memaksa aku panggil kamu sama sebutan Rena aja."


" Nah,kalau gini kan jadi lebih enak."


Sepertinya di antara Renata dan Lucy akan terbangun sebuah hubungan persahabatan,karena dari awal mereka sudah begitu akrab,apa lagi umur mereka sama.


" Oh iya,kamu punya tempat tinggal?."


Tanya Renata kepada Lucy.


" Punya,emangnya kenapa?."


" Sebaiknya kamu pulang aja,karena jam kerjanya udah habis.Soalnya Renkafe hanya buka sampai jam enam sore,kamu pulang aja sekarang,bukan maksudnya aku ngusir kamu,cuman hari udah sore dan gak baik bagi gadis seperti kita pulang terlalu sore."


Lucy mengerti apa maksud Renata,dai begitu senang dan beruntung memiliki bos baik seperti Renata.


" Yasudah,kalau begitu aku pulang dulu.Mungkin besok aku kesini lagi ya,buat kerja."

__ADS_1


" Iya,besok kamu datang lagi aja kesini.Aku sama Alodie nunggu disini."


" Kak,bukannya besok hari minggu?,dan hari minggu itu kita suka liburkan,maksudnya gak suka buka kafe."


Renata pun mengingat ingat bahwa besok hari minggu,dan menyuruh Lucy untuk kembali kerja di hari senin.


" Eh,,iya ya.Kalau begitu kamu kembali kerjanya hari senin aja ya,soalnya kalau hari minggu kafe tutup."


" Oh,iya deh.Kalau gitu aku pulang dulu,ya."


Dan akhirnya Lucy berpamitan kepada Renata dan Alodie.


" Alodie,yakin besok kamu mau masuk islam?."


Tanya Renata kepada Alodie yang ada bersamanya.


" Iya kak,aku yakin."


" Yasudah,ini kakak udah beliin buku buku ini buat kamu.Kamu baca ya,kalau perlu hafalin do'a do'anya,dan besok setelah kakak antar kamu kakak mau pulang dulu ke rumah,soalnya kakak belum temuin orang tua kakak."


" Oh iya kak,aku akan hafal ini.Kakak pulangnya jangan lama lama ya,nanti aku sendiri disini."


" Kalau kakak pulang besok,pasti kakak pulang hari senin.Soalnya itukan rumah kakak juga,kamu gak papa kan di tinggal sendiri dulu."


" Yaudah deh,gak papa."


Jawab Alodie dengan sedikit kecewa kepada Renata,Renata yang melihatnya pun mencubit pipinya.


" Yang bener,boleh apa enggak ni,kakak tinggal kamu sendiri?."


Renata takut apa yang Alodie katakan itu dengan keterpaksaan bukan dengan keikhlasan.


" Iya kakak,gak papa.Aku ngerti kok,gimana perasaan kakak yang masih punya orang tua."


Alodie terlihat sedkit menunduk disaat mengatakan orang tua.


" Kamu jangan sedih,kakak cuman tinggalin satu hari kok.Pagi paginya kakak kesini lagi,kamu gak boleh manja kamu harus mandiri.Kakak jadi ingat sama adik kakak yang ada di rumah,dia seumuran lho sama kamu,dia juga suka manja sama kakak,banget malahan.Disaat ada kamu,kakak serasa di temenin sama adik kakak sendiri.Makasih ya udah temenin kakak,ya walaupun kakak banyak ngerepotin kamu."


Renata sangat rindu kepada adiknya yang bernama Salsa,karena sudah beberapa hari Renata tidak bertemu dengannya,dia harap besok saat dia pulang dia dapat bertemu dengan Salsa.


.


.


.


.


.


***Bersambung.


Maaf ya updatenya suka telat dan maaf aku belum bisa menjadi apa yang kalian inginkan,karena aku suka sibuk apa lagi aku suka pegang hpnya dua minggu sekali.


Maaf banget ya***!!!

__ADS_1


__ADS_2