Kesuksesan Anak Ke 2

Kesuksesan Anak Ke 2
38.Akhtar come back.


__ADS_3

-Selama apapun perpisahan yang terjadi jika seseorang selalu menunggunya,pasti dia akan mengenalinya jika di taqdirkan untuk kembali bertemu.


Dua hari setelah Ulang tahun Lucy,Renata sudah kembali masuk ke dalam pekerjaannya dan sekarang dia sedang berada di luar kota,karena managernya menginginkan pemotretannya di lakukan di tempat yang lumayan terkenal di kota tersebut.


Saat ini Renata tinggal di sebuah hotel yang telah di siapkan oleh perusahaannya,sebelum Renata melakukan pekerjaannya dia pun bersiap semaksimal mungkin seperti biasanya,seperti memoleskannsedikit make up di wajahnya serta memakai baju yang akan di iklankan.


Di dalam pekerjaannya itu Renata memiliki satu teman yang selalu menemaninya disaat dia bekerja,dia juga model dari perusahaan Calista Fashion kebetulan dia selalu menemani Renata disaat mengambil foto dengan baju baju coople atau lain semacamnya,dan saat ini pun mereka satu kamar dalam hotel tersebut.


Hari ini mereka akan mengiklankan baju coople yang sangat cocok jika mereka berdua mengiklankannya,Renata dan temannya itu telah di panggil oleh asisten managernya untuk segera bersiap pergi ke lokasi pemotretan.


Renata menaiki mobil yang telah siap untuk pergi,dan temannya itu pun duduk di dekatnya.Sebelum itu mereka pun mengambil beberapa foto saat mereka berada di dalam mobil,Renata terlihat sangat akrab dengan temannya itu.Apa kah Lucy tidak akan cemburu melihat kedekatan sahabatnya dengan teman barunya itu?,atau kah dia hanya akan acuh?,tapi aku pikir dia akan cemburu melihat sahabatnya selalu bersama dengan temannya itu.


setelah sampai di lokasi mereka berdua keluar dari mobil dan menghampiri managernya yang sudah berada disana.


" Kalian sudah bersiap?,nanti pemotretannya akan di lakukan disana,pokoknya kalian harus menampilkan gaya yang sangat bagus,sehingga orang orang tertarik dengan baju baju yang kalian iklankan."


" Baik bu,kita sudah bersiap,dan yang pasti kita akan berusaha menampilkan gaya gaya yang terbaik."


" Oke kalau begitu,Reza sudah menunggu disana,dan kalian sekarang pergilah kesana."


Renata dan temannya itu pun pergi mengikuti asisten managernya untuk segera ke lokasi pemotretan.


" Kalian sudah datang,yuk kita langsung aja,bisa kan?."


" Bisa dong,kak."


Renata dan temannya yang bernama Rubi itu pun menampilkan gaya gaya terbaiknya dan Reza mengambil beberapa foto mereka,berawal dari mereka berjalan berdua berpura pura tidak ada kamera yang memotretnya,di lanjut dengan Rubi menggendong Renata sambil keduanya tertawa,dan gaya gaya lainnya dan juga baju yang berbeda beda.


Setelah selesai mereka pun beristirahat di salah satu tempat yang sejuk nan indah untuk di pandang,Renata sedang sibuk memainkan handphonenya begitupun temannya Rubi.Disaat Renata sedang memainkan handphonenya disaat itu Lucy menelponnya dengan vidiocall,Renata pun menjawab panggulan dari sahabatnya itu.


" Assalamu'alaikum,Ren.Kamu lagi nagapain?."


" Aku lagi istirahat,Cy."


" Sama siapa?."


Renata pun memperlihatkan Rubi yang sedang menyandarkan kepalanya di pundaknya,dan itu membuat hati Lucy sedikit panas melihat Rubi yang menyandarkan kepalanya di pundak Renata.


' Jadi,mereka sedekat itu.Kenapa aku sakit banget si,lihat Renata sama dia,padahalkan mereka cuman berteman aja.'


Kemudia Lucy pun memutuskan panggilannya.


" Lho kok di matiin,kebiasaan dia suka menggaje."


" Yang barusan itu,siapa?."


Tanya Rubi kepada Renata.


" Dia,sahabat aku."

__ADS_1


" Oh,dikira siapa."


" Oh iya,aku mau kesana dulu,kamu ikut?."


" Enggak,aku mau disini aja."


" Yaudah."


Renata pun pergi kesuatu tempat yang sangat ramai orang disana,tempat itu adalah tempat orang orang atau selebihnya itu adalah tempat makan.


Entah kenapa dia sangat ingin pergi kesana,seakan akan ada sesuatu yang akan dia temukan disana,disaat Renata sedang mencari seseorang disaat itu para fansnya menghampirinya dan meminta untuk berfoto.


" Kak Renata,ini beneran kak Renata yang model itu kan?."


Renata hanya tersenyum kepada orang tersebut.


" Kak boleh minta fotonya kan?."


" Boleh."


Renata pun berselfi dengan orang tersebut,lalu tidak lama dari situ datang lagi beberapa orang yang ingin berfoto bersama Renata,untung saja dari situ tidak ada lagi orang yang ingin berselfi dengannya.


Di tengah mencari seseorangnya,Renata melihat seseorang yang tidak asing bagi dirinya.


" Kayak pernah lihat,tapi dimana ya?.Kayak pernah bersama juga,tapi dia siapa?."


" Bang Akhtar!!!."


Karena serasa ada yang memanggilnya,Akhtar pun mencari orang yang memanggilnya barusan.


' Dia,dia siapa?.Bentar,kok kayak mirip sama Renata.'


Akhtar pun tersenyum dan sedikit berlari menuju Renata,begitu pun Renata juga berlari menuju Akhtar,Renata pun memeluk abangnya itu dengan penuh rasa rindunya selama ini.


" Ini kamu kan,Renata?."


Tanya Akhtar sambil memegang kedua pipi Renata,Renata pun menganggukkan kepalanya,dan Akhtar kembali memeluknya.


" Aku rindu banget sama abang,selama ini abang kemana aja?."


" Sama abang juga rindu sama kamu,kamu apa kabar?."


Mereka pun melepaskan pelukannya.


" Aku baik,abang juga gimana kabarnya?."


" Abang juga baik,baik banget."


Akhtar masih belum percaya kalau saat ini dia sudah di pertemukan dengan seseorang yang selama ini dia cari cari,Akhtar sangat sayang kepada Renata bahkan dari saat dia dari kecil,karena dia selalu menemani Renata bermain.

__ADS_1


Renata dan Akhtar pun duduk di satu meja,dan sedikit mengobrol bersamanya.


" Renata,kenapa kamu bisa ada disini?."


" Aku disini lagi kerja bang,kebetulan kemarin ada tugas buat mengambil pemotretan disini."


" Memangnya kamu kerja,apa?."


" Aku kerja sebagai model iklan,dari salah satu perusahaan Fashion terkenal."


" Benarkah?."


Renata menganggukkan kepalanya.


" Seperti kamu yang sekarang lebih sukses,ya?,oh iya gimana kabar kakak apa mereka baik baik aja?."


" Iya bang,alhamdulillah sekarang aku udah sukses,sekarang aku udah mandiri.Kalau soal ayah dan ibu,aku gak tahu kabar mereka gimana."


Akhtar tidak mengerti dengan apa yang di katakan oleh Renata.


" Maksudnya?."


" Maksudnya,aku udah gak tinggal sama mereka lagi,satu tahun yang lalu terjadi masalah antara aku sama ayah,sehingga aku di usir dari rumah."


" Kok bisa si?,apa masalahnya sampai kamu di usir begitu?."


" Ceritanya panjang,bang."


Mata Renata sudah terlihat berkaca kaca,dan dia pun sedikit menyekanya dengan tangan yang terbalut bagian tangan dari sweeternya.


Kemudian Akhtar pun berdiri dan memeluk Renata.


" Maaf,udah ingetin kamu sama kejadian itu,ya."


" Iya bang,gak papa kok."


Akhtar pun kembali melepaskan pelukannya,dan kembali ke bangkunya.


" Sekarang,kamu tinggal dimana?."


" Sekarang aku tinggal,di perbatasan bogor jakarta."


" Jauh banget,ya."


" Ya gitulah bang."


Renata dan Akhtar menghabiskan waktunya berdua,karena mereka sudah lama tidak bertemu jadi mereka saling bercerita tentang hidupnya selama ini.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2