
Renata terbangun pada pukul tujuh pagi,ia terbangun dengan mata yang sembab.Renata memejamkan matanya yang terasa perih,dia baru menyadari kalau semalaman dia tidur dengan sepatu yang belum di lepas serta jaket yang masih ia kenakan.Renata terduduk,dan melihat jam di yang terletak di dinding.Dia belum sadar kalau hari ini adalah hari pertamanya bekerja,makanya Renata masih santai santai.Renata melepas sepatu dari kedua kakinya,dan meletakan nya di tempat sepatu,lalu membuka jaketnya dan menggantungkan nya.
Renata mengambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi.Saat di kamar mandi Renata berdiri di hadapan cermin,dia melihat matanya yang sedikit sembab karena dia menangis sampai tertidur semalam.Dari situ dia ingat,bahwa hari ini dia bekerja." Bentar,ya ampun hari ini kan ".Dengan cepat Renata mandi,karena ini sudah siang.Renata tidak ingin hari pertamanya bekerja datang telat.Setelah selesai mandi,Renata mengenakan baju berwarna biru.
Kemudian Renata mengambil kerudung pasmina yang telah ia siapkan,sebelum memakainya Renata melihat dirunya yang ada di pantulan kaca." Apa benar,mulai hari ini aku akan memakai kain berwarna putih ini?.Bismillah,semiga aku bisa istiqomah ".Kemudian Renata mulai mengenakan nya,sebelumnya Renata pernah memakai hijab namun dia belum bisa istiqomah.Di rasa sudah rapih,kemudian Renata mengambil satu pasang sepatu berwarna putih dan memakainya,lalu setelah itu Renata turun.Dia pergi menuju meja makan untuk mengambil roti panggang dan berpamitan kepada bi Asri.
" Masyaa allah,non pagi pagi udah cantik aja.Mau kemana? ".Bi Asri terkejut melihat Renata yang rapih dengan hijabnya,tapi dia juga sekaligus senang melihat Renata yang mulai berubah.
" Rena mau pergi kerja dulu bi,maaf ya Renata cuman ngambil sarapan roti.Soalnya takut telat,Rena pergi ya bi assalamu'alikum "." Wa'alaikumsalam ".' Masyaa allah,non Rena teh meni geulis ya kalau pake hijab.Alhamdulillah ya allah,engkau telah memberikan nya hidayah untuk memakai hijab '.Renata masuk kedalam mobilnya dan mulai melajukan nya menuju tempat atau kantor yang akan dia tuju.
" Lho bi,yang barusan keluar siapa?.Saya kira bibi ".Ucap Akhtar yang baru saja tiba disana." Oh barusan itu non Rena den,katanya non Rena buru buru mau kerja ".Akhtar sedikit berpikir,sejak kapan Renata berhijab sedangkan saat malam Renata tidak memakai hijab." Serius bi? "." Iya den ".Akhtar duduk dan memakan roti panggangnya.' Kok dia gak bilang sama aku ya?,mungkin dia masih marah karena semalam '.Kemudian bi Asri menyajikan makanan yang telah di masaknya di meja makan.
***
Renata pun telah tiba di tempat itu,dia langsung masuk dan untungnya saat masuk dia bertemu dengan Eri.
" Rena,kamu kemana aja?.Udah jam delapan lebih lho,ini ".
Eri langsung mengajaknya ke ruangan khusus untuk mengambil foto." Eh,ngomong ngomong kamu cantik banget.Bu Dewi pasti senang lihat kamu cantik kayak
gini.Yaudah karena ini udah waktunya,kita langsung aja ya.Ni,yang pertama kamu akan di potret baju ini.Ganti dulu ya ".
__ADS_1
Kemudian Renata memakai baju yang di berikan oleh Eri,setelah selesai Renata keluar dari ruang ganti ." Rena,
ya ampun kamu cantik banget ".Renata hanya tersenyum kepada Eri,dan dia masuk ke ruang pemotretan.Tidak lupa Eri mengambil gambar Renata dengan hpnya dan mengirimnya kepada Dewi.
***
Terlihat Artur yang sedang duduk sendirian di atas trolernya,saat ini Artur sedang di perikda oleh suster.
" Sus,kapan saya bisa pulang? ".
" Kemungkinan lusa,mas.Masnya jangan lupa istirahat ya,agar pemulihan nya segera selesai ".Kemudian suster pun meninggalkan Artur.Artur mengambil hpnya,dia membuka pesan yang ia terima dari Renata.Artur langsung tersenyum dan terkagum melihat foto yang Renata kirim kepadanya,di foto itu terlihat sebelah dari wajah Renata yang memakai hijab.
' Ngomong ngomong,dia mau pergi kemana ya?,tapi pesan nya udah setengah jam yang lalu.Kalau mau kesini kayaknya gak mungkin '.Artur pun membalas pesan dari Renata.
Renata
" Cantik Ren,kamu lebih cantik pake hijab kayak gini ".
' Aku jadi gak sabar buat ketemu sama Renata,kapan ya dia kesini? '.
__ADS_1
***
Setengah hari sudah Renata bekerja disana,sekarang adalah jamnya makan siang.Renata pergi bersama Eri untuk makan siang,sambil menunggu pesanan Renata membuka hpnya.Renata pun membuka pesan dari Artur dan pesan nya itu membuat Renata tersenyum.
" Ren,jujur hari ini kamu cantik banget "." Udah Eri,aku jadi malu terus di bilang cantik sama kamu ".
" Tapi ini beneran,aku serius ".Tidak lama dari situ,pesanan mereka datang dan mereka langsung memakannya.Mereka menghabiskan waktu tiga puluh menit disana,dan setelah itu kembali ke perushaan.
Saat tiba disana,Renata langsung di panggil ke ruang bu Dewi.Terlihat Renata yang sudah duduk di hadapan nya.
" Ibu bangga sama kamu,hasil foto fotonya sangat memuaskan.Pertahankan ya,Ren.Kamu sangat terlihat cantik jika berpenampilan seperti ini,ibu suka melihatnya.Renata tersenyum dan mengucapkan terimakasih kepada bu Dewi." Saat pulang kerja nanti,kita bisa kan makan malam di rumah ibu?.Ya itu juga jika kamu mau,kalau gak mau ibu gak maksa ".
Sepertinya Renata tidak akan bisa ikut makan malam di rumah bu Dewi,di karenakan dia belum menjenguk Artur ke rumah sakit." Maaf bu,bukan nya gak mau.Tapi saya ada urusan nanti sepulang kerja dari sini ".Jawaban dari Renata cukup membuat bu Dewi kecewa,tapi bu Dewi tidak bisa memaksa Renata.
" Oh,gak bisa ya.Kalau gitu lain kali aja ya,ibu tunggu waktu luang kamu.Kalau begitu kamu bisa keluar ".Renata mengangguk dan keluar dari ruangan bu Dewi.Ya,sepulang kerja dari sana ia berniat untuk menjenguk Artur ke rumah sakit,karena ada sedikit rasa khawatir di hatinya disaat dia belum melihatnya langsung.
Setelah menunaikan shalat dzuhur,Renata kembali mengambil beberapa pemotretan.Ia ingin segera pekerjaan nya selesai dan pergi menuju rumah sakit.Pekerjaan nya hari ini tidak cukup melelahkan,Renata sangat senang bisa bekerja sama dengan perusahaan itu.Baru juga bekerja satu hari disana,dia sudah terlihat nyaman dengan karyawan karyawan dan rekan rekan kerjanya.
Siang menjelang sore,pekerjaan Renata telah selesai dia senang karena sebelum sore dia sudah pulang,dan kini Renata berniat akan pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Artur,sebelum tiba di rumah sakit Renata membeli makanan untuk Artur dan beberapa camilan kesukaan nya.
Bersambung.
__ADS_1