
Pada pukul lima pagi,Renata membuka matanya.Dirinya tak sadar kalau semalan tidur di lantai dengan beralaskan karpet." Dimana ini?.".Renata mengucek matanya dan mencari hpnya." kok,kamarku berantakan kayak gini?.".Ucapnya dengan nada khas bangun tidur.Renata berniat untuk berdiri,namun saat menginjakan kaki kanan nya,dia merasakan sakit yang hebat.Renata lupa kakinya sedang terluka.Renata kembali duduk sambil mengelus elus kakinya yang di perban.Renata melihat adiknya yang masih tertidur pulas,ia pun membangunkannya.
" De,bangun.Shalat subuh yuk.".Salsa malah tidak bangun dan ngulet.Tapi Renata tidak menyerah,dia terus membangunkan adiknya sampai ia terbangun.
" Ya ampun kak,kok berantakan gini si?.Huaaam.".Salsa menutup mulutnya disaat menguap." Udah sana shalat,udah lewat berapa menit ini."." Iya.".Akhirnya Salsa pergi ke kamar mandi.Sedangkan Renata berjalan sedikit demi sedikit menuju kamar mandi,karena Renata juga akan melaksanakan shalat.Saat Salsa keluar dari kamar mandi,dirinya terkejut karena kakaknya sudah ada di depan pintu.
" Kakak,kakak ngapain disini?.Kenapa gak bilang kalau kakak juga mau ke kamar mandi?.Udah sini sini,Salsa bantu.".Sebelum keluar dan menunaikan shalat subuh,Salsa memebentu Renata terlebih dahulu.
***
Pukul 07.45 Artur sudah tiba di kantornya,karena hari ini ia akan melakukan meeting dengan clientnya.Artur harap meeting hari ini cepat selesai dan tidak memakan waktu cukup lama." Pagi bro.".Seseorang masuk ke dalam ruangannya tanpa permisi.Siapa lagi kalau bukan sahabatnya yang selalu menemani Artur saat di kantor.Artur merespon nya hanya dengan singkat,karena saat itu dia sedang sibuk mengecek kembali berkas berkas yang akan di bawa dan di bahas saat meeting.
" Eh,,cuek bener lo.Ini ni,ini ni yang bikin semua cewek gak ada yang mau sama lo.Makanya Tur,lo tu jangan terlalu fokus napa.".Artur menyeringai saat mendengar apa yang di katakan oleh sahabatnya." Tenang,gue udah punya cewek kok.Jadi mau cuek atau fokus pun gue gak perduli.".
" Curang ya lo sekarang,gak ngasih tau gue.Siapa Tur,kasih tau dong siapa pacar lo?.".Artur beranjak dari kursinya dengan membawa berkas berkas penting di tangan nya." Lo masih ingatkan,cewek yang pernah gue post di instagram?.".Ucapnya sambil melangkah keluar dari ruangan.Sedangakan sahabatnya sibuk membuka hp dan penasaran dengan foto yang pernah Artur post.
__ADS_1
" Kayak pernah lihat cewek ini,dimana ya?.Tapi lumayan cakep juga.Emang curang si Artur ya.".Ia pun menyusul Artur keluar dari ruangan nya.Meeting hari ini sangatlah penting untuk kesuksesan perusahaan nya,jadi Artur tidak ingin dirinya terlambat menghadiri meeting tersebut walaupun meetingnya di kantor perusahaan miliknya.
Tapi ada satu hal yang ia tunggu dari seseorang,yaitu pesan dari Renata.Karena semalam Renata tidak mengabarinya kembali.Artur terkenal ramah dan tidak terlalu dingin di kantornya.Ia sesekali menyapa balik dan tersenyum kepada karyawan karyawan yang menyabutnya saat ia tiba di kantor.Artur memang jarang melakukan hal itu.Makanya saat dia tersenyum,tak heran semua karyawan wanita langsung kepincut dan matanya bola matanya berubah menjadi love.
" Pokoknya,seseorang yang bisa miliki hati Pak Artur itu orang yang paling beruntung di dunia.Udah gak sombong,ganteng,mapan.Ah,,,nikmat mana lagi yang harus dia dustakan.".Ucap seorang karyawan wanita ketika berpapasan dengan Artur yang sedang menuju ruang meeting." Kalau kita si gak mungkin,gak mungkin bisa dapatin Taehyung nya Sasaki grup.".Sasaki grup adalah nama perusahaan Artur yang mana nama itu di ambil dari nama belakangnya yaitu Artur Lionel Sasaki.Sebenarnya Sasaki adalah nama ayahnya,yang mana ayahnya itu orang jepang dan sampai sekarang mereka tidak mengetahui keberadaan nya dimana,setelah perpisahan yang terjadi dengan rumah tangga ibunya.
Pada pukul 11.15,Artur telah menyelesaikan meetingnya.Ia keluar dari ruangan meeting dan langsung pergi dari sana,menuju ruangannya." Hah,sekarang gue udah tau yang mana cewek lo.".Datangnya sang sahabat membuat Artur sedikit terkejut." Syukurlah kalau lo udah tau,kan gue gak perlu ngasih tau lo.".
" Tapi lo belum ngasih tau namanya bro,kasih taulah.".
Artur menatap sahabatnya dan tersenyum mengejeknya.
***
Disaat mereka sedang makan,tanpa mereka sadari ada seseorang yang terus memperhatikan Artur dan sahabatnya itu.' Gue gak akan biarin lo,buat deketin Renata.Karena hati Renata masih milik gue.'.
__ADS_1
Setelah selesai makan,dua sejoli itu berniat untuk kembali ke kantornya.Namun saat di parkiran mobil,ada yang memanggil nama Artur.Artur langsung mencari dimana dan siapa yang telah memanggilnya.Saat itu Artur sedang sendiri,karena sahabatnya sedang pergi ke toilet.Tiba tiba saja,ada suara dari arah belakangnya." Jangan pernah lo gangguin Renata,karena hati Renata masih milik gue.".Artur memutar tubuhnya dan hampir saja dirinya menerima pukulan dari peria tersebut.Untung saja Artur langsung menepisnya.
" Apa maksud anda?,siapa anda?."." Alah,banyak bac** lo.".
Kemudian setelah itu terjadi perkelahian antara Artur dan laki laki misterius itu.Sedangkan sahabatnya baru saja kembali dari toilet dan melihat Artur yang sedang berkelahi " Waduh,si Artur gelut sama siapa tu?.Wah,gak beres ni.Harus segera gue pisahin.".Si sahabat langsung berlari menuju mereka berdua dan langsung menghalangi Artur." Eeee,,,.Kalian ini,kenapa gelut si?.Udah pada gede,juga.Lo siapa lo,kenapa gelut sama sahabat gue,hah?.".
Orang tersebut berniat untuk memukul sahabat Artur,namun Artur langsung menepisnya dari belakang sahabatnya.Saat sekejap mereka bertiga saling diam,dan sahabat Artur itu mencari celah untuk menahan tangan dari orang yang bertopeng itu dan akhirnya ia berhasil.Kemudian Artur membuka topeng dari orang tersebut." Lepas!!,lepasin gue!.".
Saat melihat wajahnya,Artur merasa tidak asing dengan orang tersebut.Ia ingat,kalau dirinya pernah bertemu dengan orang tersebut saat di rumah sakit waktu Renata di rawat." Anda?,saya tau.Anda yang waktu itu di rumah sakitkan?,nama anda kalau tidak salah Aidan kan?.".
Aidan memberikan senyuman sinis kepada Artur,dan mengulang perkataan nya dengan demikian." Jangan berani beraninya lo deketin Renata,karena hali Renata masih milik gue."." Sebentar,bukan nya anda itu sudah memiliki istri?.Tapi kenapa anda masih mengaku bahwa anda masih memiliki hati Renata?.Dasar baj*nga*!.".Aidan berusaha melepaskan tangannya dari sahabat Artur,namun kekuatannya itu tidak mampun untuk melawannya,karena dia terlalu lemah.
" Jangan harap Renata bisa anda miliki lagi,dia tidak akan sudi menerima laki laki hidung belang seperti anda!.Paham!.".
" Wart,bawa dia ke bawah pohon dan kita ikat dia disana.".Edwart,adalah nama sahabat Artur.Ia pun membawa Aidan dan mengikat seluruh tubuhnya dia pohon.Ia hanya berteriak teriak tidak jelas disana.
__ADS_1
" Tunggu saja kabar dari saya,kalau saya berhasil memiliki hatinya dan akan menjadi pasangan hisupnya!.".Akhirnya Artur dan Edwart meninggalkan Aidan sendiri di pohon dengan kondisi yang terikat.
Bersambung.