
_Agama yang terbaik adalah islam,dan jika kamu islam maka beribadalah jangan sampai tidak beribadah.
Setelah brkerja keras selama beberapa jam,akhirnya kafe Renata pun tutup,kini dia sedang duduk di kursi yang ada disana.
" Melelahkan sekali hari ini,Alodie apa setiap hari kafe ku seperti ini?."
" Iya kak,setiap hari selalu ramai.Mungkin karena minuman dan kopi disini enak kak,apa lagi dengan camilannya,kakak hebat bisa membuat rasa rasa yang begitu nikmat dan juga bisa membuat lidah bergoyang."
Ekapresi Alodie membuat Renata tersenyum,karena mukanya yang menggemaskan membuat Renata tersenyum seketika.
Disaat mereka sedang beristirahat,terdengarlah suara kumandangan adzan Isya dari masjid yang ada di dekat sana,Renata beranjak dari kursinya.Dia akan pergi ke toilet kecil yang ada di kafe miliknya untuk mengambil wudhu,sebelum itu Renata mengajak Alodie untuk menunaikan ibadah shalat bersama,namun ada sedikit masalah saat itu,sehingga Alodie tidak bisa melakukan shalat.
" Alodie,ayo kita shalat bersama.Kita ke toilet dulu buat ambil wudhu."
Alodie hanya tersenyum tidak enak kepada Renata,dia bingung harus menjawab apa kepadanya.
" Mmm,,bukannya gak mau kak.Tapi,Alodie ini ibadah beda kak,maksudnya Alodie non muslim kak."
" Kamu non muslim?,serius?."
Renata terkejut mendengar jawaban dari Alodie,bahwa dirinya adalah non muslim.
" Iya kak,maafin Alodie ya kak,Alodie gak bisa temenin kakak ibadah."
" Oh,jadi kamu kristen.Iya gak papa,yasudah kakak tinggal dulu ya,kamu diam disini jangan kemana mana."
" Iya kak,Alodie akan diam disini."
Renata pun pergi dari sana dan meninggalkan Alodie bersama kucing kesayangannya,yaitu Muy muy.
" Aduh,aku jadi gak enak sama kak Renata.Apa aku masuk islam aja ya?,eh,,tapikan itu dosa besar."
Alodie sedang berpikir dan sedang mengambil keputusan,apakah dirinyya harus masuk islam?,ataukah tidak.
Renata pergi ke masjid yang tidak terlalu jauh dari kafenya,mulai saat ini dia akan membiasakan shalat berjama'ah di masjid.
Begitu selesai shalat,Renata mengangkat kedua tangannya dan berdo'a kepada allah,dia berdo'a memohon ampun kepada allah yang maha pemaaf,dan memohon untuk segala kelancaran dalan ibadah,rizki,dan segala urusannya di duniawi.
Renata pun kembali masuk ke dalam kafenya,dia berencana untuk tidur disana malam ini,Renata sama sekali belum kepiran untuk membeli rumah,meski uang kontrak dia sudah bosnya kirim,pikiran hal untuk membeli rumah sama sekali belum ada di pikiran Renata.
" Alodie,kamu dimana?."
Saat masuk,Renata tidak melihat Alodie dan juga Muy muy jadi dia mencarinya.
" Ini kak,aku disini!."
Renata mendengar suara Alodie dari arah toilet.
__ADS_1
" Kamu ngapain,disini?."
" Enggak,itu tadi kak Muy muy tiba tiba aja lari kesini dan pas aku lihat,eh Muy muy udah kecer ke bak."
" Sekarang Muy muynya,mana?."
Tiba tiba Muy muy muncul dari belakang Alodie,dengan kondisi basah kuyup.
" Ya allah,Muy muy kenapa kamu bisa sampai basah kuyup gini?.Ayo ikut aku."
Renata membawa kucingnya ke ruangannya,dia mengambil handuk lalu mengeringkan tubuh Muy muy.
" Kamu nakal,ya?.Sampai basah kayak gini,kamu mau sakit mandi jam segini hah?,mau sakit?."
" Miaoww."
" Lain kali jangan kayak gini lagi ya,awas lho."
Alodie yang melihat Renata sedang merawat Muy muy pun menjadi tersenyum senyum sendiri,karena dia melihat Renata yang begitu menyayangi kucing peliharaannya.
' Kak Renata sama kucing aja sayang,apa lagi sama manusia.'
Alodie membatin.
" Kak,aku mau bicara sama kakak."
" Ya mau bicara apa,Alodie?."
" Gini kak,sebelumnya aku mau tanya.Kak,apa sebaiknya aku masuk islam atau jangan ya?."
Renata mengehentikan aktivitasnya sekejap dan kemudian melanjutkannya.
" Ya bagusnya masuk islam,tapi gak papa kakak gak maksa kamu buat masuk islam.Memangnya kenapa?."
" Gak papa si kak,tapi kak di dalam agama aku jika keluar dari agama itu dosa,kak."
Renata tersenyum kepada Alodie,dan melepaskan Muy muy yang lumayan sudah mengering.
" Memang,sudah pasti dari setiap agama itu memiliki dosa dosa yang besar,salah satunya pindah agama,kan?."
" Iya,kak."
" Tapi menurut kakak,itu gak dosa.Melainkan kamu nanti akan mendapat pahala yang besar dari allah jika kamu mau masuk atau pindah ke agama islam."
" Tapi aku masih ragu kak,aku takut nanti disiksa di akhirat sama tuhan."
" Enggak kok,kan kamu punya allah.Kalau kamu disiksa nanti ya wajarlah,karena kita kan manusia yang di penuhi dosa,seperti halnya baju yang kotor,jika baju kotor di masukkan ke lemari kan gak enak ya,harus di cuci dulu.Begitu pun kita,jika kita ingin masuk ke dalam surga maka kita juga harus disiksa dulu di neraka."
__ADS_1
" Dengar ya Alodie,kamu tahu gak kenapa sebagian besar orang orang non muslim itu banyak yang kaya?."
" Gak tahu si,kak.Tapi kata kakak itu memang benar,bahwa sebagian besar dari orang orang non muslim itu banyak yang kaya."
" Tahu,kenapa?.Sedangkan orang muslim rata ratanya banyak yang miskin atau faqir."
Alodie menggelengkan kepalanya.
" Itu karena mereka,hanya di kasih nikmat di dunia saja oleh allah,sedangkan di akhirat meraka akan mendapat siksa yang tidak akan ada habisnya.Sedangkan orang muslim,mereka yang miskin atau pun kayak,meski mereka harus di siksa terdahulu di neraka tetapi tetap mereka akan di masukan ke dalam surganya allah."
" Kakak serius?,kalau islam akan membawa kita ke surga?,kalau allah akan memasukan kita ke surga?."
" Buat apa kakak bermain main dengan agama?,kakak serius."
Alodie semakin yakin kalau islam itu baik,kalau islam itu akan membawanya ke surga.
" Kak,kalau aku masuk islam caranya gimana,kak?."
" Kamu bener,mau masuk islam?.Kalau kamu mau masuk islan,biar kakak antar kamu ke pak ustadz."
Renata sangat bersemangat untuk mengantar Alodie ke pak ustadz,untuk membaca syahadat.
" Iya kak,Alodie semakin yakin kalau islam itu baik,kalau islam itu akan membuat kita lebih baik.Tapi kak,aku belum tahu cara ibadahnya gimana."
" Tenang aja,nanti biar kakak ajarin.Jadi kamu mau jadi mualafnya kapan?."
" Lusa aja de,kak."
" Iya,lusa aja ya.Soalnya besok kaka udah mulai kerja,yang lebih penting kamu baca baca tentang buku agama islam,nanti kakak belikan untuk kamu."
" Serius kak?,makasih kak."
" Iya,sama sama.Kalau begitu kita sekarang tidur aja yok!,udah malam ini,besok kan kamu harus kerja sendiri lagi,maaf ya kakak gak bisa nemenin kamu,soalnya kakak besok udah mulai kerja,serius."
" Iya kak gak papa,yang penting besok kakak kerjanya semangat ya."
" Pastilah semangat,yok kita tidur ah."
Renata berjalan sambil merangkul pundak Alodie dan masuk ke dalam ruangannya,akhirnya mereka pun tertidur dan akan menyambut hari esok yang sangat baik.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung.